Kerjasama Multilateral ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) sebagai Pendorong Perdagangan Bilateral Thailand – China di Sektor Agrikultur

ALLANO TRY SULISTIO, 071324553010 (2016) Kerjasama Multilateral ACFTA (ASEAN-China Free Trade Area) sebagai Pendorong Perdagangan Bilateral Thailand – China di Sektor Agrikultur. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (471kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
13. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (348kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 2)
14. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
15. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (272kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (190kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
17. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (141kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
18 Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (196kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini mengkaji mengenai penggunaan kerjasama perdagangan bebas multilarisme sebagai upaya dalam peningkatan perdagangan bilateral di sektor agrikultur antar negara. Studi kasus yang diteliti mengenai peran dan agenda Thailand dalam pembentukan ACFTA. Adapun fokus penelitian ini adalah mencari tahu alasan Thailand menggunakan kerjasama ACFTA sebagai mekanisme pendorong peningkatan perdagangannya dengan China di sektor agrikultur. Hal ini muncul setelah melihat adanya perbedaan perdagangan bilateral antara Thailand dan China sebelum pembentukan kerjasama ACFTA dan setelah pembentukan kerjasama ACFTA. Thailand sebagai negara yang menginisiasikan kerjasama ACFTA menggunakan kerjasama multilateral tersebut untuk memperkuat hubungan perdagangannya dengan China. Sehingga apakah hubungan bilateral tidak efektif sehingga Thailand memerlukan kerjasama yang lebih besar seperti multilateral dan apa alasan Thailand mengajak negara ASEAN untuk menerapkan liberalisasi perdagangan dengan China? Penelitian ini melihat kebijakan luar negeri dan hubungan Thailand terhadap China dan ASEAN. Dengan demikian didapat korelasi yang menjadi motif Thailand memerlukan ASEAN untuk meningkatkan perdagangannya dengan China di sektor agrikultur. Melalui serangkaian analisis terhadap data-data empiris yang ada, maka dapat ditegaskan bahwa Thailand dengan kapasitas perekonomiannya memerlukan negara-negara ASEAN yang mempunyai kemiripan perekonomian untuk menghadapi perekonomian China dalam perdagangan bebas. Dengan keterlibatan ASEAN, maka Thailand dengan keunggulan kompetitifnya di sektor argikultur dapat lebih mudah meliberalisasikan perdagangannya, dan memasuki pasar China.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 THI.04/16 Sul k
Uncontrolled Keywords: Kerjasama multilateral, ACFTA, Perdagangan Bilateral
Subjects: J Political Science > JQ Political institutions Asia > 6651 Political institutions and public administration (Asia,Africa, Australia, Pacific Area, etc.)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Hubungan Internasional
Creators:
CreatorsEmail
ALLANO TRY SULISTIO, 071324553010UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorVinsensio MA Dugis, Ph.DUNSPECIFIED
ContributorCitra Hennida, S.I.P., M.AUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 20 Apr 2016 06:45
Last Modified: 20 Apr 2016 06:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29581
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item