PEREMPUAN DALAM KONFLIK BERBASIS AGAMA (Studi Konstruksi Sosial dan Peran Perempuan Syiah dalam Konflik Sunni Syiah Sampang Madura)

LIFA HESTINA, 071114033 (2016) PEREMPUAN DALAM KONFLIK BERBASIS AGAMA (Studi Konstruksi Sosial dan Peran Perempuan Syiah dalam Konflik Sunni Syiah Sampang Madura). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
Halaman depan.pdf

Download (508kB) | Preview
[img] Text
13. Bab I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (570kB) | Request a copy
[img] Text
14. Bab II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (635kB) | Request a copy
[img] Text
15. Bab III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (499kB) | Request a copy
[img] Text
16. Bab IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (596kB) | Request a copy
[img] Text
17. Bab V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (337kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Ketika konflik komunal terjadi, pertama-tama mudah dipahami perempuan sebagai salah satu pihak yang paling rentan. Pada kasus Syiah Sampang perempuan dan anak-anak tidak hanya mengalami trauma yang mendalam tetapi berdampak pada pembatasan hak perempuan dan anak untuk hidup dengan layak. Perempuan pengungsi Syiah yang jauh dari akses informasi dan tidak terlibat dalam pengambilan keputusan. Kajian ini memfokuskan pada konstruksi sosial perempuan Syiah terhadap konflik serta peran perempuan Syiah di dalam konflik. Paradigma yang digunakan untuk menjawab permasalahan dalam kajian ini adalah paradigma interpretatif dengan pendekatan yang bersifat konstruktif serta tipe penelitian yang bersifat deskriptif. Teori yang digunakan adalah teori konstruksi sosial (Peter Burger) dan teori patriarki (Sylvia Walby). Informan dalam kajian ini adalah perempuan Syiah yang saat ini tinggal di pengungsian Rusun Puspa Agro Sidoarjo. Teknik pengambilan informan yang digunakan adalah snowball. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara mendalam dan studi pustaka atau literatur. Hasil yang ditemukan dalam penelitian ini antara lain: (1) Pengetahuan subjektif yang dimiliki perempuan Syiah tentang awal terjadinya konflik disebabkan pertengkaran keluarga, kepentingan politik, serta kedengkian antar tokoh agama di Sampang terhadap Syiah. Akibat dari konflik perempuan mengalami kesedihan dan ketakutan tetapi perempuan Syiah tetap melanjutkan kehidupan sosialnya pasca konflik di pengungsian dengan harapan konflik akan berakhir. (2) Operasi patriaki terhadap perempuan Syiah yakni: melalui pembagian kerja berdasarkan gender dalam rumah tangga yang memaksa perempuan untuk mengambil tanggung jawab utama untuk pekerjaan rumah tangga dan pengasuhan anak, meskipun perempuan sedang dalam pekerjaan penuh-waktu di luar rumah dan patriarki sering ditopang oleh kekerasan laki-laki terhadap perempuan. Peran perempuan dalam konflik lebih dominan di sektor domestik, sedangkan peran langsung terdahap konfliknya sangat pasif. Dalam urusan mengambil keputusan terhadap kepentingan konflik perempuan tidak pernah dilibatkan, apalagi dalam upaya penyelesaian konflik. Saat terjadi konflik perempuan juga mengalami kekerasan verbal maupun non-verbal.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis S 13 16 Hes s
Uncontrolled Keywords: konstruksi sosial, peran perempuan, konflik, patriarki
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HM Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
LIFA HESTINA, 071114033UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEmy Susanti,, Prof. Dr. Dra. MAUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 20 Apr 2016 04:36
Last Modified: 20 Apr 2016 04:36
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29557
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item