KARAKTERISASI MOLEKULER PROTEIN ADESI VIBRIO CHOLERAE 01 M094V DAN PROTEIN RESEPTORNYA PADA SEL EPITEL USUS HALUS TIKUS PUTIH (WISTAR) : STUDI PATOGENESIS VIBRIO CHOLERAE 01 M094V

SUMARNO, 099411777 D (2000) KARAKTERISASI MOLEKULER PROTEIN ADESI VIBRIO CHOLERAE 01 M094V DAN PROTEIN RESEPTORNYA PADA SEL EPITEL USUS HALUS TIKUS PUTIH (WISTAR) : STUDI PATOGENESIS VIBRIO CHOLERAE 01 M094V. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-sumarno-5259-disk11-5.pdf

Download (228kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-sumarno-5259-disk11-5.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Tahap pelekatan V. cholerae pada epitel usus merupakan tahap awal, tahap yang penting pada patogenesis kolera. Setelah terjadi pelekatan pada sel epitel usus Vibrio cholerae akan menuju tahap ke dua di mans bakteri mengalami perbanyakan diri. Selama kejadian perbanyakan diri ini V. cholerae menghasilkan bahan metabolit. Bahan metabolit yang banyak diteliti adalah cholera toxin ( toxin kolera ). Toksin kolera berperan pada terjadinya diare melalui serangkaian reaksi enzim Penghambatan pada tahap pertama tersebut dapat mencegah terjadinya diare. Pelekatan bakteri pada tahap awal tersebut pada epitel usus diperankan pleb protein bakteri yang dikenal sebagai adhearent molecule (molekul adesi) sedangkan tempat pelekatan pads sel epitel dikenal sebagai receptor molecule ( molekul reseptor). Karakterisasi molekul adesi bakteri terdapat pada dua tempat yaitu pada pili ( pili) dan pada Ouier membrane protein (Omp). Karakterisasi molekul adesi Vibrio cholerae yang terletak pada pill belum pemah dilaporkan, sedangkan yang terletak pada Omp dengan perkiraan bobot molekul 38 kDa masih terjadi kontroversi. Salah satu karakterisasi dari molekul adesi biasanya mempunyai sifat hemaglutinin. Penelitian pendahuluan menggunakan V cholorue El Tor T79-6 galur Thailand memperkirakan protein subunit pilinya memiliki protein dengan bobot molekul 48 kDa., 36 kDa., 24 kDa. dan protein sub unit pill lain berbobot 12 kDa. yang merupakan bentuk monomer dari protein hemaglutinin sub unit pill. Protein sub unit pili bobot 12 kDa. ini menghambat reaksi hemaglutinasi dari protein hemaglutinin sub unit pill V. cholerae El Tor T79-6. Penelitian pendahuluan yang lain pada V cholerae 01 M094V galur Indonesia ( Malang ) ditemukan molekul hemaglutinin yang berasal dari Omp bobot a7,8 kDa. Omp bobot 37,8 kDa. ini diisolasi dengan cara ektraksi menggunakan bahan deterjen n-OctyI-B-D-Glucopyranoside (NOG) 0,5 %. Cara isolasi yang sama yang dilakukan pada membran epitel usus halus belum ada yang mencoba. Keberhasilan eksperirnen tersebut memungkinkan untuk menemukan dan melakukan kakterisasi molekul reseptor bakteri patogen usus termasuk V. cholerae 01 M094V. Dengan latar belakang dari penemuan diatas maka tujuan dari disertasi ini adalah melakukan karakterisai dari protein subunit pili dan protein Omp galur V. cholerae 01 M094V, protein bobot molekul berapa yang berperan sebagai molekul adesi. Selain karakterisasi bobot molekul perlu dilakukan karakterisasi lain mengenai molekul adesi V. cholerae 01 M094V misainya: Sifat kelarutan molekul adesi terhadap NOG, bobot molekul alami, pengaruh saturasi amonium sulfat terhadap bobot molekul dan reaksi tanggap kebal dari molekul adesi. Tujuan lain dari disertasi ini adalah untuk mencari protein reseptor pada epitel usus halus. Metode penelitian disertasi ini adalah eksploratif eksperimental laboratorium. Cara isolasi pili dilakukan dengan pemotongan bertingkat menggunakan mikser desain sendiri. Hasil potongan pertama ditemukan satu pita protein subunit pili, memiliki sifat hemaglutinin berbobot 37,8 kDa. pada Sodium Dodecyl Sulfate Polyacrylamide Electrophoresis (SDS-PAGE). Karakterisasi bobot molekul tersebut menunjukkan bobot alamiahnya. Karakterisasi yang lain dari protein subunit