ANALISIS TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA PENGGUNA KOMPUTER DI BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TIMUR

NIKENS KRISTINA RAHARJO, 101311123109 (2016) ANALISIS TINGKAT RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDER (MSDs) PADA PENGGUNA KOMPUTER DI BADAN PUSAT STATISTIK PROVINSI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
1. HALAMAN DEPAN.pdf

Download (678kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
2. BAB I .pdf
Restricted to Registered users only

Download (247kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
3. BAB II .pdf
Restricted to Registered users only

Download (865kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
4. BAB III .pdf
Restricted to Registered users only

Download (217kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
5. BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (355kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
6. BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
7. BAB VI.pdf
Restricted to Registered users only

Download (890kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VII)
8. BAB VII.pdf
Restricted to Registered users only

Download (208kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
9. DAFTAR PUSTAKA.pdf
Restricted to Registered users only

Download (230kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
10. LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Badan Pusat Statistik adalah lembaga pemerintah non kementrian yang bertanggung jawab langsung kepada presiden. BPS menuntut karyawannya untuk mampu menggunakan komputer dengan baik karena berkaitan dengan tingkat keakuratan, ketepatan dalam penginputan dan pengolahan data statistik. Penggunaan komputer yang cukup lama dan terus menerus (monoton) serta dilakukan pada posisi duduk dalam waktu yang lama, dapat berisiko mengalami keluhan muskoskeletal disorders (MSDs). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis tingkat risiko musculoskeletal disorders pada pekerja pengguna komputer di BPS Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan cross sectional. Data primer didapat dari hasil observasi, dokumentasi dan wawancara dengan responden, sedangkan data sekunder didapat dari instansi. Responden penelitian ini adalah 42 pengguna komputer. Data mengenai postur tubuh dianalisis dengan menggunakan metode RULA (Rapid Upper Limb Assessment), sedangkan data keluhan gangguan sistem Musculoskeletal dianalisis dengan metode NBM (Nordic Body Map). Hasil penelitian postur tubuh dengan metode RULA didapatkan bahwa pada tubuh bagian kanan sebagian besar memiliki risiko sedang yaitu 30 responden (71,4%) dan terdapat 12 responden (28,6%) berisiko tinggi. Sedangkan pada tubuh sebelah kiri sebagian besar juga memiliki risiko sedang yaitu sebanyak 31 responden (73,8%) dan 11 responden (26,2%) berisiko tinggi. Sedangkan keluhan gangguan sistem musculoskeletal dengan metode NMB didapatkan hasil 24 responden (57,1%) memiliki risiko sedang dan 18 responden (42,9%) memiliki risiko tinggi. Pihak instansi disarankan untuk memperbaiki dan memodifikasi stasiun kerja operator komputer seperti ketinggian meja, penempatan monitor, keyboard dan mouse sesuai antropometri pekerja, selain itu membiasakan untuk melakukan peregangan otot setiap satu jam sekali atau ketika rasa pegal mulai muncul ± 4 menit

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.73/16 Rah a
Uncontrolled Keywords: Pengguna komputer, Risiko MSDs, RULA, NBM
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG159-208 Functional and systemic disorders. Endocrine gynecology
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
NIKENS KRISTINA RAHARJO, 101311123109UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorAbdul Rohim Tualeka, Dr., Drs., M.Kes.UNSPECIFIED
Depositing User: sugiati
Date Deposited: 07 May 2016 02:32
Last Modified: 07 May 2016 02:32
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30494
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item