TEKNIK PEMBENIHAN ABALON (Haliotis squamata) MENGGUNAKAN METODE RANGSANGAN PEMIJAHAN DI BALAI PRODUKSI INDUK UDANG UNGGUL DAN KEKERANGAN (BPIU2K) KABUPATEN KARANGASEM, PROVINSI BALI

HORRYATU SHOLEHA, 141211131202 (2015) TEKNIK PEMBENIHAN ABALON (Haliotis squamata) MENGGUNAKAN METODE RANGSANGAN PEMIJAHAN DI BALAI PRODUKSI INDUK UDANG UNGGUL DAN KEKERANGAN (BPIU2K) KABUPATEN KARANGASEM, PROVINSI BALI. Other thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img] Text (HALAMAN DEPAN)
1. HALAMAN DEPAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (482kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 1)
2. BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (84kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 2)
3. BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (584kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 3)
4. BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (89kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (BAB 4)
5. BAB IV.pdf

Download (272kB) | Preview
[img] Text (BAB 5)
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (73kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (92kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
8. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Abalon merupakan gastropoda laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Abalon memiliki kandungan protein tinggi sebesar 71,99%, lemak 3,2%, serat 5,6%, abu 11,11% dan kadar air 0,60%. Spesies ini dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan pendapatan masyarakat pesisir. Peningkatan permintaan abalon di dunia belum dapat dipenuhi karena pasokan abalon selama ini didapat dari hasil tangkapan alam. Permintaan pasar yang semakin meningkat menyebabkan penangkapan abalon di alam tidak dapat dikendalikan. Solusi yang tepat adalah meminimalkan penangkapan abalon di alam dan menerapkan sistem pembenihan yang tepat. Praktek Kerja Lapang ini dilakukan di Unit Kekerangan Balai Produksi Induk Udang Unggul dan Kekerangan (BPIU2K) Karangasem, Bali pada tanggal 12 Januari 2015 - 07 Februari 2015. Tujuan dari Praktek Kerja Lapang ini adalah untuk mengetahui cara pembenihan, kendala-kendala yang muncul, dan faktor-faktor yang perlu diperhatikan dalam proses pembenihan abalon serta mengetahui analisis usaha pembenihan tersebut. Metode kerja yang digunakan dalam Praktek Kerja Lapang ini adalah metode primer dan metode sekunder. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara, observasi, partisipasi aktif dan studi pustaka. Kegiatan pembenihan abalon meliputi pemeliharaan induk, pemijahan dan pemeliharaan benih. Abalon yang dibudidayakan adalah jenis Haliotis squamata. Kegiatan pemeliharaan induk dan pemeliharaan benih dilakukan pada bak fiber dan diberi pakan Gracillaria crassa, Ulva lactuca dan Ulva reticulata sedangkan pemeliharaan larva abalon dilakukan pada bak beton dan diberi pakan diatom Nitzschia sp. dan Chaetoceros sp. Pengamatan kualitas air dilakukan seminggu sekali dengan kualitas air rata-rata suhu sebesar 28oC-29oC, salinitas 30-31 ppt, pH 7 dan oksigen terlarut 4,87-5,24 ppm. Pemijahan abalon dilakukan sepanjang tahun yaitu setiap bulan gelap dan bulan purnama. Pemijahan abalon dilakukan menggunakan metode pure oksigen dengan cara mengeringkan induk abalon selama 30 menit kemudian menurunkan suhu sebesar 3oC dan mengembalikan pada suhu awal. Hal ini bertujuan untuk membuat induk stress. Induk yang digunakan selama Praktek Kerja Lapang adalah 4 jantan dan 8 betina. Dari induk tersebut diperoleh telur sebesar 1.475.000 telur tetapt tidak semua telur dapat berkembang menjadi larva karena terjadi kematian pada saat menetas. Pada fase larva diperoleh 1.150.000 telur yang telah menetas. Analisis usaha pembenihan abalon menunjukkan usaha yang layak untuk dijalankan dengan keuntungan yang dimiliki sebesar Rp 70.315.000,- per tahun dan modal dapat kembali dengan jangka waktu 19,2 bulan.

Item Type: Thesis (Other)
Additional Information: KKC KK PKL.PK.BP. 63-16 Sho t
Uncontrolled Keywords: Teknik Pembenihan, Abalon (Haliotis squamata), Metode Rangsangan Pemijahan
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling > SH1-691 Aquaculture. Fisheries. Angling > SH201-399 Fisheries > SH334.9-336.5 Fishery processing
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
HORRYATU SHOLEHA, 141211131202UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDMochammad Amin Alamsjah, Prof., Ir., M.Si., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Novita
Date Deposited: 04 May 2016 04:43
Last Modified: 04 May 2016 07:21
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30441
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item