PENGARUH VARIASI JENIS BAKTERI, LAMA WAKTU INKUBASI, DAN PEMBERIAN BULKING AGENT TERHADAP BIODEGRADASI LIMBAH MINYAK GORENG (JELANTAH) DI TANAH

TRI RAHAYU, 081114017 (2015) PENGARUH VARIASI JENIS BAKTERI, LAMA WAKTU INKUBASI, DAN PEMBERIAN BULKING AGENT TERHADAP BIODEGRADASI LIMBAH MINYAK GORENG (JELANTAH) DI TANAH. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-rahayutri-35975-7.abstr-k.pdf

Download (249kB) | Preview
[img] Text (FULL TEXT)
MPB. 12-15 Rah p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi jenis bakteri, lama waktu inkubasi, dan pemberian bulking agent terhadap proses biodegradasi limbah minyak goreng (jelantah) di tanah. Penelitian menggunakan rancangan faktorial 5x4x2 dengan tiga kali ulangan. Perlakuan terdiri dari tiga faktor, yaitu variasi jenis bakteri terdiri dari 5 variasi, K (tanpa penambahan bakteri), A (Micrococcus sp.), B (Micrococcus sp. dan Acinetobacter sp.), C (Acinetobacter sp. Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida), dan D (Micrococcus sp., Acinetobacter sp., Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida). Lama waktu inkubasi terdiri dari 4 variasi (minggu ke-1,2,4,6), dan pemberian bulking agent terdiri dari 2 variasi ( dengan pemberian (-) dan tanpa pemberian (+)). Proses biodegradasi diketahui dari jumlah total bakteri dan persentase degradasi (berat minyak residu). Data jumlah total bakteri (CFU/g-tanah) dan persentase degradasi jelantah (%) dianalisis menggunakan Anova 2 Arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil menunjukkan, ada pengaruh variasi jenis bakteri terhadap persentase degradasi jelantah (%), dan ada pengaruh pemberian bulking agent, lama waktu inkubasi, serta interaksi ketiganya terhadap jumlah total bakteri (CFU/g-tanah) dan persentase degradasi jelantah (%). Hasil tertinggi perlakuan variasi jenis bakteri adalah perlakuan B (44,49%), pemberian bulking agent (55,32%), dan waktu inkubasi 6 minggu. Perlakuan dengan jumlah total bakteri tertinggi adalah D+M2 (penambahan Micrococcus sp., Acinetobacter sp., Bacillus subtilis dan Pseudomonas putida dengan pemberian bulking agent dan waktu inkubasi 2 minggu) yaitu sebesar 23,31 CFU/g-tanah. Perlakuan dengan rata-rata persentase degradasi jelantah tertinggi adalah B+M6 (penambahan Micrococcus sp. dan Acinetobacter sp. dengan pemberian bulking agent dan diinkubasi selama 6 minggu) yaitu sebesar 66,02%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB. 12/15 Rah p
Uncontrolled Keywords: BIODEGRADATION; BACTERIA; BULKING AGENT; WASTE COOKING OIL
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine > RA565-600 Environmental health
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
TRI RAHAYU, 081114017UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
ContributorTri Nurhariyati, S. Si., M. Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 27 Feb 2015 12:00
Last Modified: 05 Sep 2016 05:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28085
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item