PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK HEKSANA PELEPAH DAUN, DAUN, DAN RIZOMA LENGKUAS (Alpinia galanga)

ANGIE TARA RACHMAN, 081015069 (2014) PERBANDINGAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN ANTIBAKTERI EKSTRAK HEKSANA PELEPAH DAUN, DAUN, DAN RIZOMA LENGKUAS (Alpinia galanga). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-rachmanang-37551-4.-abstr-k.pdf

Download (76kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
MPK. 74-14 Rac p.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Rizoma Alpinia galanga telah dilaporkan mengandung senyawa alkaloid, fenolik, aril propanoid, terpenoid dan steroid yang memiliki potensi sebagai antimikroba dan antioksidan. Penelitian ini ditujukan agar senyawa metabolit sekunder yang terdapat dalam ekstrak n-heksana daun, pelepah daun, dan rizoma Alpinia galanga diketahui melalui analisis GC-MS serta skrining fitokimia, aktivitas antioksidan dengan metode DPPH diketahui dan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli dengan metode difusi lubang sumuran diketahui. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi dengan pelarut n-heksana pada suhu kamar. Hasil analisis GC-MS menunjukkan bahwa asam pentadekanoat merupakan senyawa yang dimiliki ketiga bagian tumbuhan, sedangkan hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya senyawa steroid pada daun dan pelepah daun lengkuas, juga senyawa terpenoid pada rizoma lengkuas. Hasil uji aktivitas antioksidan didapatkan bahwa aktivitas antioksidan paling tinggi didapati pada ekstrak rizoma tetapi lebih rendah dibandingkan dengan asam askorbat serta BHT sebagai kontrol positif. Hasil uji antibakteri dengan metode difusi lubang sumuran didapatkan bahwa ekstrak sensitivitas ketiga bagian tumbuhan rendah terhadap Staphylococcus aureus dan Eschericia coli. Ekstrak nheksana pelepah daun memiliki sensitivitas paling tinggi diantara ketiga bagian tumbuhan, namun apabila ekstrak n-heksana daun, pelepah daun, dan rizoma lengkuas (Alpinia galanga) dibandingkan dengan kontrol positif tetrasiklin, maka aktivitas antibakteri ekstrak tersebut lebih rendah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK MPK 74/14 Rac p
Uncontrolled Keywords: Antioxidants
Subjects: Q Science > QD Chemistry > QD146-197 Inorganic chemistry
Q Science > QD Chemistry > QD71-142 Analytical chemistry
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Kimia
Creators:
CreatorsEmail
ANGIE TARA RACHMAN, 081015069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAlfinda Novi Kristanti,, Dr., DEAUNSPECIFIED
Depositing User: prasetyo adi nugroho
Date Deposited: 18 Nov 2014 12:00
Last Modified: 14 Sep 2016 01:07
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28270
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item