PERAN SITOKIN IL-1 beta, TNF alfa, IL-8, IL-4 DAN TGF beta 1 PADA STROKE ISKEMIK :Suatu Pendekatan Imunopatobiologi

SUROTO, 099712391 D (2001) PERAN SITOKIN IL-1 beta, TNF alfa, IL-8, IL-4 DAN TGF beta 1 PADA STROKE ISKEMIK :Suatu Pendekatan Imunopatobiologi. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-suroto-5281-disk11-t.pdf

Download (501kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-suroto-5281-disk11-3.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Stroke semakin penting sebagai salah satu masalah kesehatan di Indonesia. Menurut data di Amerika Serikat, insidens stroke adalah sekitar 500.000 orang setiap tahun, dan prevalensinya adalah sekitar 800 per 10.000 penduduk. Meskipun banyak penderita stroke iskemik tertolong, namun banyak yang mengalami kecacatan sehingga menganggu kwalitas hidup. Secara umum hal ini akan mempengaruhi produktivitas tenaga kerja, dan memerlukan biaya perawatan yang sangat tinggi. Berbagai usaha untuk pencegahan maupun penyembuhan stroke iskemik sudah diusahakan. Tetapi sampai scat ini hasilnya masih belum memuaskan. Karena itu masih banyak penelitian diperlukan bagi usaha pencegahan maupun penanganan stroke iskemik. Penanganan stroke pada beberapa hari pertama serangan stroke iskemik adalah sangat penting, karena masih ada kemungkinan bagi jaringan otak yang iskemik didaerah penumbra untuk kembali berfungsi normal, sehingga perluasan infark dapat dicegah. Beberapa peneliti melaporkan berbagai penemuan yang berhubungan dengan terjadinya mekanisme kerusakan serebral setelah terjadi iskemia jaringan. Adanya penemuan tentang peranan dan mekanisme inflamasi pada kerusakan saraf iskemik, memberikan peluang adanya target baru bagi intervensi terapi terhadap stroke iskemik. Respons inflamatorik pada stroke iskemik merupakan suatu proses penting yang mempengaruhi perjalanan stroke pads fase akut. Unsur inflamasi berupa unsur seluler seperti netrofil dan unsur molekuler seperti sitokin. Masalah yang belum jelas adalah peran sitokin pada stroke iskemik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap peran sitokin IL-1 beta, TNF alfa, IL-8, IL-4 dan TGF beta 1 pada stroke iskemik. Peran sitokin diteliti dengan menganalisis perbedaan kadar sitokin tersebut pads kelompok kasus stroke iskemik dan kelompok kontrol non stroke dengan faktor resiko, serta perbedaan kadar sitokin tersebut pada kelompok kasus stroke iskemik dan kelompok kontrol non stroke tanpa faktor risiko. Kelompok kasus stroke yang terdiri dari 23 orang penderita 50-70 tahun dibandingkan dengan 23 orang kelompok kontrol dengan faktor risiko dan 23 orang kelompok kontrol tanpa faktor risiko. Dilakukan matching dari ketiga kelompok dalam hal umur, jenis kelamin dan ras. Disamping dengan matching, homogenitas faktor risiko antara kelompok kasus stroke dan kelompok kontrol dengan faktor risiko diuji dengan Fisher s exact test, yang ternyata homogen. Sedang pada kelompok kelompok kontrol tanpa faktor risiko memang dipilih subyek yang tidak mempunyai faktor risiko. Kadar sitokin diukur dengan tehnik ELISA pada darah vena perifer dari masing¬masing subyek. Pada kelompok kasus stroke, pengambilan darah dilakukan pada hari ketiga serangan. CT scan kepala tanpa kontras dilakukan pada hari keempat untuk konfirmasi adanya infark serebri. Pada uji perbedaan kadar lima sitokin IL-I beta, TNF alfa, IL-8, IL-4 dan TGF beta 1 pada stroke iskemik dan kontrol non stroke dengan faktor risiko maupun kontrol non stroke tanpa faktor risiko, dilakukan analisis multivariat untuk melihat peran sitokin secara bersama antar kelompok. Analisis diskriminan dilakukan untuk melihat sitokin yang merupakan diskriminator. Kontribusi fungsi sitokin diskriminator tersebut didapat dari perkalian kadar sitokin dengan koefisien diskriminan Fisher. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peran perbedaan yang bermakna dari kadar lima sitokin secara bersama antara kelompok stroke dan kelompok kontrol dengan faktor risiko. Tiga diskriminator yang muncul pada analisis diskriminan adalah IL-1 beta, TNF alfa serta IL-8. Diskriminator yang paling kuat adalah IL-8, karena yang muncul pertama kali pada analisis (step I included in the analysis). Hasil juga menunjukkan adanya perbedaan yang bermakna dari kadar lima sitokin secara bersama antara kelompok stroke dan kelompok kontrol tanpa faktor risiko. Ada empat diskriminator yang muncul pada analisis diskriminan yaitu IL-1 beta, TNF alfa, IL-8 serta TGF beta 1. Diskriminator yang paling kuat juga IL-8. Pada grafik pola kontribusi fungsi kelompok kasus stroke dan kelompok kontrol tanpa fakor risiko, didapati peran protektif dari TGF beta I. Penemuan ini menyokong adanya peran dari inflamasi pada patogenesis stroke iskemik, dan menunjukkan adanya peningkatan sitokin pro-inflamatorik (IL-1 beta dan TNF alfa) serta penekanan sitokin anti-inflamatorik (IL-4 dan TGF beta 1). Ini kemungkinan juga berarti aktivasi Thl dan supresi Th2 serta Th3. Sitokin IL-8 didapati sebagai diskriminator paling kuat. Disamping itu, pada kelompok kasus stroke didapat hubungan yang bermakna antara kadar IL-8 dengan luas infark. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa IL-8 dapat dipakai sebagai indikator bagi beratnya stroke iskemik pada awal serangan. Masih perlu dikembangkan lagi penelitian tentang pemanfaatan dari sistem sitokin pada stroke iskemik akut seperti agonist IL-8, IL-8 receptor antagonist (IL-8ra), atau antibodi monoklonal terhadap IL-8; Penelitian lain yang perlu adalah tentang peran protektif dari TGF beta 1. Juga penelitian mengenai penanganan proses inflamasi cara lain, termasuk pemanfaatan antibodi antinetrofil pada stroke iskemik.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 02/02 Sur p
Uncontrolled Keywords: Ischemic stroke — role of cytokines — risk factor
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC0321 Neuroscience. Biological psychiatry. Neuropsychiatry
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
SUROTO, 099712391 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorP.G. KONTHEN, Prof., Dr., dr., Sp.PD(K.I)UNSPECIFIED
ContributorABOE AMAR JOESOEF, Prof., Dr., dr., Sp.S(K)UNSPECIFIED
ContributorUNSPECIFIEDUNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 07 Jun 2016 04:42
Last Modified: 14 Jun 2017 15:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31854
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item