ANALISIS PENGARUH VITRIFIKASI TERHADAP VIABILITAS DAN STRUKTUR OOSIT SAPI

SRI WAHJUNINGSIH, 090013733 D (2004) ANALISIS PENGARUH VITRIFIKASI TERHADAP VIABILITAS DAN STRUKTUR OOSIT SAPI. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (Abstrak)
1abstrak.pdf

Download (460kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-wahjunings-5186-disk07-5.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian eksperimental laboratoris telah dilakukan melalui pemanfaatan oosit sapi dari ovarium yang diperoleh dan Rumah Potong Hewan. Tujuan penelitian adalah mengkaji fungsi Etilen Glikol (EG) sebagai krioprotektan dalam mempertahankan kualitas oosit selama proses vitrifikasi. Penelitian ini terdin dari 3 tahap penelitian : tahap 1, evaluasi morfologi, viabilitas dan tingkat fertilisasi oosit setelah vitrifikasi, tahap 2 adalah analisis fungsi reseptor primer spermatozoa oosit setelah vitrifikasi menggunakan tehnik dot bloting dan tahap 3 adalah analisis mikrotubulus oosit setelah vitrifikasi menggunakan teknik imunohistokimia. Metode penelitian yang digunakan adalah : (1) rancangan penelitian acak lengkap pola faktorial 6X3 untuk evaluasi morfologi, viabilitas dan tingkat fertilisasi. Faktor pertama adalah konsentrasi Etilen glikol (0, 10,20,30,40,50 %) dan faktor kedua adalah lama paparan (1,3, 5 menit); (2) analisis deskriptif untuk mengetahui fungsi reseptor primer oosit menggunakan teknik dot blot serta struktur sitoskeleton oosit berbasis mikrotubulus. Data dianalisis secara desknptif dan anova menggunakan pogram SPSS Penelitian tahap 1, evaluasi morfologi, viabilitas dan tingkat fertilisasi oosit setelah vitrifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi etilen glikol dan lama paparan berpengaruh terhadap morfologi, viabilitas serta tingkat fertilisasi (p<0,01). Persentase oosit dengan morfologi normal dan oosit hidup tertinggi serta tingkat fertilisasi adalah vitrifikasi menggunakan 30 % EG dan lama paparan 3 menit, masing-masing sebesar 67.75 %, 65.06 % dan 61.05 Konsentrasi EG 30 % merupakan konsentrasi optimum untuk melindungi oosit pada proses vitrifikasi Penelitian tahap 2 adalah analisis fungsi reseptor primer spermatozoa oosit setelah vitrifikasi. Uji spesifisitas secara kualitatif dilakukan berdasarkan metode dot blot, dihasilkan data berupa noda biru keunguan yang merupakan hasil reaksi spesifik antara antigen (oosit kontrol dan oosit hasil vitrifikasi ) dengan antibodi (anti bZP3) dengan gradasi warna yang tergantung pada vanasi konsentrasi krioprotektan EG. Antibodi bZP3 mampu mengenali dengan balk ZP3 dan oosit tanpa vitrifikasi dibandingkan ZP3 oosit yang mengalami vitrifikasi. Pada dosis EG tertentu dapat menurunkan imunoreaktifitas inti protein dari molekul bZP3 terhadap anti-bZP3. Namun pada dosis EG 30 % masih mempunyai reaksi positif seperti pada oosit tanpa vitrifikasi Penelitian tahap 3 adalah analisis sitoskeleton berbasis mikrotubulus oosit menggunakan metode imunohistokimia. Hasil pengamatan diperoleh gambar yang menunjukkan adanya perbedaan struktur sitoskeleton oosit kontrol dan oosit hasil vitrifikasi. Pada oosit kontrol struktur sitoskeleton berbasis mikrotubul tampak seperti benang¬benang berwama kecoklatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah proses vitrifikasi struktur sitoskeleton mengalami perubahan, kecuali pada konsentrasi EG 30 % struktur sitoskeleton masih dapat dipertahankan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah perubahan morfologi, viabilitas dan tingkat fertilisasi akibat hilangnya Iingkungan hidrofobik dalam proses vitrifikasi dapat mengalami proteksi dengan bantuan EG. Namun demikian untuk menjaga fungsi oosit, struktur sitoskeleton berbasis mikrotubulus harus dapat dipertahankan. EG sebesar 30% terbukti dapat mencegah kerusakan Iebih lanjut sitoskeleton. Oosit hasil vitrifikasi mampu melakukan fertilisasi in vitro, yang berarti ZP3 sebagai reseptor primer spermatozoa pada oosit masih berfungsi, walaupun secara keseluruhan protein zona pelusida gagal melakukan blocking polyspermia.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 07/05 Wah a
Uncontrolled Keywords: vitrification, EG, bovine oocytes, morphology
Subjects: Q Science > QL Zoology > QL1-991 Zoology
R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SRI WAHJUNINGSIH, 090013733 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH. Soehartojo Hardjopranjoto, Prof. Dr., drh., M.ScUNSPECIFIED
ContributorSutiman Bambang Sumitro, Prof., Drs., SU., DScUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 05 Oct 2016 03:50
Last Modified: 11 Jun 2017 20:28
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31887
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item