KEHIDUPAN BURUH PETANI GARAM DI KECAMATAN PAKAL, KOTA SURABAYA PADA TAHUN 2015

PRIHANTONO PERDANA PUTRA, 070914018 (2016) KEHIDUPAN BURUH PETANI GARAM DI KECAMATAN PAKAL, KOTA SURABAYA PADA TAHUN 2015. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
AntonP_HalamanDepan.pdf

Download (552kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Bab1.pdf

Download (170kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Bab2.pdf

Download (152kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Bab3.pdf

Download (199kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Bab4.pdf

Download (111kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Bab5.pdf

Download (80kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_DaftarPust.pdf

Download (75kB) | Preview
[img]
Preview
Text
AntonP_Lampiran.pdf

Download (450kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Indonesia dikenal sebagai negara maritim yang antar wilayahnya dipisahkan oleh perairan yang luas. Hingga akhirnya bisa dimanfaatkan oleh penduduk daerah pesisir pantai untuk membuat garam sebagai salah satu bahan pangan. Di Surabaya terdapat tambak pengolahan garam yang dimiliki oleh juragan tambak garam dan dikelolaa oleh buruh petani garam asli Pakal maupun dari luar Pakal yang mayoritas berasal dari Madura. Penelitian ini bertujuan mengetahui yang menjadi alasan buruh petani garam non Pakal bermigrasi ke Pakal dan bagaimana kehidupannya baik secara ekonomi maupun secara sosial di Kecamatan Pakal, Surabaya Peneliti menggunakan metodologi kualitatif yang menghasilkan temuan data berupa narasi deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan cara purposive dan pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam (indepth interview) dan dokumentasi. Fokus dalam penelitian ini adalah apa yang menjadi alasan buruh petani garam non Pakal bermigrasi ke Pakal dan bagaimana kehidupannya baik secara ekonomi maupun secara sosial di Kecamatan Pakal, Surabaya. Dianalisis menggunakan kerangka teori migrasi Everett S. Lee dan Michael P. Todaro dan serta teori kesejahteraan sosial. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa alasan buruh petani garam non Pakal melakukan migrasi adalah atas dasar mengikuti keinginan keluarga, adanya rasa ingin mengadu nasib, dan serta di daerah asal yang masih melakukan praktik nepotisme terkait dengan pemilihan pekerja buruh petani garam di Madura. Dari segi kehidupan ekonomi parah buruh petani garam memenuhi kriteria sebagai keluarga yang cukup sejahtera. Dan dari segi sosialnya, mereka menunjukkan angka solidaritas yang tinggi terkait dalam satu kesamaan nasib sebagai buruh petani garam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK2 Fis.S.27/16
Uncontrolled Keywords: Migrasi, Kesejahteraan Sosial, Buruh Petani Garam.
Subjects: H Social Sciences > H Social Sciences (General) > H1-99 Social sciences (General)
Divisions: 07. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik > Sosiologi
Creators:
CreatorsEmail
PRIHANTONO PERDANA PUTRA, 070914018UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSutinah, Dra., MSUNSPECIFIED
ContributorKarnaji, S.Sos., M.SiUNSPECIFIED
Depositing User: Unnamed user with username agung
Date Deposited: 23 May 2016 06:40
Last Modified: 23 May 2016 06:40
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30614
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item