PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI DESA SUMENGKO KECAMATAN DUDUK SAMPEYAN GRESIK

AHMAD KANZUL KHOIR, 131311123053 (2015) PENGARUH KONSUMSI BAWANG PUTIH TERHADAP PERUBAHAN KADAR KOLESTEROL PADA LANSIA DI DESA SUMENGKO KECAMATAN DUDUK SAMPEYAN GRESIK. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
FKP. N. 29-16 Kho p - HALAMAN DEPAN.pdf

Download (777kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
13. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (271kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
14. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (530kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
15. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (254kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
16. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (443kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
17. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (394kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
18. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
19. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (338kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
20. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (797kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kadar kolesterol yang tinggi merupakan suatu pemicu terjadinya penyakit degenaratif pada lansia. Beberapa Faktor penyebab peningkatan kadar kolesterol pada lansia dapat mengganggu proses metabolisme kolesterol, terutama pada proses ekskresi kolesterol yang dapat menyebabkan peningkatan kadar kolesterol pada lansia. Bawang putih (Allium Sativum) sebagai tanaman herbal mengandung beberapa komponen yang dapat menurunkan kadar kolesterol misalnya ajoene, dialyldysulfide atau dalam bentuk teroksidasi disebut allysin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konsumsi bawang putih dengan dosis 10 gram(sehari sekali) dan 15 gram(sehari dua kali) sebagai pembanding terhadap perubahan kadar kolesterol pada lansia dan perbedaan pengaruh antara keduanya. Penelitian ini menggunakan desain Quasy Eksperiment dan sampel diambil dari lansia yang mempunyai kadar kolesterol ≥200 mg/dl di Desa Sumengko Kecamatan Duduk Sampeyan Gresik. Variabel Independen adalah bawang putih yang disaring dosis 10 gram dan dosis 15 gram, variabel dependen adalah perubahan kadar kolesterol. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive sampling dan pasien yang bersedia ikut penelitian 14 responden dan dibagi 7 responden di kelompok perlakuan (10 gram) dan 7 orang di kelompok pembanding (15 gram). Hasil statistic menggunakan T-paired menunjukkan pengaruh yang signifikan dari konsumsi bawang putih 10 gram (sehari sekali) p=0,01, sedangkan konsumsi bawang putih 15 gram (sehari dua kali) tidak berpengaruh terhadap perubahan kadar kolesterol p=0,26. Hasil uji perbedaan kadar kolesteol akhir menggunakan Independent Sample Test antara perlakuan dan pembanding tidak ada perbedaan yang significant p=0,47 Tidak ada perbedaan yang signifikan antara konsumsi bawang putih 10 gram (sehari sekali) dengan 15 gram (sehari dua kali) perawat dapat merekomendasikan sediaan konsumsi bawang putih 10 gram ini sebagai terapi komplementer pada pengobatan hiperkolesterolemia. Diharapkan penelitian selanjutnya dapat lebih mengontrol perilaku dan gaya hidup responden.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKP. N. 29/16 Kho p
Uncontrolled Keywords: Lansia, Bawang putih, Kadar kolesterol pada lansia
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 13. Fakultas Keperawatan
Creators:
CreatorsEmail
AHMAD KANZUL KHOIR, 131311123053UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorYulis Setiya Dewi, S.Kep.,Ns.,M.NgUNSPECIFIED
ContributorErna Dwi Wahyuni, S.Kep.,Ns., M.KepUNSPECIFIED
Depositing User: sukartini sukartini
Date Deposited: 21 Apr 2016 02:08
Last Modified: 09 May 2016 06:46
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29615
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item