PERBEDAAN KERUSAKAN KULIT PERIILEOSTOMA ANTARA PENGGUNAAN KANTONG ILEOSTOMA DENGAN SKIN BARRIER TEMPURUNG KELAPA DAN PLASTIK, MELALUI ANALISIS ELA-1, IgG, IL-4, CD-8, MMP-8 DAN SKOR DRAIZE

VICKY SUMARKI BUDIPRAMANA, 099 (2008) PERBEDAAN KERUSAKAN KULIT PERIILEOSTOMA ANTARA PENGGUNAAN KANTONG ILEOSTOMA DENGAN SKIN BARRIER TEMPURUNG KELAPA DAN PLASTIK, MELALUI ANALISIS ELA-1, IgG, IL-4, CD-8, MMP-8 DAN SKOR DRAIZE. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text
gdlhub-gdl-s3-2010-budipraman-10780-abstrak-9.pdf

Download (18kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Kasus penyakit saluran cerna yang memerlukan pembedahan ileostomi semakin meningkat dan bahkan digunakan sebagai pengganti kolostomi, karena dalam beberapa hat justru ileostomi lebih menguntungkan daripada kolostomi. Walaupun angka kejadian kerusakan kulit periileostoma lebih besar pada ileostomi daripada kolostomi, namun apabila perawatannya sempurna maka kerusakan kulit tersebut dapat dicegah, sehingga ileostomi lebih merupakan pilihan bagi ahli bedah maupun penderita. Keuntungan ileostomi dibandingkan dengan kolostomi adalah kebersihan Iebih terjaga, tidak berbau feses, ekskreta masih cair sehingga kemungkinan terjadi impaksi feses pada stoma lebih kecil, dan apabila dilakukan pembedahan lagi untuk menutup ileostomi, maka prosedurnya lebih mudah. Beberapa penderita yang kurang mampu, menggunakan tempurung kelapa yang hanya ditelungkupkan saja pada kulit peristoma dan ditahan dengan sabuk untuk menampung ekskreta, ternyata tidak terjadi kerusakan kulit yang nyata walaupun telah dipakai dalam jangka waktu lama. Pengalaman pribadi peneliti menggunakan skin barrier tempurung kelapa pada kantong ileostoma, ternyata kerusakan kulit yang timbul hanya minimal. Berdasarkan hal tersebut peneliti berpendapat bahwa tempurung kelapa dapat dipakai sebagai skin barrier, sehingga beberapa penderita ileostoma dianjurkan untuk rnemakai kantong ileostoma yang menggunakan skin barrier tempurung kelapa. Temyata pada pengamatan klinis, penderita yang menggunakan kantong ileostoma dengan skin barrier tempurung kelapa memberikan reaksi kerusakan kulit yang minimal bila dibandingkan dengan penderita yang menggunakan kantong ileostoma dengan skin barrier plastik. Penurunan reaksi iritasi kulit pada pengguna kantong ileostoma yang dibuat dari tempurung kelapa, sampai saat ini belum jelas. Berdasarkan hal tersebut peneliti melakukan uji pada dua kelompok penderita yaitu kelompok penderita yang menggunakan kantong ileostoma dengan skin barrier tempurung kelapa sebanyak 7 kasus dan penderita yang menggunakan kantong ileostoma dengan skin barrier plastik 7 kasus. Lima belas hari setelah penggunaan kantong ileostoma, diukur beberapa variabel yaitu Elastase pankreas-1, sel plasma penghasil IgG, limfosit penghasil IL-4, limfosit CD-8, netrofil penghasil MMP-8 dan derajat kerusakan kulit periileostoma. Selanjutnya dilakukan uji statistik dengan MANOVA, t-test dan uji korelasi. Hasil yang diperoleh : Elastase pankreas-1, sel plasma penghasil IgG, netrofil penghasil MMP-8 dan derajat kerusakan kulit periileostoma menunjukkan suatu perbedaan yang bermakna (p<0.05), yaitu pada pengguna kantong ileostoma dengan skin barrier tempurung kelapa, menimbulkan kerusakan kulit lebih kecil daripada pengguna kantong ileostoma dengan skin barrier plastik. Sedangkan limfosit penghasil IL-4 dan limfosit CD-8 pada kedua kelompok tersebut tidak menunjukkan suatu perbedaan yang bermakna (p>0.05). Pada uji korelasi, ternyata IgG meinpunyai peranan yang paling besar (r =0.756) pada proses kerusakan kulit periileostoma penderita yang menggunakan kantong ileostoma dengan skin barrier plastik. Kesimpulan penelitian ini adalah penggunaan kantong ileostorna tempurung kelapa dapat mengurangi derajat kerusakan kulit periileostoma melalui peranan IgG yang berlanjut ke reaksi komplek imun. Kebocoran enzim elastase pankreas- I (ELA-1) dan MMP-8 berbeda pada kedua kelompok, sedangkan peranan IL-4 dan CD-8 belum jelas. Mengacu dari basil penelitian ini, maka perlu dikembangkan pemanfaatan limbah tempurung kelapa sebagai skin barrier pada kantong ileostonra, karena harga yang murah, bahan mudah diperoleh dan menimbulkan efek samping yang minimal. (File fulltext tidak ada, mohon lihat langsung ke Koleksi Disertasi)

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 01 / 09 Bud p
Uncontrolled Keywords: Coconut shell skin barrier, plastic skin barrier
Subjects: R Medicine > RD Surgery > RD520-599.5 Surgery by region, system, or organ
R Medicine > RZ Other systems of medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
VICKY SUMARKI BUDIPRAMANA, 099UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
UNSPECIFIEDDaddy M.Soebadi, Prof. Dr., dr., SpBUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 31 May 2016 23:55
Last Modified: 01 Jun 2016 00:22
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30768
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item