PENGARUH PEMBERIAN SERBUK BIJI Glycine max (L) Merr. TERHADAP PERKEMBANGAN TUNAS EMBRIO ANGGREK Dendrobium antennatum Lindl. SECARA IN VITRO

ZUHRIA ULFAH, 081114031 (2015) PENGARUH PEMBERIAN SERBUK BIJI Glycine max (L) Merr. TERHADAP PERKEMBANGAN TUNAS EMBRIO ANGGREK Dendrobium antennatum Lindl. SECARA IN VITRO. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-ulfahzuhri-35963-5.abstr-k.pdf

Download (230kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
MPB. 06-15 Ulf p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dendrobium antennatum Lindl. merupakan spesies anggrek epifit yang memiliki bunga berbentuk indah dengan petal lateral terpilin dan menyerupai tanduk antelope. Anggrek ini sekarang menghadapi masalah yaitu sulit diperbanyak dan terancam punah sehingga kegiatan konservasi melalui perbanyakan kultur in vitro sangat dibutuhkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian serbuk biji kedelai (Glycine max L. Merr) dan konsentrasi Glycine max (g/L) yang optimal untuk perkembangan tunas embrio Dendrobium antennatum Lindl. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 20 ulangan. Media yang digunakan adalah media VW dengan variasi konsentrasi serbuk biji kedelai: 0 g/L (P0), 50 g/L (P1), 100 g/L (P2), dan 150 g/L (P3). Pengamatan dilakukan pada umur kultur 4, 8, 12, dan 16 minggu untuk mengetahui perkembangan tunas embrio. Data kuantitatif (berat kering tunas, jumlah daun, berat kering daun, jumlah akar, berat kering akar) dianalisis secara statistik dan data kualitatif yaitu morfologi perkembangan tunas dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian berbagai konsentrasi serbuk biji kedelai pada minggu ke-16 berpengaruh terhadap peningkatan berat kering tunas (P2 dan P3), jumlah daun (P1, P2, dan P3), berat kering daun (P1, P2,dan P3), jumlah akar (P2 dan P3), dan berat kering akar (P2 dan P3) dari eksplan tunas embrio Dendrobium antennatum Lindl.. Konsentrasi Glycine max (g/L) yang terbaik untuk perkembangan tunas embrio Dendrobium antennatum adalah 150 g/L (P3).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB. 06/15 Ulf p
Uncontrolled Keywords: DENDROBIUM ANTENNATUM LINDL; GLYCINE MAX (L) MERR; EMBRYO SHOOT
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture > SB1-1110 Plant culture
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
ZUHRIA ULFAH, 081114031UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEdy Setiti W. U, Dr. , Dra., M.SUNSPECIFIED
ContributorHery Purnobasuki, Prof. , Drs., M.Si., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 27 Feb 2015 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 02:52
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28079
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item