KOMPONEN MOLEKUL APOLIPOPROTEIN(a) (BM ISOFORM,AFINITAS LBS1, AFINITAS LBS2) SEBAGAI PENENTU FAKTOR RESIKO INFARK MIOKAR AKUT (IMA) PREMATUR

TINNY ENDANG HERNOWATI, 099913639 D (2007) KOMPONEN MOLEKUL APOLIPOPROTEIN(a) (BM ISOFORM,AFINITAS LBS1, AFINITAS LBS2) SEBAGAI PENENTU FAKTOR RESIKO INFARK MIOKAR AKUT (IMA) PREMATUR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2008-hernowatit-6925-disk02-k.pdf

Download (500kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2008-hernowatit-6925-disk02-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penyakit Jantung Koroner (PJK) atau lebih dikenal dengan penyakit jantung aterotrombosis merupakan salah satu penyebab kematian terbesar baik di negara maju maupun negara berkembang. Faktor risiko konvensional seperti hiperlipidemia, hipertensi, diabetes mellitus, merokok, obesitas didapatkan hanya 50% dari PJK, sedangkan 50% nya lagi belum diketahui dengan jelas. Lipoprotein(a) adalah varian LDL yang merupakan faktor resiko independen yang bersifat herediter dan merupakan faktor resiko untuk terjadinya penyakit jantung koroner (PJK), tetapi mekanisme terjadinya aterosklerosis karena faktor resiko 1p(a) sampai sekarang masih belum jelas. Di sisi lain, dibuktikan bahwa pada ras Afrika-Amerika walaupun kadar 1p(a) tinggi tetapi kejadian penyakit jantung koroner tidak meningkat. Partikel 1p(a) selain terdiri Bari LDL yang aterogenik juga mengandung molekul apo(a) yang bersifat trombogenik merupakan faktor risiko terjadinya PJK yang penting terutama pada PJK prematur (usia < 45 tahun). Beberapa peneliti menyatakan besamya kadar 1p(a) berbanding terbalik dengan besarnya isofonn molekul apo(a), tetapi pendapat ini masih kontroversi. Penelitian lain menyatakan juga adanya hubungan terbalik antara hambatan ikatan plasminogen oleh apo(a) dengan besarnya isoform molekul apo(a). Sampai sekarang masih terdapat perbedaan pendapat tentang kadar 1p(a), besarnya isoform molekul apo(a) atau besar kecilnya afinitas molekul apo(a) terhadap fibrin / fibrinogen yang dapat menjadi prediktor terjadinya PJK. Nilai prediksi 1p(a) sebagai faktor resiko pada penyakit jantung selain tergantung pada konsentrasi relatif isoform apo(a) juga tergantung pads besarnya afinitas terhadap fibrin. Besarnya afinitas apo(a) terhadap fibrin ini ditentukan oleh peranan lysine binding site. Penelitian ini merupakan suatu penelitian observasional analitik dengan tujuan mengetahui hubungan antara kadar lipoprotein(a), fenotip isoform apo(a), afinitas LBS I dan LBS2 terhadap fibrin serta galnbaran molekul apo(a) dengan infark miokar akut (IMA) prematur untuk mendapatkan penentu faktor risiko partikel lipoprotein(a) terhadap terjadinya infark miokar akut (IMA) prematur. Subyek penelitian adalah 52 orang laki-laki, penderita IMA, usia 30 – 45 tahun. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Laboratorium Biomedik FK.UNIBRAW Malang, Laboratorium TDC FK UNAIR Surabaya. Waktu penelitian dimulai tahun 2002 sampai dengan 2006. Masing-masing subyek dilakukan pengukuran kadar 1p(a), penentuan isoform apo(a) dengan Western blot, penentuan afinitas LBS I, amplifikasi DNA dengan Polymerase Chain Reaction (PCR), sekuensing DNA, dan penentuan urutan asam amino LBS 1 dan LBS2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar lipoprotein(a) pada kelompok IMA lebih tinggi (45.56 ± 19.12 mg/dl) daripada kelompok non IMA (17.63 ± 4.84 mg/dl). (p = 0.00). Berat molekul isoform apo(a) kelompok IMA (521.68t171.64kDa) lebih kecil dibandingkan berat molekul isofom apo(a) kelompok non IMA (644.68± 126.95 kDa). Besarnya afinitas LBS 1 terhadap fibrin pada kelompok IMA (26.45±9.18 nM) lebih tinggi daripada kelompok non 1MA (15.09 ± 6.94 nM) (p=0.035). Demikian jugs pada LBS2, besar afinitas LBS2 terhadap fibrin pada kelompok IMA (48.73±4.58 nM) lebih besar dibanding kelompok non IMA (3503 ± 4.15 nM) (p=0.000). Hasil analisis statistik melalui uji korelasi Spearman menunjukkan ada hubungan antara besarnya kadar lipoprotein(a) dengan IMA (r = 0.712, p = 0.000). Terdapat hubungan antara kadar 1p(a) dengan afinitas LBS1 (r = 0.431, p = 0.000) dan afinitasLBS2 (r= 0.784, p= 0.000). Ada hubungan terbalik antara kadar Ip(a) dengan BM isoform (r= -0.292, p= 0.003). Ada hubungan terbalik antara BM isoform apo(a) dengan IMA (r = -0.265, p = 0.007), antara BM isoform apo(a) dengan afinitas LBS 1 (-0.197, p = 0.045) dan antara BM isoform apo(a) dengan afinitas LBS2 (r = -0.320, p = 0.001). Ada hubungan antara IMA dengan afinitas LBS1 (r = 0.228, p= 0.020), afinitas LBS2 (r = 0.908, p= 0.000), maupun antara afinitas LBS1 dengan afinitas LBS2 (r = 0.282, p = 0.004). Afinitas LBS2 yang merupakan salah satu komponen molekul apo(a) mempunyai hubungan yang paling kuat dengan terjadinya IMA prematur (expB = 4.009). Pada kringel IV-5 dan kringel IV-7 dengan afinitas LBS2 rendah didapatkan penggantian asam amino domain LBS2. Pada kringel IV-6 dan kringel IV-10 dengan afinitas LBS I rendah didapatkan penggantian asam amino domain LBS 1. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa peningkatan kadar 1p(a), penunman BM isoform apo(a), peningkatan afinitas LBS1 dan peningkatan afinitas LBS2 akan meningkatkan terjadinya IMA prematur. Urutan basa nekleotida I asam amino domain LBS menentukan besarnya afinitas LBS terhadap fibrin. Lysine binding site pada Kringel IV-10 dan kringel IV-6 molekul apolipoprotein(a) berperan sebagai domain LBS 1, sedangkan Lysine binding site pada kringel IV–5 dan kringel IV–7 lebih berperan sebagai domain LBS2. Besarnya afinitas LBS2 terhadap fibrin lebih berperan sebagai peuentu faktor resiko terjadinya IMA prematur.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 02/08 Her k
Uncontrolled Keywords: Lipoprotein(a), apo(a) isoform, LBS1, and LBS2
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC666-701 Diseases of the circulatory (Cardiovascular) system
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
TINNY ENDANG HERNOWATI, 099913639 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPurnomo Suryohudoyo, Prof., drUNSPECIFIED
ContributorDjanggan Sargowo, Prof., Dr.,dr., SpPD, SpJK (K)UNSPECIFIED
ContributorF.M. Judajana, Dr.,dr.,SpPK(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Ika Rudianto
Date Deposited: 07 Jun 2016 06:02
Last Modified: 09 Jun 2017 19:06
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31858
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item