IMUNOREGULASI TH 1, TREG DAN TH2 MELALUI TLR2 DAN TLR4 OLEH PROBIOTIK LGG DAN Lactobacillus plantarum IS-10506 DALAM PENURUNAN REAKSI ALERGISTUDI EKSPERIMENTAL PADA MENCIT COBA

ANANG ENDARYANTO, 090415480 D (2007) IMUNOREGULASI TH 1, TREG DAN TH2 MELALUI TLR2 DAN TLR4 OLEH PROBIOTIK LGG DAN Lactobacillus plantarum IS-10506 DALAM PENURUNAN REAKSI ALERGISTUDI EKSPERIMENTAL PADA MENCIT COBA. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2008-endaryanto-6978-disk01-k.pdf

Download (487kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2008-endaryanto-6978-disk01-i.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Alergi adalah penyakit yang dapat menimbulkan berbagai masalah mulai dari yang ringan sampai berat. Eliminasi alergen tidak praktis dan efektivitasnya terbatas. Berbagai uji klinik telah membuktikan kemampuan probiotik menurunkan reaksi alergi. Namun sejauh ini mekanisme penurunan reaksi alergi karena probiotik belum jelas. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan mekanisme dan keterlibatan Toll-like Receptor (TLR) 2 dan 4 dalam penurunan reaksi alergi oleh probiotik Lactobacillus rhamnosus GG (LGG) dan Lactobacillus plantarum IS-10506 (LIS). Pada penelitian eksperimental dengan disain faktorial ini, subyek penelitian (mencit Balb/c jantan) dibagi menjadi 9 kelompok dengan alokasi random dan disensitisasi dengan OVA. Variabel bebas dari penelitian ini adalah perlakuan dengan probiotik (LGG, LIS dan plasebo) dan inhibitor TLR (PD98059, LY294002 dan plasebo). Pengaruh dari perlakuan tersebut diamati melalui variabel tergantung yaitu aktivasi imunitas innate (TLR2, TLR4, NF-kB p65, NF-kBp105/p50); aktivasi imunitas adaptif (IFN- , IL-2, IL-4, IL-5, TGF- dan IL-10, IgG2a, IgA, IgE serum spesifik OVA, IgA ileum spesifik OVA dan IgEtotal); dan reaksi alergi (histamin dan skor gejala). Melalui pemeriksaan imunohistokimia, ekspresi TLR2, TLR4, NF- #954;B p65, dan NF- #954;B p105/p50 serta produksi sitokin IFN- , IL-2, IL-4, IL-5, TGF- dan IL-10 dideteksi dengan antibodi monoklonal masing-masing. Kadar IgE, IgG2a, IgA serum dan ileum spesifik OVA dideteksi dengan metode Indirect ELISA. Kadar IgE total dideteksi dengan metode Sandwich ELISA. Kadar histamin diukur dengan metode Competitive ELISA. Proposal penelitian ini telah mendapatkan penilaian dan pengesahan kelaikan etik dari Komisi Etik (Animal Care and Use Committe) Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga. Setelah sensitisasi OVA terakhir, mencit yang mendapat probiotik LGG dan LIS tidak mengalami reaksi alergi yang parah dan fatal, sedangkan kelompok kontrol mengalami reaksi tersebut. Pada kelompok LGG dan LIS terjadi modulasi respons imun innate dan adaptif yang signifikan bila dibandingkan dengan kelompok kontrol, kecuali pada IL-4 dan IgE total. Pada kelompok kontrol terdapat respons imun innate yang rendah, respons imun adaptif yang didominasi TH2 (TH 1 <Treg <TH2) dan reaksi alergi (yang ditandai oleh histamin dan skor gejala yang tinggi) sebagai akibat degranulasi sel mast. Pada kelompok LGG terjadi aktivasi respons imun innate yang disertai oleh respons imun adaptif seimbang (TH1=Treg =TH2) serta kadar histamin dan skor gejala yang rendah. Pada kelompok LIS terjadi aktivasi respons imun innate yang disertai oleh respons imun adaptif yang didominasi TH1 (TH1>Treg>TH2) serta kadar histamin dan skor gejala yang rendah. Pemberian probiotik LGG dan LIS tidak menurunkan TH2. Pada kasus ini, TH2 tetap meningkat, namun peningkatannya dimbangi oleh kenaikan TH1 dan Treg untuk mencapai keseimbangan baru. Efek interaksi yang ada antara variabel perlakuan probiotik (LGG, LIS dan plasebo) dengan variabel inhibitor TLR (PD98059, LY294002 dan plasebo) pada respons imun innate, respons imun adaptif dan reaksi alergi membuktikan bahwa ada keterlibatan TLR2 dan TLR4 dalam penurunan reaksi alergi oleh probiotik LGG dan LIS. Simpulan penelitian ini adalah probiotik LGG dan LIS melibatkan TLR2 dan TLR4 dalam penurunan reaksi alergi melalui aktivasi TH1, Treg, dan pembentukan keseimbangan barn TH 1 -TH2. Ini adalah laporan penelitian in vivo pertama yang menggunakan hewan coba konvensional dan inhibitor TLR untuk menjelaskan keterlibatan TLR2 dan TLR4 dalam menurunkan reaksi alergi oleh probiotik LGG dan LIS.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 01/08 End i
Uncontrolled Keywords: Probiotics, Toll-like Receptor 2 and 4, Allergic Reactio
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
R Medicine > RC Internal medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ANANG ENDARYANTO, 090415480 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorSubijanto Marto Sudarmo, Prof., Dr., dr., Sp.A(K)UNSPECIFIED
ContributorSuhartono Taat Putra, Prof. Dr., dr., MSUNSPECIFIED
ContributorInggrid S. Surono, Dr., Ir., M.ScUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 2016
Last Modified: 11 Jun 2017 15:20
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31850
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item