SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUSPENSI KOMPOSIT HIDROKSIAPATIT-GELATIN DENGAN PENAMBAHAN ALENDORNATE SEBAGAI INJECTABLE BONE SUBSTITUTE

Alfian Pramudita Putra, 081017004 (2014) SINTESIS DAN KARAKTERISASI SUSPENSI KOMPOSIT HIDROKSIAPATIT-GELATIN DENGAN PENAMBAHAN ALENDORNATE SEBAGAI INJECTABLE BONE SUBSTITUTE. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2015-putraalfia-34703-5.ABSTRAK.pdf

Download (393kB) | Preview
[img] Text (full text)
gdlhub-gdl-s1-2015-putraalfia-34703-1.FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Data DEPKES RI Pada Tahun 2009 menunjukkan bahwa 19,7% populasi Indonesia mengalami osteoporosis yang rentan patah tulang. Telah dilakukan sintesis dan karakterisasi suspensi komposit hidroksiapatit-gelatin dengan penambahan alendronate sebagai injectable bone substitute. Karakteristisasi in vitro yang dilakukan pada suspensi tersebut meliputi uji Fourier Transform Infrared (FTIR), viskositas, resuspensi, keasamaan (pH), sitotoksisitas dan setting time. Suspensi dibuat dengan mengaduk hidroksiapatit dan gelatin 5% (w/v) dengan perbandingan 40:60, 45:55, 50:50 dan 55:45 serta alendronate sebanyak 10% dari hidroksiapatit yang digunakan. Campuran hidroksiapatit, gelatin dan alendronate dicampurkan dengan HPMC 2% (w/v). Hasil uji FTIR menunjukkan terbentuknya ikatan antara hidroksiapatit dan gelatin yang ditunjukkan dengan bergesernya daerah serapan gugus karboksil dari gelatin pada daerah 1332,72 cm-1 menjadi 1559-1543 cm-1 yaitu ikatan antara gugus karboksil (COO-) dari gelatin dengan Ca2+ dari hidroksiapatit. Variasi komposisi terbaik dari suspensi sebagai injectable bone substitute adalah hidroksiapatit:gelatin=45:55 dengan nilai viskositas (38,7±0,53) dPa.s, keasaman (pH) mencapai 7 dan persentase viabilitas sel lebih dari 50%. Hasil uji resuspensi menunjukkan bahwa suspensi tersebut membentuk suspensi kembali setelah mengalami pengendapan dan tidak mengubah pH larutan Simulated Body Fluid (SBF). Hasil uji setting time menunjukkan bahwa suspensi mengalami setting dengan syarat harus berada pada substrat yang sesuai. Digunakan scaffold hidroksiapatit-kolagen sebagai substrat dan hasilnya menunjukkan peningkatan ukuran pori dengan kisaran mulai dari 17,271 μm hingga 21,316 μm menjadi mulai dari 8,052 μm hingga 11,631 μm dari hasil uji Scanning Electron Microscope (SEM).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK. ST. T. 11 -14 Put s
Uncontrolled Keywords: SUSPENSION; ALENDRONATE
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R856-857 Biomedical engineering. Electronics. Instrumentation
Divisions: 08. Fakultas Sains dan Teknologi > Tekno Biomedik
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
Alfian Pramudita Putra, 081017004UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorDyah Hikmawati, S.Si, M.SiUNSPECIFIED
ContributorAniek Setiya Budiatin, Dra.Apt., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Mrs Nadia Tsaurah
Date Deposited: 05 Jan 2015 12:00
Last Modified: 21 Jun 2017 17:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28416
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item