ANALISIS SPASIAL FAKTOR RISIKO PNEUMONIA PADA BALITA DI PROVINSI JAWA TIMUR

SULIS SUSANTI, 101211123132 (2015) ANALISIS SPASIAL FAKTOR RISIKO PNEUMONIA PADA BALITA DI PROVINSI JAWA TIMUR. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (HALAMAN DEPAN)
HALAMAN DEPAN.pdf

Download (196kB) | Preview
[img] Text (BAB I)
13 BAB 1.pdf
Restricted to Registered users only

Download (106kB) | Request a copy
[img] Text (BAB II)
14 BAB 2.pdf
Restricted to Registered users only

Download (188kB) | Request a copy
[img] Text (BAB III)
15 BAB 3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (64kB) | Request a copy
[img] Text (BAB IV)
16 BAB 4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (110kB) | Request a copy
[img] Text (BAB V)
17 BAB 5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (368kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VI)
18 BAB 6.pdf
Restricted to Registered users only

Download (103kB) | Request a copy
[img] Text (BAB VII)
19 BAB 7.pdf
Restricted to Registered users only

Download (77kB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (DAPUS)
20 DAPUS.pdf

Download (68kB) | Preview
[img] Text (LAMPIRAN)
21 LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pneumonia merupakan penyakit infeksi menular dan menjadi penyebab utama kematian pada balita di dunia. Di Jawa Timur Target cakupan penemuan penderita pneumonia balita pada tahun 2012 adalah sebesar 80%, dari 38 kabupaten/kota yang mencapai target hanya 3 (tiga) kabupaten/kota. Banyak faktor yang menyebabkan pneumonia pada balita. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor pneumonia pada balita di Jawa Timur tahun 2012 secara spasial. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian non reaktif dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan mengamati data pada variabel imunisasi campak, gizi buruk, cakupan vitamin A, perilaku hidup bersih dansehat (PHBS), rumah sehat. Uji statistika yang digunakan adalan uji Moran’I dan LISA pada program Geoda. Hasil analisis menunjukkan bahwa variabel yang signifikan adalah PHBS (p=0,0307). Kesimpulan yang dapat ditarik adalah faktor yang mempunyai kuat hubungan paling dominan dengan pneumonia pada balita adalah variabel PHBS dengan nilai Moran’s I sebesar 0,223804 memiliki hubungan autokorelasi spasial bivariat positif. Faktor pneumonia pada balita di Jawa Timur yang telah diteliti secara umum tidak berpengaruh secara spasial. Sehingga intervensi yang diberikan tidak bisa dilakukan dengan program yang sama tergantung pada wilayah kabupaten/kota masing-masing.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKC KK FKM.110/16 Sus a
Uncontrolled Keywords: Analisis Spasial, Pneumonia, Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS)
Subjects: R Medicine > RG Gynecology and obstetrics > RG1-991 Gynecology and obstetrics > RG500-991 Obstetrics > RG940-991 Maternal care. Prenatal care services
Divisions: 10. Fakultas Kesehatan Masyarakat
Creators:
CreatorsEmail
SULIS SUSANTI, 101211123132UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorRachmah Indawati, SKM.,MKMUNSPECIFIED
Depositing User: Guruh Haris Raputra
Date Deposited: 02 Jun 2016 06:54
Last Modified: 13 Aug 2017 15:45
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/30859
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item