POTENSI SEDASI MINYAK ATSIRI DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) TERHADAP IKAN KOI (Cyprinus carpio)

ADE WAHYU PRATAMA, 140911082 (2016) POTENSI SEDASI MINYAK ATSIRI DAUN BANDOTAN (Ageratum conyzoides) TERHADAP IKAN KOI (Cyprinus carpio). Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text (BAB I PENDAHULUAN)
1. Bab I Pendahuluan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (361kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II TINJAUAN PUSTAKA)
2. Bab II Tinjauan Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (436kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III KERANGKA KONSEPTUAL DAN HIPOTESIS)
3. Bab III Kerangka Konseptual dan Hipotesis.pdf
Restricted to Registered users only

Download (369kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV NETODOLOGI PENELITIAN)
4. Bab IV Metodologi Penelitian.pdf
Restricted to Registered users only

Download (396kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN)
5. Bab V Hasil dan Pembahasan.pdf
Restricted to Registered users only

Download (433kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN)
6. Bab VI Kesimpulan dan Saran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (354kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR PUSTAKA)
7. 18 Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Registered users only

Download (377kB) | Request a copy
[img] Text (LAMPIRAN)
8. Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (830kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Perkembangan dunia perikanan khususnya ikan hias yang semakin tinggi sejalan dengan kebutuhan terhadap penyediaan ikan utamanya ikan koi, sehingga permintaannya meningkat. Arus penyediaan kebutuhan ini sudah menjangkau hingga mancanegara, karena itu proses transportasi sangat penting. Transportasi ikan berhubungan dengan metode pembiusan. Pembiusan ini dilakukan untuk menurunkan metabolisme atau keaktifan (sedative). Metabolisme yang tinggi selama transportasi dapat diminimalkan dengan menggunakan metode imotilisasi. Imotilisasi dapat dilakukan dengan menggunakan suhu rendah atau senyawa metabolik kimia maupun alami (Soedibya dan Pramono, 2006). Bahan antimetabolik alami yang dapat digunakan adalah tanaman bandotan (Ageratum conyzoides). Bandotan merupakan tanaman obat yang mengandung minyak atsiri dan saponin (Kardono, 2003). Pada bidang perikanan, untuk mengurangi stres pada ikan dan juga digunakan menenangkan serta penurunan keaktifan (sedative) atau obat analgesik yang digunakan pada hewan vertebrata (Neiffer and Stamper, 2009).Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui potensi sedasi pemberian minyak atsiri daun bandotan terhadap ikan koi (Cyprinus carpio). Penelitian dilakukan di Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga Surabaya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dilanjutkan dengan uji Jarak Berganda Duncan. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan koi dengan 9 perlakuan dan 3 ulangan. Konsentrasi minyak atsiri daun bandotan yang diberikan dalam penelitian yaitu A (kontrol), B (5 ppm), C (10 ppm), D (15 ppm), E (20 ppm), F (25 ppm), G (30 ppm), H (35 ppm), dan I (40 ppm). Parameter utama yang diamati adalah waktu pingsan, waktu pulih sadar dan tachiventilasi, sedangkan parameter pendukung yang diamati adalah suhu, pH, ammonia, dan oksigen terlarut (DO) dan mortalitas. Hasil analisis varian (ANAVA) menunjukkan bahwa setiap perlakuan minyak atsiri daun bandotan memberikan pengaruh terhadap waktu pingsan, waktu pulih sadar dan tachiventilasi (p<0,05). Rentang waktu pingsan tercepat pada perlakuan I saat menit ke- 27-30 dan rentang waktu pingsan terlama pada perlakuan D saat menit ke- 55. Rentang waktu pulih sadar tercepat pada perlakuan D saat menit ke- 5 dan rentang waktu pulih sadar terlama pada perlakuan I saat menit ke- 15-18. Rata-rata tachiventilasi tertinggi pada perlakuan A pada pengamatan menit ke- 60 (810 bit/5 menit) dan terendah pada I (343 bit/5 menit) pada pengamatan menit ke- 60. Berdasarkan pengukuran kualitas air yaitu suhu air antara 29-31oC, oksigen terlarut 6 ppm, pH berkisar 8-8,3 dan amoniak 0,02-0,27 mg/l.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK PK.BP.21/16 Pra p
Uncontrolled Keywords: minyak atsiri; daun bandotan; ikan koi
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL614-639.8 Fishes
V Naval Science
Divisions: 14. Fakultas Perikanan dan Kelautan
Creators:
CreatorsEmail
ADE WAHYU PRATAMA, 140911082UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorLaksmi Sulmartiwi, Dr., S.Psi., MP.UNSPECIFIED
ContributorBoedi Setya Rahardja, Ir., MP.UNSPECIFIED
Depositing User: Sulistiorini
Date Deposited: 09 May 2016 02:23
Last Modified: 02 May 2018 17:04
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30505
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item