KONSTRUKSI SOSIAL TENTANG ABORSI (Deskriptif Kualitatif Tentang Makna Aborsi dan Reaksi di Kalangan Mahasiswi Surabaya)

MIRA DWITA SARI, 071114076 (2015) KONSTRUKSI SOSIAL TENTANG ABORSI (Deskriptif Kualitatif Tentang Makna Aborsi dan Reaksi di Kalangan Mahasiswi Surabaya). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
1. HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB 1)
2. BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 2)
3. BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
4. BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
5. BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
6. BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (440kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (223kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (3MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian yang berjudul Konstruksi Sosial Tentang Aborsi (Deskriptif Kualitatif Tentang Makna Aborsi dan Reaksi di Kalangan Mahasiswi Surabaya) bertujuan untuk mengetahui pemaknaan aborsi di kalangan mahasiswi, reaksi yang didapat dari keluarga dan lingkungan setelah melakukan aborsi, juga mengenai berbagai macam cara melakukan aborsi. Penelitian ini dilakukan di Surabaya dan menggunakan pendekatan kualitatif dengan paradigma interpretatif. Penelitian dilakukan dengan cara wawancara mendalam dengan lima mahasiswi sebagai subyek. Penelitian ini menggunakan teori konstruksi sosial dari Peter L. Berger and Thomas Luckmann untuk menganalisis hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi memiliki pemaknaan aborsi yang berbeda-beda, seperti halnya yang telah diungkap bahwa ada pemaknaan aborsi sebagai gaya hidup, aborsi sebagai hal yang wajar untuk dilakukan, aborsi sebagai pelanggaran, aborsi sebagai cara untuk bertahan hidup. Reaksi yang didapat dari keluarga dan lingkungan berupa kemaharahan, kekecewaan, dijauhi teman bahkan sahabat dan ada pula yang membantu mencari alternatif untuk melakukan aborsi. Kurangnya control orang tua dan lingkungan pergaulan di perkotaan menjadi pemicu banyaknya aborsi ilegal yang terjadi. Hal tersebut didukung pula dengan karakteristik masyarakat perkotaan individualis dan tidak mau ikut campur dalam urusan orang lain, sehingga mahasiswi yang melalukan aborsi merasa hal tersebut adalah permasalahan masing-masing individu.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB -KK-2 Fis.S.10/16 Sar k
Uncontrolled Keywords: konstruksi, makna, aborsi, mahasiswi.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM831-901 Social change
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MIRA DWITA SARI, 071114076UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
UNSPECIFIEDSepti Ariadi, Drs., MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tatik Poedjijarti
Date Deposited: 26 Apr 2016 03:18
Last Modified: 26 Apr 2016 03:18
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/29966
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item