DETEKSI ANTIGEN VIRUS DENGUE PADA MONOSIT SEBAGAI SARANA PENUNJANG DIAGNOSIS DINI DEMAM BERDARAH DENGUE : (Suatu pendekatan baru menggunakan Uji Immunositokimia dengan streptavidin-biotin)

Y NINING SRI WURYANINGSIH, 099712386 D (2005) DETEKSI ANTIGEN VIRUS DENGUE PADA MONOSIT SEBAGAI SARANA PENUNJANG DIAGNOSIS DINI DEMAM BERDARAH DENGUE : (Suatu pendekatan baru menggunakan Uji Immunositokimia dengan streptavidin-biotin). Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
10.pdf

Download (233kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-wuryanings-5268-disk32-5.pdf

Download (930kB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Infeksi virus dengue merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas di negara-negara tropis dan sub-tropis. Infeksi virus ini menyebabkan terjadinya dengue fever (DF), dengue haemorrhagic fever (DHF) dan dengue shock syndrome (DSS). Meskipun demikian belum diketahui secara jelas mengenai mekanisme imunopatologi dari komplikasi tersebut diatas. Telah dilaporkan sebelumnya bahwa infeksi primer dan infeksi sekunder dari virus dengue mempunyai peran penting didalam patogenesis dari penyakit tersebut. Infeksi primer dengan virus dengue akan memicu terjadinya kekebalan seumur hidup terhadap serotipe yang homolog, tetapi hanya akan memeerikan kekebalan yang bersifat sementara terhadap infeksi virus yang berasal dari serotipe yang lain. Infeksi sekunder dengan virus dengue secara umum telah diterima sebagai resiko utama untuk DHF dan DSS disebabkan oleh adanya antibody-dependet enhancement. Faktor-faktor lain yang juga penting dalam patogenesis dari DHF adalah virulensi dari virus, latar belakang genetik dari penderita dan aktivasi sel limfosit T. Diagnosis dari infeksi virus dengue mempunyai sumbangan yang besar untuk penanganan dari penyakit tersebut, terutama untuk prognosis dari pasien. Diagnosa laboratotium dari infeksi virus dengue dapat dilapukan dengan cara mendeteksi virus, antigen virus, sekuensing dari genom dan antibodi. Pada saat ini, ada tiga metoda dasar yang dipergunakan di laboratorium untuk mendeteksi infeksi virus dengue yaitu: isolasi dan karakterisasi dari virus, deteksi sekuensing dari genom dengan cara amplifikasi asam nukleat dan deteksi antibodi spesifik dari virus dengue. Metoda tersebut diatas sangat sensitif dan akurat untuk mendeteksi infeksi virus dengue, tetapi memerlukan peralatan khusus, biaya mahal dan membutuhkan waktu lama untuk proses deteksi. Berdasar kepada alasan diatas, maka diperlukan untuk mengembangkan suatu metoda deteksi infeksi virus dengue yang bersifat cepat, sensitif dan tidak memerlukan biaya yang mahal. Selanjutnya penulis melakukan penelitian untuk deteksi infeksi virus dengue yang bersifat cepat, sensitif dan tidak memerlukan biaya yang mahal dengan menggunakan metoda imunositokimia dengan streptavidin-biotin complex. Metoda tersebut didasarkan kepada pengenalanlrekognisi spesifik dari antigen virus dengue oleh monoklonal antibodi anti-dengue kompleks. Selajutnya sinyal rekognisi tersebut akan diperkuat dengan penambahan enzim dan substrat yang akan menghasilkan warna coklat pada akhir proses pengecatan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeteksi antigen dari virus dengue dalam monosit dari pasien yang diduga terinfeksi DHF. Hasil dari studi imunositokimia memperlihatkan bahwa dari 32 serum pasien yang diduga terinfeksi DHF 78,1% menunjukkan positif dan 21,9% menunjukkan negatif. Hasil tersebut konsisten dengan hasil pemeriksaan dengan kriteria WHO. Analisa data dengan Chi-Square memperlihatkan bahwa metoda imunositokimia tersebut diatas mempunyai sensitivitas dan spesifisitas masing-masing 88% dan 87,7%. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa metoda imunositokimia dengan streptavidin-biotin complex dapat dipergunakan untuk mendeteksi antigen virus dengue dalam monosit dari pasien yang diduga terinfeksi DHF dengan cepat, mempunyai sensitivitas dan spesifitas tinggi dan konsisten dengan hasil kriteria WHO.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 32/05 Wur d
Uncontrolled Keywords: Dengue Haemorhhagic Fever, Immunocytochemistry, Streptavidin┬Čbiotin
Subjects: R Medicine > RA Public aspects of medicine
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
Y NINING SRI WURYANINGSIH, 099712386 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEddy Soewandoyo, Prof., dr., SpPDUNSPECIFIED
ContributorSoegeng Soegiyanto, Prof., Dr., dr., SpA(K)UNSPECIFIED
ContributorWasito, Prof., H., R., DVM., MSc., PhDUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Fariddio Caesar
Date Deposited: 11 Oct 2016 04:42
Last Modified: 14 Jun 2017 21:17
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32045
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item