PENGARUH INHERENT RISK, CONTROL RISK, DAN DETECTION RISK TERHADAP PENENTUAN BESARAN IMBAL JASA AUDIT

AHMAD MUHAJIR, 041211331032 (2016) PENGARUH INHERENT RISK, CONTROL RISK, DAN DETECTION RISK TERHADAP PENENTUAN BESARAN IMBAL JASA AUDIT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
hALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (bAB 1)
BAB 1 PENDAHULUAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB) | Request a copy
[img] Text (bAB 2)
BAB 2 TINJAUAN PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (446kB) | Request a copy
[img] Text (bAB 3)
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (414kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 4)
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (468kB) | Request a copy
[img] Text (BAB 5)
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (331kB) | Request a copy
[img] Text (DFATAR PUSTAKA)
DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (326kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Prosedur penilaian risiko adalah prosedur yang penting dalam melaksanakan audit, Prosedur penilaian risiko digunakan untuk menilai seberapa besar risiko audit yang dapat menyebabkan salah saji yang material. Prosedur penilaian risiko dinilai sangat penting dalam audit laporan keuangan karena titik berat audit laporan keuangan adalah menemukan salahsaji yang material atas laporan keuangan. Dalam menilai risiko, auditor mempertimbangkan 3 komponen risiko yaitu inherent risk, control risk, dan detection risk. Ketiga komponen risiko yang ditemukan auditor tersebut dapat dipertimbangkan oleh akuntan publik untuk membuat rencana dalam pekerjaan lapangan, seperti membuat anggaran waktu yang tepat untuk pekerjaan tersebut, berapa banyak jumlah auditor yang perlu diturunkan, ataupun memperluas cakupan audit dalam memperoleh bukti audit, sehingga dapat menentukan besaran imbal jasa audit. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik (KAP) di Surabaya dan Sidoarjo yang terdaftar dalam direktori IAPI tahun 2015. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah 86 orang auditor di Surabaya dan Sidoarjo. Variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu inherent risk, control risk, dan detection risk. Sedangkan variabel dependen yang digunakan dalam penelitian ini adalah besaran imbal jasa audit. Penelitian ini menggunakan uji t untuk melihat pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen dengan bantuan software SPSS 20. Hasil dari penelitian ini adalah, inherent risk dan control risk tidak berpengaruh pada penentuan besaran imbal jasa audit. Sedangkan detection risk berpengaruh pada penentuan besaran imbal jasa audit.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 A 77 16 Muh p
Uncontrolled Keywords: Inherent risk, control risk, detection risk, besaran imbal jasa audit
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5601 Accounting
H Social Sciences > HG Finance
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Akuntansi
Creators:
CreatorsEmail
AHMAD MUHAJIR, 041211331032UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEdi Subyakto,, Drs. M.Si., Ak., CPA.UNSPECIFIED
Depositing User: Turwulandari
Date Deposited: 04 May 2016 07:00
Last Modified: 04 May 2016 07:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30462
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item