PERGOLAKAN JIWA TOKOH NERU DALAM NOVEL BELENGGU KARYA AWUNG

RENI CATUR AGUSTIN, 120710171 (2011) PERGOLAKAN JIWA TOKOH NERU DALAM NOVEL BELENGGU KARYA AWUNG. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-agustinren-18522-fsbi38-p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (768kB) | Request a copy
[img] Text (ABSTRAK)
index.html
Restricted to Registered users only

Download (11kB) | Request a copy
Official URL: http://www.lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap keadaan tokoh dalam novel Belenggu karya Awung. Peneliti menemukan dua permasalahan yang menjadi pokok dalam penelitian ini, yaitu mengenai kehadiran tokoh sebagai pecandu narkoba dan bentuk pergolakan jiwa tokoh akibat kecanduannya. Novel Belenggu mampu merefleksikan pergolakan jiwa seorang pecandu narkoba yang sangat tersiksa dengan kecanduannya hingga pikiran, perasaan, dan tindakannya tak menentu dan membawa kemunduran dalam hidupnya. Peneliti berasumsi, bahwasannya novel yang bertajuk mengenai seorang pecandu narkoba dan lingkungannya, dapat memberikan pelajaran kepada pembaca mengenai tokoh yang terbelenggu oleh narkoba. Dalam menjawab permasalahan yang ada, peneliti menggunakan pendekatan yang paling relevan dan efektif dalam menganalisis unsur yang dominan dalam teks cerita ini, khususnya pada tokoh utama. Analasis struktur melalui tema, tokoh dan penokohan, plot dan cerita, latar serta pembentukan karakter tokoh dapat mengetahui secara detail unsur-unsur yang membangun novel Belenggu. Namun unsur instrinsik belum mampu menjawab keadaan psikologis tokoh sehingga diperlukan teori behavior-Skinner dan struktur kepribadian-Sigmund Freud. Pembahasan tersebut membawa peneliti pada unsur dominan yang ada pada tokoh utama terhadap pergolakan jiwa tokoh Neru. Penelitian ini menghasilkan sebuah kesimpulan bahwa tokoh Neru hadir sebagai pecandu narkoba akibat pengaruh lingkungannya. Keadaan Neru yang terbelenggu oleh narkoba mempengaruhi perilaku, tindakan, dan cara berpikirnya hingga kondisi psikologis tokoh Neru mengalami pergolakan jiwa. Dari kondisi sedemikian itu akhirnya tokoh Neru mampu merefleksikan, mengevaluasi, dan mampu memaknai dirinya yang hanya bergantung pada narkoba. Maka, tokoh Neru menyadari kecanduannya terhadap narkoba hanya memberikan dampak buruk hingga pekerjaan dan impiannya tak pernah terpikirkan olehnya lagi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 38/11 Agu p
Uncontrolled Keywords: FICTION
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General) > PN1-6790 Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
RENI CATUR AGUSTIN, 120710171UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPuji Karyanto, , S.S., M.HumUNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 25 Jan 2012 12:00
Last Modified: 27 Sep 2016 04:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27762
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item