KEBIJAKAN MODAL KERJA DAN KINERJA PERUSAHAAN

GRESTI PURNAMA SARI, 040831005 (2010) KEBIJAKAN MODAL KERJA DAN KINERJA PERUSAHAAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
gdlhub-gdl-s1-2011-sarigresti-15383-38110s-t Abstrak.pdf

Download (395kB) | Preview
[img] Text (Fulltext)
gdlhub-gdl-s1-2011-sarigresti-15383-38110s-t Fulltext.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perusahaan dalam menjalankan aktivitasnya menggunakan modal kerja. Besarnya modal kerja harus sesuai dengan kebutuhan perusahaan, karena baik kelebihan atau kekurangan modal kerja sama-sama membawa dampak negatif bagi perusahaan. Jika kekurangan modal kerja maka perusahaan akan mengalami masalah likuiditas yaitu tidak bisa membayar kewajiban jangka pendek tepat pada waktunya, akan mengalami kesulitan dalam membeli bahan baku, membayar upah buruh yang akan mengakibatkan tidak maksimumnya kegiatan operasional perusahaan. Sedangkan jika kelebihan modal kerja berarti menunjukkan adanya dana yang tidak produktif, ini akan mengurangi kesempatan dalam memperoleh keuntungan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh kebijakan modal kerja terhadap kinerja perusahaan pada perusahaan manufaktur dan retail yang listing di BEI tahun 2007-2008. Selain itu untuk mengetahui apakah ada perbedaan kebijakan modal kerja antara perusahaan manufaktur dengan perusahaan retail. Populasi dalam penelitian ini perusahaan kelompok industri manufaktur dan retail yang listing di BEI periode tahun 2007-2008. Sampel yang diteliti sebanyak 109 perusahaan manufaktur dan 15 perusahaan retail dengan cara purposive sampling. Variabel yang diteliti meliputi agrressive investment policy (AIP), aggressive financing policy (AFP), firm size, growth, leverage dan firm age dan kinerja perusahaan yaitu ROA dan tobin’s q sebagai variabel terikat. Data diperoleh melalui data sekunder dari BEI dan dianalisis menggunakan regresi berganda. Hasil analisis regresi sampel perusahaan manufaktur dan retail menunjukkan agrressive investment policy (AIP), aggressive financing policy(AFP), firm size, growth, leverage dan firm age secara simultan berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Sedangkan secara parsial, hasil analisis regresi sampel perusahaan manufaktur menunjukkan bahwa agrressive investment policy(AIP), firm size, growth dan leverage berpengaruh terhadap kinerja profitabilitas. Selain itu hasil menunjukkan firm size dan firm age berpengaruh terhadap kinerja pasar. Sedangkan pada sampel perusahaan retail menunjukkan bahwa leverage berpengaruh terhadap profitabilitas. Selain itu hasil menunjukkan agrressive investment policy (AIP) dan aggressive financing policy (AFP) berpengaruh terhadap kinerja pasar terbukti dari pvalue kurang dari α 0,05. Hasil t-test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan kebijakan investasi modal kerja dan terdapat perbedaan yang signifikan kebijakan pendanaan modal kerja antara perusahaan manufaktur dan perusahaan retail.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 B.381/10 Sar k
Uncontrolled Keywords: Rationalysis Financial Statement
Subjects: H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
GRESTI PURNAMA SARI, 040831005UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPuput Tri Komalasari, SE,Msi,MMUNSPECIFIED
Depositing User: hari
Date Deposited: 09 May 2011 12:00
Last Modified: 10 Aug 2016 01:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/2797
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item