SINTESIS DAN KARAKTERISASI SCAFFOLD VARIASI KOMPOSISI KOLAGEN-KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER GLISEROL UNTUK REKAYASA JARINGAN PADA KASUS GINGIVITIS

AZIZAH FRESIA ROSDIANI, 081117033 (2015) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SCAFFOLD VARIASI KOMPOSISI KOLAGEN-KITOSAN DENGAN PENAMBAHAN PLASTICIZER GLISEROL UNTUK REKAYASA JARINGAN PADA KASUS GINGIVITIS. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-rosdianiaz-39485-5.abstr-k.pdf

Download (375kB) | Preview
[img] Text (full text)
ST.%20T.%2023-15%20Ros%20s.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kasus gingivitis memiliki pravalensi yang tinggi, sekitar hampir 90 % penduduk dunia menderita gingivitis kategori sedang.Perkembangan biomaterial di bidang kedokteran gigi saat ini terbagi dalam biomaterial sintetis dan biomaterial rekayasa jaringan. Biomaterial rekayasa jaringan meliputi pengembangan scaffold, teknik jaringan, dan sel. Teknik jaringan biomaterial rekayasa scaffold mencakup pengembangan rekayasa jaringan dan sel. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui variasi komposisi scaffold kolagen-kitosan dengan penambahan gliserol terbaik ditandai pada karakterisai mekaniknya. Proses sintesis scaffold kolagen-kitosan-gliserol ini menggunakan metode freeze dry, sehingga terbentuk pori dalam scaffold tersebut. Hasil dari sintesis scaffold kolagen-kitosan dengan penambahan gliserol dilakukan karakterisai (uji morfologi, uji tarik, uji toksisitas, uji swelling, dan uji degradasi). Hasil uji morfologi didapatkan ukuran pori antara 50,89-143,5 μm dan ketebalan antara 412,0-514,9 mm dimana ukuran ini sesuai untuk aplikasi periodontal khususnya gingivitis. Hasil uji tarik (0,46 Mpa - 2,36 Mpa), nilai tertinggi terdapat pada variasi 4:6 yang memiliki nilai kuat tarik 2,36 Mpa dimana nilai ini mendekati nilai UTS untuk periodontal. Hasil uji toksisitas terdapat sampel dengan variasi 6:4 dan 5:5 didapatkan persentase kurang dari standar persentase sel hidup yaitu 50 %. Ketidak sesuaian ini dikarenakan kesalahan dalam proses uji yaitu pencucuian berkali-kali yang menyebabkan sel ikut terbuang. Sedang variai 4:6 dan 3:7 memiliki persentase sel hidup di atas 50 %. Uji degradasi semua variasi mengalami proses pengurangan berat dari hari kehari dan uji swelling didapakan nilai antara 1354,04 - 413,9 %. Berdasarkan hasil karakterisasi ini, scaffold kolagen-kitosan dengan penambahan gliserol memiliki potensi sebagai kandidat scaffold periodontal khususnya gingiva

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK ST. T. 23/15 Ros s
Uncontrolled Keywords: SCAFFOLD; COLLAGEN; CHITOSAN; GINGIVITIS
Subjects: R Medicine > RK Dentistry
R Medicine > RM Therapeutics. Pharmacology
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
AZIZAH FRESIA ROSDIANI, 081117033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPrihartini Widiyanti, Dr. , drg, M.Kes.UNSPECIFIED
ContributorDjoni Izak Rudyardjo, Drs. , M.Si.UNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 18 Dec 2015 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 19:26
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28169
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item