PENGARUH LASER PADA TITIK PISHU TERHADAP JUMLAH DAN FUNGSI SEL ; PANKREAS TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG TELAH DIINJEKSI STREPTOZOTOCIN: Penelitian Eksperimental Laboratoris

ABDURACHMAN, 090214903 D (2005) PENGARUH LASER PADA TITIK PISHU TERHADAP JUMLAH DAN FUNGSI SEL ; PANKREAS TIKUS PUTIH GALUR WISTAR (Rattus norvegicus) YANG TELAH DIINJEKSI STREPTOZOTOCIN: Penelitian Eksperimental Laboratoris. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-abdurachma-5193-disk38-t.pdf

Download (417kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-abdurachma-5193-disk38-5.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Sebagai ilmu kedokteran dasar ilmu anatomi mengenal jalur komunikasi melalui pembuluh darah, pembuluh limfe, syaraf, hormonal maupun cairan intra dan antar sel. Penanganan segala macam penyakit di dalam ilmu kedokteran menggunakan beberapa jalur tersebut, termasuk penyakit diabetes mellitus (DM). Penyakit DM kasusnya semakin meningkat, di dunia, Asia Tenggara, maupun di Indonesia. Terdapat beberapa tipe DM antara lain DM tipe 1. Beberapa usaha untuk mengatasi DM tipe 1 antara lain adalah; injeksi insulin, trasnplantasi kelenjar pankreas maupun transplantasi sel . Semua usaha tersebut masing-masing mempunyai keuntungan di samping beberapa kekurangan. Semua cara tersebut mampu membantu mengobati kasus DM akan tetapi kasus DM tetap terus meningkat. Salah satu usaha lainnya, untuk mengobati DM tipe 1 adalah teknik pengobatan akupunktur. Teknik akupunktur menggunakan jalur komunikasi yang lain daripada jalur komunikasi di dalam ilmu anatomi. Pada penelitian ini, tikus Wistar dibuat menjadi DM tipe 1 menggunakan bahan toksis khusus pada sel , yaitu streptozotocin (STZ). DM tipe 1 ditentukan berdasarkan kadar gula darah puasa yang mencapai #8805; 300 mg/dl. Selanjutnya tikus coba diterapi menggunakan teknik pemberian laser pada titik akupunktur. Laser yang digunakan adalah laser semikonduktor AI Ga In P menggunakan panjang gelombang 650 nm, dengan kekuatan 7 mW. Titik akupunktur yang dipilih adalah titik pishu (BL-20). Energi yang digunakan sebesar 0,3 joule, masing-masing pada bagian kanan dan kiri tubuh. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan jumlah maupun fungsi gel secara bermakna. Hasil tersebut sangat mungkin terjadi oleh karena pemberian laser pada titik pishu, mengobatinya melalui jalur perangsangan prekusor gel yang berada pada ductus pancreaticus.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K 38/05 Abd p
Uncontrolled Keywords: Laser, DM, STZ, cells
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
ABDURACHMAN, 090214903 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorH. Ari Gunawan, Prof., dr., MS., PhDUNSPECIFIED
ContributorHendromartono, Prof. Dr., dr., SpPD-KEMDUNSPECIFIED
ContributorHj. Suhariningsih, Prof. Dr. . IrUNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 01 Sep 2016 08:07
Last Modified: 18 Jun 2017 16:33
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32058
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item