pill 37,8 kDa. tidak larut pada cairan yang mengandung NOG 0,5 % dan tidak mengalami perubahan apabila disaturasi dengan amonium sufat jenuh. Hasil pemotongan pili yang ke dua yang dievaluasi dengan SDS-PAGE bobot molekul yang bisa dihitung adalah: 55,6 kDa., 50,3 kDa., 35,9 kDa., 35,3 kDa., 33,3 kDa., 27,4 kDa., 21,3 kDa., 16,6 kDa. dan 10,5 kDa. Setelah dilakukan elektroelusi pads pita protein yang dipilih berbobot 50,3 kDa., 35,9 kDa.., 21,3 kDa., 16,6 kDa. dan 10,5 kDa. pada uji hemaglutinasi yang positif adalah protein dengan bobot 50,3 kDa., 35,9 kDa. dan 21,3 kDa. Protein bobot 16,6 kDa. dan 10,5 kDa. hasilnya negatif. Protein subunit pili bobot 10,5 kDa. merupakan protein monomer dari protein polimer subunit pili yang menghambat reaksi aglutinasi protein subunit pili. Cara isolasi Omp V cholerae 01 M094V dikerjakan dengan ekstraksi menggunakan NOG 5 % secara bertingkat. Cara tersebut dikerjakan pada bagian endapan basil sentrifugasi pads cara isolasi pill apabila pada bagian supernatan tidak ditemukan protein hemaglutinin. Evaluasi dengan SDS-PAGE pada ekstraksi pertama, ke dua dan ke tiga dapat dilihat adanya satu pita protein bobot 37,8 kDa. Ekstraksi selanjutnya ditemukan lebih dari satu pita protein. Karakterisasi protein Omp bobot 37,8 kDa. tersebut secara alamiah adalah 75,2 kDa, Karakterisasi bobot alamiah ini apabila disaturasi dengan amonium jenuh akan berubah menjadi 37.8 kDa. tanpa perubahan karakter hemaglutinin. Penelitan reaksi tanggap kebal imun IgG Y anti protein subunit pili 50.3 kDa. dan imun IgG Y anti protein hemaglutinin Omp 37,8 kDa. ditemukan reaksi silang dengan pemerikasaan imunobloting. Reaksi hambatan aglutinasi menggunakan imun IgG Y anti protein Omp tersebut dapat ditemukan pads V cholerae El Tor, V. cholerae Non 01. Hambatan reaksi aglutinasi terhadap V parahaemolyiicuc tidak ditemukan. Eksperimen ekstraksi dari protein membran epitel usus halus menggunakan NOG 5 % ditemukan protein bobot 62 kDa., 28,9 kDa., 13,5 kDa., 12,7 kDa dan 10 kDa. Protein bobot 62 kDa., 12,7 kDa. dan 10 kDa. diperkirakan merupakan reseptor V. cholerae 01 M094V setelah dilakukan percobaan cara absorbsi molekul. Protein bobot 10 kDa. pads SDS-PAGE paling menonjol sehingga dipilih untuk membuat antibodi pads ayam. Evaluasi dengan uji statistik t—test dan analisis regresi disimpulkan protein hemaglutinin subunit pili bobot 50,3 kDa., 37,8 kDa., 35,6 kDa., 21,3 kDa. dan protein hemaglutinin Omp 37,8 kDa. merupakan molekul adesi. Molekul adesi lain bobot 10,5 kDa. merupakan protein yang menghambat reaksi aglutinasi protein subunit pili V. cholerae 01 M094V. Protein subunit pili yang bukan protein hemaglutinasi bobot 16,6 kDa. bukan molekul adesi. Evaluasi yang sama dihasilkan kesimpulan bahwa protein membran epitel usus bobot 62 kDa., 12,7 kDa. dan 10 kDa merupakan reseptor V cholerae 01 M094V. Harapan dari hasil penelitian ini akan dilakukan uji coba pada binatang percobaan. Eskperimen dapat menggunakan kelinci model rabit ilea/ loop. Hasil imunisasi menggunakan protein adesi tersebut diharapkan dapat menghambat terjadinya diare. Keberhasilan penelitian pads binatang akan membuaa kemungkinan untuk dilakukan pads manusia.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 11/05 Sum k
Uncontrolled Keywords: Vibrio cholerae 01 M094V, hemagglutinin, pili protein, Outer membrane protein (OMP), adhesion molecule, enterocyte receptor
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SUMARNO, 099411777 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPurnomo Suryohudoyo, Prof., drUNSPECIFIED
ContributorWayan T. Artama, drh., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Husnul Khotimah
Date Deposited: 04 Oct 2016 01:47
Last Modified: 11 Jun 2017 22:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/31912
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item