KEDUDUKAN SURROGATE SEBAGAI PENGGANTI TANDA TANGAN DAN SIDIK JARI PADA AKTA NOTARIS

MUHAMMAD TAQYUDDIN AKBAR, 031324253002 (2015) KEDUDUKAN SURROGATE SEBAGAI PENGGANTI TANDA TANGAN DAN SIDIK JARI PADA AKTA NOTARIS. Thesis thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (196kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf
Restricted to Registered users only

Download (153kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
BAB II.pdf
Restricted to Registered users only

Download (186kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (158kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (50kB) | Request a copy
[img] Text (DAFTAR BACAAN)
DAFTAR BACAAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (87kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian berjudul kedudukan surrogate sebagai pengganti tanda tangan dan sidik jari pada akta notaris, dengan membahas masalah bagaimanakah kekuatan hukum Surrogatepada akta notaris dan bagaimanakah pembuktian apabila terjadi pengingkaran terhadap Surrogate pada akta notaris. Penelitian dengan pendekatan undang-undang (StatuteApproach),pendekatankonseptual (ConceptualApproach) dan pendekatan kasus (case approach). Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan sebagai berikut: Kekuatan hukum Surrogate pada akta notaries belum bisa dikatakan sempurna, karena surrogate hanya merupakan keterangan tentang keadaan penghadap pada saat akta itu dibacakan dan karena sesuatu hal penghadap tidak dapat membubuhkan tanda , dan keterangan tersebut tidak cukup hanya dituangkan dalam akhir akta oleh Notaris.Akta yang dibuat oleh seorang notaries adalah akta otentik, dimana yang menjadi yang sempurna dimana dalam hal pembuktian dalam pengadilan hakim harus menilai bahwa perbuatan yang terdapat, sepanjang dapat dibuktikan sebaliknya. Dalam hal adanya pengingkaran atas kebenaran dari Surrogate oleh salah satu pihak yang merasa dirugikan haknya yang bertujuan untuk membua takta tersebut menjadi tidak sah, harus berdasarkan putusan pengadilan yang d iawali dengan gugatan dan tanggungjawab dari pembuktian terhadap suatu akta otentika pada pihak yang mendalilkan atau yang mengajukan gugatan.

Item Type: Thesis (Thesis)
Additional Information: KKB KK-2 TMK.23/16 Akb k
Uncontrolled Keywords: Kedudukan surrogate, pengganti tanda tangan dan sidik jari, akta notaries
Subjects: K Law > KB Religious law in general > KB1-4855 Religious law in general. Comparative religious law. Jurisprudence > KB400-4855 Interdisciplinary discussion of subjects > KB479 Private law (General)
Divisions: 03. Fakultas Hukum > Magister Kenotariatan
Creators:
CreatorsEmail
MUHAMMAD TAQYUDDIN AKBAR, 031324253002UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorNurwahjuni, S.H., M.H.,UNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 23 May 2016 09:05
Last Modified: 23 May 2016 09:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30619
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item