PEMODELAN KETERCAPAIAN TARGET PEMERINTAH SURABAYA PADA KASUS BALITA PENDERITA GIZI KURANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI SPASIAL LOGISTIK

MUTIARA RACHMAWATI, 080912038 (2014) PEMODELAN KETERCAPAIAN TARGET PEMERINTAH SURABAYA PADA KASUS BALITA PENDERITA GIZI KURANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN REGRESI SPASIAL LOGISTIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (236kB) | Preview
[img] Text (full text)
FULLTEXT(10).pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

MDG’s (Millenium Development Goal’s) 2015 merupakan kesepakatan internasional yang salah satu visinya adalah menurunkan angka kematian anak dengan target pencapaiannya di tahun 2015. Pada dasarnya, faktor utama yang mempengaruhi peningkatan atau penurunan angka kematian anak adalah status gizi. Target MDG’s 2015 pada kasus balita penderita gizi kurang di Kota Surabaya adalah sebesar 1%. Faktor yang menyebabkan timbulnya masalah gizi pada balita dapat berbeda antar wilayah. Tujuan dalam skripsi ini adalah memodelkan ketercapaian target pemerintah Kota Surabaya pada kasus balita penderita gizi kurang dengan variabel respon kategorik (0 dan 1) dengan mengikutsertakan unsur spasial. Model yang dipakai adalah model regresi spasial logistik. Variabel prediktor yang digunakan dalam skripsi ini adalah persentase berat bayi lahir rendah (X1), persentase rumah tangga mendapatkan akses air bersih (X2), persentase balita mendapatkan ASI eksklusif (X3), persentase balita mendapatkan vitamin A (X4), persentase rumah tangga miskin (X5), persentase penduduk lulusan minimal SMA (X6), dan persentase ibu hamil mendapatkan tablet Fe (X7) serta variabel responnya adalah ketercapaian target pemerintah Kota Surabaya pada kasus balita penderita gizi kurang (0=Tidak tercapai, jika persentase jumlah balita penderita gizi kurang > 1% dan 1= tercapai, jika persentase jumlah balita penderita gizi kurang ≤ 1%). Berdasarkan hasil estimasi model regresi spasial logistik, diperoleh faktor yang mempengaruhi kasus balita penderita gizi kurang berbeda antara kecamatan satu dengan lainnya. Di Kecamatan Wonocolo, faktor yang berpengaruh adalah persentase balita mendapatkan vitamin A. Sedangkan di Kecamatan Krembangan, faktor yang berpengaruh adalah persentase balita mendapatkan vitamin A dan persentase penduduk lulusan minimal SMA. Berdasarkan model logit, diperoleh interpretasi bahwa jika persentase balita mendapatkan vitamin A meningkat sebesar 1% maka peluang tercapainya target pemerintah Kota Surabaya pada kasus balita penderita gizi kurang di Kecamatan Wonocolo meningkat sebesar 1.122010314 dari sebelumnya. Sedangkan untuk Kecamatan Krembangan, jika persentase balita mendapatkan vitamin A meningkat sebesar 1% maka peluang tercapainya target pemerintah Kota Surabaya pada kasus balita penderita gizi kurang meningkat sebesar 1.125220481 dari sebelumnya, dan jika persentase penduduk lulusan minimal SMA meningkat sebesar 1% maka peluang tercapainya target pemerintah Kota Surabaya pada kasus balita penderita gizi kurang meningkat sebesar 1.310947293 dari sebelumnya.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPM.26/14 Rac p
Uncontrolled Keywords: MDGs 2015, Nutrition Less, Geographically Weighted Logistic Regression
Subjects: Q Science > QA Mathematics > QA1-939 Mathematics
Q Science > QA Mathematics > QA11-14 Study and Teaching, Research
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Matematika
Creators:
CreatorsEmail
MUTIARA RACHMAWATI, 080912038UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorToha Saifudin,, S.Si, M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Dwi Prihastuti
Date Deposited: 27 Feb 2014 12:00
Last Modified: 19 Jun 2017 17:03
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/27898
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item