Konflik Atas Pelanggaran Pedoman Berbagi Hasil Hutan Kayu antara Perhutani KPH Probolinggo dengan Petani di Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang

ABDUL BUKHORI MUSLIM, 071114046 (2016) Konflik Atas Pelanggaran Pedoman Berbagi Hasil Hutan Kayu antara Perhutani KPH Probolinggo dengan Petani di Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
Halaman depan.pdf

Download (394kB) | Preview
[img] Text
8.Bab 1 .pdf
Restricted to Registered users only

Download (717kB) | Request a copy
[img] Text
9.Bab 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (739kB) | Request a copy
[img] Text
10.Bab 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (580kB) | Request a copy
[img] Text
11.bab 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (614kB) | Request a copy
[img] Text
12.bab 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (493kB) | Request a copy
[img] Text
13.bab 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (339kB) | Request a copy
[img] Text
14.daftar pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (294kB) | Request a copy
[img] Text
15.lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Fenomena konflik acap kali hadir dalam realitas sosial masyarakat, tidak terkecuali fenomena konflik dalam isu pelanggaran pedoman berbagi hasil hutan kayu yang terjadi di Desa Papringan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang. Studi ini dilakukan untuk menggambarkan dinamika konflik dalam isu pelanggaran pedoman berbagi hasil, kemudian mengetahui bagaimana resolusi konflik yang dikontruksikan oleh masing-masing aktor konflik untuk mencapai proses perdamaian. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan kontruktivisme dan tipe penelitian studi kasus. Teori yang digunakan adalah teori Ralf Dahrendolf tentang konflik wewenang. Metode penentuan subjek penelitian menggunakan purposive dimana subjek penelitian dipilih berdasarkan karakteristik yang sudah ditentukan. Metode pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil pengumpulan data kemudian direduksi dan memilah hal-hal pokok yang sesuai dengan fokus penelitian untuk menggambarkan fenomena konflik yang tengah berlangsung. Hasil penelitian menggambarkan bahwa fenomena konflik melibatkan Perhutani KPH Probolinggo, LMDH Sari Tani, dan petani. Berdasarkan amanat Keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor 682/KPT/DIR/2009, Perhutani KPH Probolinggo melibatkan petani dalam proses tata kelola hutan pangkuan Desa Papringan. Namun tidak disangka, kerjasama tata kelola hutan berujung pada konflik yang disebabkan isu pelanggaran pedoman berbagi hasil hutan kayu berdasarkan Keputusan Direksi Perum Perhutani Nomor: 436/KPTS/DIR/2011. Fenomena konflik menggambarkan bahwa isu pelanggaran pedoman berbagi hasil hutan kayu sesungguhnya merupakan fenomena konflik perebutan wewenang dalam tata kelola hutan. Resolusi konflik yang dikonstruksikan yakni restrukturisasi kelembagaan LMDH Sari Tani. Mengingat peran LMDH Sari Tani mampu menjembatani Perhutani KPH Probolinggo dengan petani sebagai upaya membangun perdamaian diantara aktor yang terlibat konflik.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 Fis S 16 16 Mus k
Uncontrolled Keywords: Konflik; Bagi Hasil; Tata Kelola Hutan; Resolusi Konflik
Subjects: H Social Sciences
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
ABDUL BUKHORI MUSLIM, 071114046UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNovri Susan, , S.Sos., M.A., PhDUNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 20 Apr 2016 06:30
Last Modified: 20 Apr 2016 06:30
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29577
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item