ANALISIS KINERJA MESIN JALUR 5 DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN USULAN PERBAIKAN PADA PT WIJAYA KARYA BETON PASURUAN

DINAR AYU TUNJUNGSARI, 040810114 (2013) ANALISIS KINERJA MESIN JALUR 5 DENGAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN USULAN PERBAIKAN PADA PT WIJAYA KARYA BETON PASURUAN. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2013-tunjungsar-28636-5.abstr-k.pdf

Download (90kB)
[img] Text (fulltext)
3021.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (lampiran)
3021 lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

PT Wijaya Karya Beton merupakan produsen beton pracetak terbesar di Indonesia dengan pabrik-pabrik yang tersebar di seluruh pelosok Nusantara. Pada PT Wijaya Karya Beton PBB Pasuruan sendiri memiliki delapan jalur sesuai dengan produk yang diproduksi. PT Wijaya Karya Beton tidak terlepas dari masalah yang berkaitan dengan efektivitas mesin yang disebabkan oleh Six Big Losses. Oleh karena itulah diperlukan langkah-langkah yang efektif dan efisien dalam pemeliharaan mesin/peralatan untuk dapat menanggulangi dan mencegah masalah tersebut dengan menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE). Pengukuran OEE ini didasarkan pada pengukuran tiga rasio utama, yaitu (1) Availability ratio, (2) Performance ratio, dan (3) Quality ratio. Pengukuran ini dilakukan secara detail serta mengidentifikasi factor kerugian dan kerusakan yang terjadi (Six Big Losses) pada tiap-tiap bagian. Berdasarkan hasil perhitungan nilai Overall Equipment Effectiveness (OEE) pada jalur 5 menunjukkan bahwa proses produksi saat ini masih belum maksimal hal ini ditunjukkan oleh nilai rata-rata OEE masih berada dibawah standart JPIM. Hal ini dikarenakan untuk periode Januari – September 2012 nilai OEE berkisar antara 42,15% sampai dengan 75,36%. Dimana nilai OEE terbesar ada pada periode Januari 2012. Pada periode Januari – September 2012 nilai availability berkisar antara 83,53% sampai dengan 98,53%. Sedangkan nilai performance efficiency berkisar antara 47,67% sampai dengan 79,49% dan nilai rate of quality berkisar antara 97,12% sampai dengan 100%. Rata-rata nilai OEE pada jalur 5 periode Januari – September 2012 adalah 62,20%. Secara keseluruhan faktor yang mempengaruhi rendahnya nilai OEE six big losses pada periode Januari – September 2012 adalah reduced speed loss yaitu sebesar 1721,08 dengan presentase 87,41%.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 206/13 Tun a
Uncontrolled Keywords: OVERALL, EQUIPMENT EFFECTIVENESS
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD9680-9714 Mechanical industries Including electric utilities, electronic industries, and machinery
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsEmail
DINAR AYU TUNJUNGSARI, 040810114UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorFEBRIANA WURJANINGRUM, SE, MTUNSPECIFIED
Depositing User: mrs siti muzaroh
Date Deposited: 10 Dec 2013 12:00
Last Modified: 08 Jun 2017 15:51
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/3021
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item