KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) APARTEMEN

YANA DIAN AHALDIA, 031042106N (2012) KLAUSULA BAKU DALAM PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI (PPJB) APARTEMEN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (579kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULLTEXT.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar belakang penulisan tesis ini adalah Apartemen saat ini sudah menjadi salah satu alternatif tempat tinggal yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan perumahan dengan meningkatkan daya guna dan hasil guna tanah di daerah-daerah yang berpenduduk padat dan luas tanah yang terbatas. Praktik jual beli apartemen yang dalam tahap pembangunan atau tahap perencanaan diakomodasikan dengan hukum Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). PPJB bukanlah perbuatan hukum jual beli yang bersifaat riil dan tunai, tetapi merupakan kesepakatan dua pihak untuk melaksanakan prestasi masing-masing di kemudian hari, yakni pelaksanaan jual beli dihadapan PPAT jika bangunan telah selesai, bersertifikat dan layak huni. Jual beli rumah apartemen antara developer dengan konsumen, didasarkan pada perjanjian baku/standar yang ditetapkan secara sepihak oleh developer dan berlaku umum (massal) yang sudah ditetapkan oleh developer atau legal officer, dan konsumen tinggal menandatanganinya “take it”, apabila setuju, dan “leave it”, apabila tidak setuju, dengan membayar uang tanda jadi (booking fee), kemudian disodori PPJB, yang di dalamnya dicantumkan klausul eksonerasi (excemption clause). Pihak yang memiliki kedudukan lebih baik memiliki peluang lebih besar untuk melakukan penyalahgunaan keadaan (misbruik van omstandigheden), artinya secara leluasa developer dapat memasukkan kepentingannya dalam PPJB. Ketidakadilan dijumpai dalam klausul-klausul PPJB seperti adanya pembatasan atau pengalihan tanggung jawab, adanya penolakan penyerahan kembali uang yang dibayarkan atas barang dan/atau jasa yang dibeli oleh konsumen, dan adanya pemberian kuasa dari konsumen kepada pelaku usaha, sehingga mengakibatkan kedudukan developer dan konsumen menjadi tidak seimbang, dan menempatkan konsumen pada posisi yang lemah dan dirugikan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 TMK 51/12 Aha k
Uncontrolled Keywords: APARTMENT,LAW AND LEGISLATION
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1000-1395 Commercial law
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
YANA DIAN AHALDIA, 031042106NUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSRI HANDAJANI, DR. , SH., M.HUM.UNSPECIFIED
Depositing User: S.Sos. Sukma Kartikasari
Date Deposited: 16 Jan 2013 12:00
Last Modified: 01 Sep 2016 08:14
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28717
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item