PENGARUH PELATIHAN FISIK AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP ABSORPSI KARBOHIDRAT DAN PROTEIN DI USUS HALUS RA TTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR: Suatu Pendekatan Fisiobiologis

I NYOMAN KANCA, 0998813107 D (2004) PENGARUH PELATIHAN FISIK AEROBIK DAN ANAEROBIK TERHADAP ABSORPSI KARBOHIDRAT DAN PROTEIN DI USUS HALUS RA TTUS NORVEGICUS STRAIN WISTAR: Suatu Pendekatan Fisiobiologis. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
2.pdf

Download (261kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-kancainyom-5199-disk30-4.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pemberian pelatihan fisik aerobik dan anaerobik sudah banyak digunakan untuk meningkatkan derajat kesegaran jasmani, pembinaan atlet berbakat dan atlet berprestasi, tetapi hasilnya tetap tidak memuaskan. Salah satu penyebabnya karena kemampuan absorpsi nutrien (karbohidrat dan protein) di usus halus untuk memenuhi kebutuhan tubuh akibat pemberian pelatihan fisik masih belum banyak diungkap. Salah satu upaya nyata yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan penelitian pembinaan kesegaran jasmani melalui pelatihan fisik. Dalam penelitian ini digunakan pelatihan fisik aerobik renang beban 3% berat badan puasa dan anaerobik renang beban 9% berat badan puasa. Atlet (olahragawan) membutuhkan dan memanfaatkan banyak energi yang bersumber dari nutrien. Untuk dapat berlatih dan berkompetisi secara lebih maksimal dibutuhkan sumber energi yang berasal dari nutrien lebih banyak, lebih berkualitas dan mudah dicerna serta diabsorpsi di dalam usus halus. Karbohidrat dalam tubuh sangat penting sebagai bahan energi dan sangat berguna untuk atlet pada cabang olahraga yang memanfaatkan waktu cepat (singkat) dengan intensitas tinggi, sedangkan fungsi utama protein adalah sebagai bahan zat pemelihara dan pembangun tubuh. Tujuan penelitian ini, untuk mengkaji dan meneliti respon morfofungsi vili (jumlah, panjang, diameter), jumlah sel absorptif, kemampuan absorpsi karbohidrat dan protein di usus halus pada Rattus norvegicus strain Wistar (RNSW) setelah diberi pelatihan fisik, berdasarkan paradigma fisiobiologik berkonsep morfofungsi. Jenis penelitian tergolong eksperimental laboratoris. Penelitian ini menggunakan rancangan "the separate sample pretest-posttest control group design", menggunakan analisis univariat (t-tes) dan multivariat program SPSS 10. Penelitian menggunakan pelatihan fisik aerobik renang dengan beban 3% berat badan puasa dan anaerobik renang dengan beban 9% berat badan puasa selama 4 minggu dengan 3 kali pelatihan perminggu pada hewan coba jantan, umur ± 5 bulan, berat badan 246-278 gram, pelatihan fisik dilakukan malam hari, pukul 19.30-22.30 WIB, suhu air 28°C-30°C. Hewan coba sebanyak 120 ekor yang homogen dibagi menjadi 12 kelompok secara random, yaitu 4 kelompok pretest. 2 kelompok kontrol, dan 6 kelompok perlakuan. Variabel tergantung adalah morfofungsi vi1i (jumlah, panjang, diameter vili),jumlah sel absorptive, karbohidrat dan protein darah vena porta. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: (1). Pelatihan fisik aerobik dan anaerobik meningkatkan respon morfofungsi vili (jumlah, panjang, diameter vili) di usus halus (Hotelling's Trace = 5,148, Sig. = 0,000), jumlah sel absorptif meningkat, dengan nilai t = -73,281, Sig. = 0,000, kemampuan absorpsi karbohidrat dan protein meningkat (Hotelling's Trace = 0,244, Sig. = 0,000). (2). Ada perbedaan pengaruh antara pelatihan fisik aerobik dengan pelatihan fisik anacrobik pada peningkatan respon morfofungsi vili (jumlah, panjang, diameter vili)(Hotelling's Trace = 0,3283, Sig. = 0,000), yaitu jumlah vili dan diameter vili pada pelatihan fisik aerobik meningkat lebih besar daripada pelatihan fisik anaerobik, sedangkan panjang vili pada pelatihan fisik aerobik meningkat lebih kecil daripada pelatihan fisik anaerobik. (3). Ada perbedaan peningkatan kemampuan absorpsi karbohidrat (glukosa) dan protein (Hotelling's Trace = 0,4043, Sig. = 0,000), yaitu pengaruh pelatihan fisik aerobik lebih kecil daripada pelatihan fisik anaerobik terhadap peningkatan jumlah sel absorptif, kemampuan absorpsi karbohidrat dan protein di usus halus. Sebagai kesimpulan dalam penelitian ini, adalah: (1). Pelatihan fisik aerobik renang beban 3% berat badan puasa dan anaerobik renang beban 9% berat badan puasa berpengaruh terhadap peningkatan respon morfofungsi vili (jumlah, panjang, diameter vili), jumlah sel absorptif, kemampuan absorpsi karbohidrat dan protein di usus halus. (2). Pelatihan fisik aerobik renang beban 3% berat badan puasa memberi pengaruh lebih baik dibanding dengan pelatihan fisik anaerobik beban 9% berat badan puasa terhadap peningkatan jumlah, dan diameter vili usus halus, sebaliknya pelatihan fisik anaerobik renang beban 9% berat badan puasa memberi pengaruh lebih baik dibanding dengan pelatihan fisik aerobik renang beban 3% berat badan puasa terhadap panjang vili usus halus. (3). Pelatihan fisik anaerobik renang beban 9% berat badan puasa memberi pengaruh lebih baik dibanding dengan pelatihan fisik aerobik beban 3% berat badan puasa terhadap peningkatan jumlah sel absorptif, kemampuan absorpsi karbohidrat dan protein di usus halus. Disarankan, bahwa: (1). Konsep yang baru dikembangkan ini diharapkan dapat diteliti bahan lainnya agar morfofungsi usus halus dapat ditingkatkan, sehingga prestasi atlet dapat lebih maksima1. (2). Penelitian ini hendaknya dapat dilakukan secara klinis pada manusia, sehingga aplikasinya lebih relevan.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 30/04 Kan p
Uncontrolled Keywords: Physical training, absorptive cell, absorption, small intestine.
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA1-1270 Public aspects of medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC31-1245 Internal medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
I NYOMAN KANCA, 0998813107 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorPitono Soeparto, Prof., Dr., HR., dr., SpA(K)UNSPECIFIED
ContributorSoedarso Djojonegoro, Prof., HR., dr., AIFUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 11 Oct 2016 08:22
Last Modified: 14 Jun 2017 21:05
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32036
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item