PENGARUH KOMBINASI JENIS PRODUK BIOSURFAKTAN DAN LAMA WAKTU KONTAK TERHADAP KELARUTAN CRUDE OIL PADA KAIN NONWOVEN

AGUS TRIAWAN, 081014075 (2014) PENGARUH KOMBINASI JENIS PRODUK BIOSURFAKTAN DAN LAMA WAKTU KONTAK TERHADAP KELARUTAN CRUDE OIL PADA KAIN NONWOVEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-triawanagu-33442-6.abstr-k.pdf

Download (253kB) | Preview
[img] Text (full text)
MPB%2059-14.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik produk biosurfaktan bakteri Bacillus subtilis 3KP, Pseudomonas putida T1-8, Micrococcus sp. L II 61 dan Acinetobacter sp. P 2(1), mengetahui pengaruh kombinasi antara jenis produk biosurfaktan dan lama waktu kontak terhadap kelarutan crude oil pada kain nonwoven dan untuk mengetahui kombinasi yang menunjukkan hasil kelarutan crude oil paling baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental rancangan faktorial 6 x 3. Jenis produk biosurfaktan yang digunakan adalah produk dari keempat bakteri diatas dimana tween-20 sebagai kontrol positif dan aquades sebagai kontol negatif, sedangkan lama waktu kontak adalah 12 jam, 24 jam dan 36 jam. Produksi biosurfaktan dilakukan dalam media Air Mineral Sintetis (AMS) yang dicampur dengan molase 2% selama empat hari inkubasi. Karakterisasi produk biosurfaktan dilakukan dengan mengukur tegangan permukaan (TP)( mN/m ) dan aktivitas emulsifikasi (AE)(%). Uji kelarutan dilakukan dengan mencampurkan 10 mL produk biosurfaktan dan kain nonwoven yang mengandung crude oil ke botol 50 mL kemudian di shaker. Crude oil yang terlarut diekstraksi menggunakan n-heksana kemudian dihitung dengan metode gravimetri. Hasil kelarutan kemuadian dianalisis menggunakan analisis statistik ANOVA dua arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan. Hasil karakterisasi menunjukkan produk Bacillus subtilis 3KP memiliki TP 55,8±0.87 mN/m, AE 30,9±8,02% pada 1 jam dan 20,9±3,66% pada 24 jam; Pseudomonas putida T1-8 memiliki TP 43,4±0,46 mN/m, AE 35,2±10,87% pada 1 jam dan 27,1±13,12% pada 24 jam; Micrococcus sp. L II 61 memiliki TP 55,3±3,11 mN/m, AE 23,6±10,05% pada 1 jam dan 20,8±6,78% pada 24 jam; Acinetobacter sp. P 2(1) memiliki TP 55,8±2,79 mN/m, AE sebesar 9±2,57% pada 1 jam dan 10,1±1,19% pada 24 jam. Kombinasi jenis produk biosurfaktan dan lama waktu kontak berpengaruh terhadap kelarutan crude oil pada kain nonwoven. Kombinasi yang menunjukkan hasil kelarutan crude oil paling baik adalah Acinetobacter sp. P 2(1) pada waktu 24 jam yaitu sebesar 65,3%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPB 59 - 14 Tri p
Uncontrolled Keywords: BIOSURFACTANT
Subjects: S Agriculture > SB Plant culture > SB317.5-319.864 Horticulture. Horticultural crops
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Biologi
Creators:
CreatorsEmail
AGUS TRIAWAN, 081014075UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNi’matuzahroh, Dr.UNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 15 Oct 2014 12:00
Last Modified: 20 Jun 2017 22:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28206
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item