BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA DALAM RANGKAIAN UPACARA NYEPI BAGI UMAT HINDU DI PURA AGUNG JAGAD KARANA SURABAYA

HALIMATUS SA'DIYAH, 120710346 (2011) BENTUK, FUNGSI, DAN MAKNA MANTRA DALAM RANGKAIAN UPACARA NYEPI BAGI UMAT HINDU DI PURA AGUNG JAGAD KARANA SURABAYA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2011-sadiyahhal-21724-fsbi64-k.pdf

Download (109kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s1-2012-sadiyahhal-18581-fsbi64-b.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian skripsi dengan judul “bentuk, fungsi, dan makna mantra bagi umat Hindu di Pura Agung Jagad Karana Surabaya” bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna mantra dalam rangkaian upacara Nyepi bagi umat Hindu di Pura Agung Jagad Karana Surabaya. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode obserfasi pasif. Dalam hal ini, peneliti langsung menyaksikan prosesi upacara Nyepi dan berusaha tidak mengganggu aktivitas dan jalannya prosesi upacara tersebut. Penggunaan metode observasi pasif ini memerlukan bantuan dari informan yang dilakukan dengan wawancara dan menggunakan teknik rekam. Selain itu, penelitian ini juga menggunakan data pustaka seperti: buku, makalah dan lain sebagainya yang menunjang penelitian. Dalam menganalisis data, ditempuh langkah-langkah berdasarkan bentuk, fungsi, dan makna mantra. Data yang berkaitan dengan bentuk dianalisis dengan menggunakan teori struktur puisi; Data yang berkaitan dengan fungsi dianalisis dengan menggunakan teori fungsi Malinowski; dan data yang berkaitan dengan makna menggunakan pendekatan Semantik. Hasil dari penelitian ini yaitu data berupa bentuk, fungsi, dan makna mantra. Dari analisis bentuk mantra upacara Nyepi memiliki tiga bentuk mantra yaitu, sesontengan, seloka, dan kakawin (prosa). Dari analisis fungsi mantra upacara Nyepi terdapat beberapa fungsi antara lain: (1) fungsi mantra sebagai alat pengendali sosial (nasihat); (2) fungsi mantra sebagai pengingat (peringatan); (3) fungsi mantra sebagai toleransi; dan (4) fungsi mantra sebagai sarana untuk berdoa. Dari analisis makna mantra upacara Nyepi mengandung makna untuk meningkatkan pengendalian diri, kebersamaan, toleransi, dan etos kerja yang intinya adalah meningkatkan kualitas uraddha „keimanan‟ dan bhakti „taqwa‟ kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 FS BI 64/11 Sad b
Uncontrolled Keywords: SEMANTICS
Subjects: P Language and Literature > PN Literature (General)
Divisions: 12. Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Indonesia
Creators:
CreatorsEmail
HALIMATUS SA'DIYAH, 120710346UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorTubiyono, Drs. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: Yuliana Ariandini Ayuningtyas
Date Deposited: 25 Jan 2012 12:00
Last Modified: 26 Sep 2016 05:54
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27787
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item