PERKEMBANGAN ORGAN DAN TINGKAT KELULUS HIDUPAN LARVA IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) HASIL PENETASAN PADA SUHU YANG BERBEDA

MUNJAYANA, 141111069 (2016) PERKEMBANGAN ORGAN DAN TINGKAT KELULUS HIDUPAN LARVA IKAN KOMET (Carassius auratus auratus) HASIL PENETASAN PADA SUHU YANG BERBEDA. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (461kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (130kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
13. BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (174kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
14. BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (242kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
15. BAB IV METODOLOGI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (255kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
16. BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (289kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
17. BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (118kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
18. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (143kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
19. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (298kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.Unair.ac.id

Abstract

Ikan komet (Carassius auratus auratus) merupakan jenis ikan hias yang telah banyak dibudidayakan karena memiliki bentuk tubuh serta warna yang menarik. Tingkat permintaan ikan yang cenderung tinggi dan stabil harus diimbangi dengan usaha budidaya pada lingkungan yang terkontrol. Informasi mengenai kegiatan penanganan telur hasil pemijahan dan faktor lingkungan yang bisa mempengaruhi masih terbatas. Perkembangan organ pada stadia larva perlu dipelajari karena masa larva merupakan masa kritis dalam daur hidup ikan. Suhu merupakan faktor lingkungan utama yang dapat mempengaruhi setiap tahap dalam fase perkembangan ikan. peningkatan dan penurunan suhu yang lebih besar dari 5°C dapat menyebabakan stress hingga kematian pada ikan. suhu selama masa inkubasi dan embriogenesis terjadi juga akan berpengaruh terhadap kualitas larva. suhu mempengaruhi kondisi ikan melalui aksinya pada tingkat metabolisme molekuler dan seluler. Membran sel yang terdiri atas protein dan lipid sangat mudah terpengaruh oleh perubahan suhu, sehingga aktivitas metabolisme pembentukan dan perkembangan jaringan yang akan membentuk organ juga akan terpengaruh. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan organ dan tingkat kelulushidupan larva ikan komet (Carassius auratus auratus) hasil penetasan pada suhu yang berbeda. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan empat kali ulangan. Perlakuan yang digunakan adalah perbedaan suhu, yaitu 23±0,5°C, 25±0,5°C, 27±0,5°C dan 29±0,5°C. Parameter utama yang diamati adalah perkembangan organ larva dan tingkat kelulushidupan larva hingga akhir pengamatan. Parameter penunjang yang digunakan adalah pertumbuhan larva dan hasil pengukuran kualitas air. Analisis data perkembangan organ larva menggunakan metode deskriptif, sedangkan analisis data kelulushidupan menggunakan Analisis ragam Varian (ANOVA) dan untuk mengetahui perlakuan terbaik dilakukan Uji jarak Berganda Duncan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu penetasan yang berbeda memberikan pengaruh yang nyata (p<0,05) terhadap perkembangan organ dan tingkat kelulushidupan larva. Perlakuan suhu penetasan 29±0,5°C memberikan hasil perkembangan organ yang lebih cepat, sedangkan suhu 27±0,5°C menghasilkan angkat kelulushidupan larva yang tertinggi. Baiknya kegiatan pembenihan ikan komet dilakukan pada kisaran suhu 25-29°C untuk menghasilkan larva yang berkualitas.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK BP 114-15 Mun p
Uncontrolled Keywords: Organ Development; Gold Fish (Carassius auratus auratus)
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH328-329 Fishery management. Fishery policy
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
MUNJAYANA, 141111069UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr.S.Pi., MP.UNSPECIFIED
ContributorSapto Andriyono,, S.Pi., MT.UNSPECIFIED
Depositing User: Mrs. Djuwarnik Djuwey
Date Deposited: 16 Apr 2016 07:05
Last Modified: 16 Apr 2016 07:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29423
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item