KOMPETENSI SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP (LIFE SATISFACTION) DI KALANGAN MANULA

Mahajudin, Marlina S. (1999) KOMPETENSI SOSIAL DAN KEPUASAN HIDUP (LIFE SATISFACTION) DI KALANGAN MANULA. Universitas Airlangga.

Full text not available from this repository. (Request a copy)

Abstract

Penelitian ini tujuan antara lain seperti berikut : (1) untuk mengetahui apakah ada korelasi positif antara kompentensi sosial dengan kepuasan hidup di kalangan manula; (2) untuk mendapatkan deskripsi tentang kompetensi sosial dan kepuasan hidup di kalangan manula; dan (3) untuk mengetahui hubungan beberapa variabel demografi seperti jenis kelamin, usia, pekerjaan, kesehatan, tingkat pendidikan yang terkait dengan kompetensi sosial dan kepuasan hidup. Subyek penelitian ini adalah para manula di Surabaya dengan usia 56 tahun ke atas. Para manula ini umumnya orang tua atau keluarga para mahasiswa Psikologi Unair. Jenis kelamin pria dan wanita dengan tingkat pendidikan SD hingga Perguruan Tinggi. Pekerjaannya ada yang pensiunan ada pula yang tidak bekerja. Tingkat kesehatannya ada yang tidak pernah sakit dan ada pula yang sakit-sakitan. Kompetensi sosial diukur dengan kuesener yang mencerminkan kemampuan subyek untuk melakukan aktivitas sosial yang bermanfaat dan adaptasi terhadap lingkungan. Hasil uji reabilitas alat ukur ini cukup tinggi, yaitu 0,77 52 dengan aitem valid 16 dari 20 aitem. Kepuasan hidup diukur dengan kuesioner LSI-Z. yang dibuat oleh Neugarten dkk. Hasil uji reliabilitas diperoleh koefisien alpha sebesar 0,5630. Dari 18 aitem yang dipergunakan, maka terdapat 13 aitem yang valid. Dari penelitian ini dapatlah dibuat simpulan sebagai berikut: (a) Terdapat korelasi positif antara kompotensi sosial dengan kepuasan hidup; (b) Tinggi rendahnya pendidikan menyebabkan perbedaan kompetensi sosial dan kepuasan hidup seseorang; (c) Kepuasan hidup pria lebili tinggi dibandingkan wanita;(d) Kompetensi sosial tidak terbedakan oleh variabel-variabel seperti: jenis kelamin, usia, teman hidup/ tinggal, jenis pekerjaan, kesehatan, dan macam kebutuhan yang diinginkan;(e) Kepuasan hidup tidak terbedakan/ berkorelasi oleh variabel-variabel seperti : tingkat pendidikan, teman hidup/ tinggal, jenis pekerjaan, kesehatan, dan macam kebutuhan. Beberapa saran yang dapat diajukan dalam penelitian ini antara lain: (a) Subyek penelitian ini lebih banyak usia manula awal (sekitar 60). Kondisi tersebut masih memungkinkan orang masih bisa berbuat banyak. Oleh karena itu untuk penelitian mendatang disarankan agar populasi diperluas jumlah dan jangkauannya; (b) Mewawancarai manula merupakan ketrampilan tersendiri. Oleh karena itu bila meneliti usia lanjut, para pewawancara perlu diberikan pelatihan terlebih dahulu; (c) Oleh karena pendidikan berpengaruh pada kompetensi social maupun kepuasan hidup manula, para manula sebaiknya tetap untuk mendapatkan pendidikan (formal/ nonformal) untuk menambah wawasan dan mengisi kesibukannya

Item Type: Other
Additional Information: 158.1 Mah K-1 TIDAK ADA FILE FULLTEXT
Uncontrolled Keywords: SATISFACTION
Subjects: H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman > HQ1-2044 The Family. Marriage. Women > HQ2042-2044 Life style
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV697-3024 Special classes > HV1450-1494 Aged
Divisions: Unair Research > Non-Exacta
Creators:
CreatorsEmail
Mahajudin, Marlina S.UNSPECIFIED
Depositing User: Nurma Harumiaty
Date Deposited: 01 Jan 1999 12:00
Last Modified: 03 Nov 2016 22:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/28826
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item