PENGARUH PERTEMUAN INTENSIF TERPADU TERHADAP MUTU PELAYANAN MEDIK: PERUBAHAN PADA DOKTER DAN KINERJA RUANG RAWAT INAP SETELAH PEMBERIAN UMPAN BALIK DALAM PERTEMUAN INTENSIF TERPADU DI UPF PENYAKIT DALAM RSUD DR SOETOMO SURABAYA: PENELITIAN EKSPERIMEN KWASI

SUHARTO, - (2005) PENGARUH PERTEMUAN INTENSIF TERPADU TERHADAP MUTU PELAYANAN MEDIK: PERUBAHAN PADA DOKTER DAN KINERJA RUANG RAWAT INAP SETELAH PEMBERIAN UMPAN BALIK DALAM PERTEMUAN INTENSIF TERPADU DI UPF PENYAKIT DALAM RSUD DR SOETOMO SURABAYA: PENELITIAN EKSPERIMEN KWASI. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

Full text not available from this repository.
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Mutu pelayanan medik saat ini kadang-kadang belum dapat dicapai dengan kegiatan penjagaan dan peningkatan mutu pelayanan medik yang telah dilakukan. Umpan batik kinerja yang diberikan pada Dokter Provider tidak selalu memberi hasil yang diharapkan. Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh Pertemuan Intensif Terpadu (PIT) terhadap mutu pelayanan medik, dalam kaitan perubahan pada dokter provider dan kinerja ruang rawat inap setelah pemberian Umpan Balik di dalam PIT. Perubahan pada Dokter Provider yang diteliti adalah (1) sikap terhadap kegiatan dalam Program Penjagaan Mutu Pelayanan Medik, (2) motivasi kerja, (3) pengetahuan mutu pelayanan medik, (4) persepsi kemampuan pemecahan masalah mutu serta (5) persepsi hambatan kerja. Kinerja pelayanan medik rumah sakit yang di ukur adalah : (1) lama rawat inap, (2) angka kematian, (3) angka infeksi nosokomial serta (4) kepuasan pasien. PIT adalah pertemuan khusus di Ruang Rawat Inap yang diikuti oleh Dokter Provider. Umpan Balik, informasi mutu pelayanan medik, dan informasi pemecahan masalah menjadi masukan substansi utama. Proses kelompok dan proses pengambilan keputusan partisipasif menjadi proses utam PIT. Metode penelitian yang dipergunakan adalah eksperimen kwasi. Untuk mengetahui pengaruh PIT terhadap perubahan sikap, motivasi, pengetahuan, persepsi kemampuan pemecahan masalah dan persepsi hambatan kerja dokter provider serta kinerja ruang rawat inap, dilakukan analisis statistic pada perubahan nilai variable sebelum dan setelah PIT. Tehnik analisis yang digunakan adalah Chisquare test, student T-test, ANOVA. Subjek penelitian adalah Dokter Provider yang bekerja di 3 Ruang Rawat Inap UPF Penyakit Oalam RSUO Dr. Soetomo, yang berjumlah 18 orang. Sebanyak 8 orang terpilih sebagai kelompok yang mengikuti PIT (kelompok eksperimen A). Mereka yang menerima Umpan Balik tanpa PIT (kelompok eksperimen B) sebanyak 5 orang, dan yang tidak mengikuti PIT serta tidak menerima Umpan Balik (kelompok eksperimen C) sebanyak 5 orang. Hasil penelitian membuktikan bahwa : hipotesis yang menyatakan adanya pengaruh PIT pada sikap, motivasi dan pengetahuan dokter provider dapat diterima. Pada periode Pasca-PIT Nilai Kumulatif Sikap, Motivasi, Pengetahuan Mutu dari kelompok eksperimen A lebih tinggi bermakna (p<0.05) dibanding eksperimen B maupun C. Hipotesis yang menyatakan terdapat perubahan persepsi kemapuan pemecahan masalah mutu dan penurunan hambatan kerja Dokter Provider serta perbaikan kinerja palayanan medik ruang rawat inap tidak terbukti. Berbagai kemungkinan berperan atas tidak diterimanya sebagaian hipotesinya yang diajukan adalah antara lain karena singkatnya waktu penyelenggaraan PIT, faktor pasien dan lingkungan, serta derajat I status kinerja Ruang Rawat Inap yang telah dicapai saat ini. Implikasi hasil penelitian ini adalah bahwa PIT dapat dijadikan alternative pilihan untuk usaha penjagaan dan peningkatan mutu pelayanan medik khususnya di Rumah Sakit, karena PIT memberi perubahan yang positif pada sikap, motivasi, serta pengetahuan Dokler Provider.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 04/04 Suh p FILE TIDAK TERSEDIA MOHON MELIHAT LANGSUNG KE KOLEKSI CETAKNYA
Uncontrolled Keywords: Quality medical service, Quality Assurance Program, Quality Improvement Program, Feed back mechanism, Behavioural Change, Attitude, Motivation, Knowledge, Hospital ward performance, Medical provider, Problem solving
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine > RA421-790.95 Public health. Hygiene. Preventive medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SUHARTO, -UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 06 Oct 2016 01:48
Last Modified: 06 Oct 2016 01:48
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31866
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item