EFEK VARIASI KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN BIOKOMPOSIT SELULOSA BAKTERI-KITOSAN SEBAGAI KANDIDAT DURAMATER ARTIFISIAL

HAJRIA JABBAR, 081117014 (2015) EFEK VARIASI KONSENTRASI KITOSAN TERHADAP KARAKTERISTIK MEMBRAN BIOKOMPOSIT SELULOSA BAKTERI-KITOSAN SEBAGAI KANDIDAT DURAMATER ARTIFISIAL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-jabbarhajr-39483-5.abstr-k.pdf

Download (313kB) | Preview
[img] Text (full text)
ST.%20T.%2022-15%20Jab%20e.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Selulosa bakteri merupakan suatu polimer alam yang sangat berpotensi untuk digunakan dalam bidang medis. Selulosa bakteri memiliki kekuatan mekanik yang sangat tinggi dengan ukuran pori mencapai nanometer. Penggunaan selulosa bakteri untuk aplikasi membran telah banyak dikembangkan, salah satunya penggunaan sebagai membran duramater artifisial. Kekuatan mekanik yang sangat tinggi membutuhkan adanya modifikasi pada membran selulosa bakteri, salah satunya dengan penambahan kitosan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efek variasi konsentrasi kitosan terhadap karakteristik fisik dan biologi membran biokomposit selulosa bakteri-kitosan yang diproses melalui metode imersi. Membran selulosa bakteri direndam selama 6 jam pada larutan kitosan dengan variasi konsentrasi kitosan 0,1%; 0,3%; 0,5% dan 0,7%. Karakterisasi yang dilakukan meliputi uji analisis gugus fungsi (FTIR), uji kekuatan tarik, uji morfologi (SEM), dan uji sitotoksisitas dengan menggunakan metode MTT Assay. Berdasarkan uji FTIR yang dilakukan, hasil spektrum menunjukkan adanya perubahan ikatan fisik yang berarti bahwa terjadi interaksi antara membran selulosa bakteri dengan kitosan pada tiap sampel. Hasil uji karakteristik fisik melalui uji kakuatan Tarik membran selulosa bakteri menghasilkan kuat tarik sebesar 10,53±0,19 MPa sedangkan membran selulosa bakteri yang diberi penambahan konsentrasi kitosan 0,5% menghasilkan nilai kuat tarik 8,58±0,19 MPa. Hal tersebut menunjukkan bahwa dengan adanya penambahan kitosan terjadi penurunan nilai kuat tarik pada membran selulosa bakteri. Hasil uji morfologi diperoleh ukuran pori 496,2 nm-2,032 μm dengan ketebalan (mm) 0,35 ±0,33 hingga 0,81±0,26 mm. Pada uji sitotoksisitas menghasilkan presentase sel hidup yang tertinggi pada penambahan konsentrasi kitosan 0,1% (Sampel A) sebesar 44,8%. Berdasarkan hasil uji FTIR, uji kekuatan tarik, dan uji morfologi, membran biokomposit selulosa bakteri-kitosan berpotensi untuk dijadikan sebagai kandidat duramater artifisial

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST. T. 22/15 Jab e
Uncontrolled Keywords: BACTERIA CELLULOSE; CHITOSAN; BIOCOMPOSITE MEMBRANE;
Subjects: Q Science > QR Microbiology > QR75-99.5 Bacteria
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsEmail
HAJRIA JABBAR, 081117014UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorPrihartini Widiyanti, Dr. , drg.,M.KesUNSPECIFIED
ContributorDjoni Izak Rudyardjo, Drs. , M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 18 Dec 2015 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 19:23
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28168
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item