EVALUASI KINERJA VENDOR BAGIAN PEMELIHARAAN REVERSE OSMOSIS (RO) SYSTEM DI BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DAN SCORING MODEL

PRAWESTHI EKA NUR IRAWANTI, 041012154 (2014) EVALUASI KINERJA VENDOR BAGIAN PEMELIHARAAN REVERSE OSMOSIS (RO) SYSTEM DI BANDARA INTERNASIONAL JUANDA SURABAYA DENGAN MENGGUNAKAN ANALYTIC NETWORK PROCESS (ANP) DAN SCORING MODEL. Skripsi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s1-2014-irawantipr-31895-5.abstr-k.pdf

Download (98kB) | Preview
[img] Text (fulltext)
3207.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Banyaknya aspek kerja yang ditangani membuat PT Angkasa Pura I (Persero) – Bandara Internasional Juanda memutuskan untuk menggunakan jasa vendor, salah satunya adalah vendor bagian pemeliharaan reverse osmosis yang bertugas menyuling air tanah menjadi air bersih untuk mencukupi kebutuhan bandara. Penting bagi perusahaan untuk mengadakan evaluasi kinerja vendor karena selama ini hal tersebut belum pernah dilakukan secara mendalam.Penelitian ini menghasilkan 20 kriteria dari 6 cluster yaitu productivity,quality, cost, delivery, safety & hygiene dan morale, serta 3 alternatif yaitu corrective maintenance, preventive maintenance, dan condition-based maintenance yang digunakan untuk mengevaluasi kinerja vendor. Data diolah dengan menggunakan teknik Analytic Network Process (ANP) untuk mengetahui bobot kriteria dan hubungan saling ketergantungan antar kriteria, serta Scoring Model untuk mengetahui nilai dari masing-masing kriteria. Berdasarkan hasil evaluasi scoring model dengan standar nilai 6,34, terdapat 6 kriteria yang perlu diperbaiki. Pada cluster quality yaitu kriteria peralatan reverse osmosis system dan water treatment terawat baik, tetap dapat beroperasi normal tanpa terjadi kerusakan, dan mampu mencapai bahkan melampaui life time mesin (5,40) dan seluruh bahan-bahan dan peralatan yang dibutuhkan sebagai penunjang pekerjaan sekaligus tempat penyimpanannya disiapkan dengan baik (6,20). Pada cluster cost yaitu efisiensi biaya dalam perbaikan RO system (6,20), pada cluster safety and hygiene yaitu jaminan keamanan, keselamatan, penerangan, dan kebersihan di tempat pelaksanaan pekerjaan oleh vendor (5,80). Pada cluster morale yaitu inisiatif pengembangan alat baru untuk investasi perusahaan oleh vendor (6,00) dan displin dalam bekerja yang dimiliki oleh tenaga kerja dari vendor (6,00). Tiga urutan prioritas tertinggi dari penggabungan ANP dan scoring model yaitu disiplin dalam bekerja yang dimiliki oleh tenaga kerja dari vendor (0.308666), tenaga kerja yang dimiliki vendor mempunyai keterampilan dan pengalaman (0.290730), dan jaminan keamanan, keselamatan, penerangan, dan kebersihan di tempat pelaksanaan pekerjaan oleh vendor (0.164771). Alternatif preventive maintenance direkomendasikan karena mempunyai bobot tertinggi yaitu 64,484%. Dengan melakukan evaluasi kinerja, perusahaan dapat memberikan feedback kepada vendor untuk mengatasi hal-hal yang masih membutuhkan perbaikan ke depan

Item Type: Thesis (Skripsi)
Additional Information: KKB KK-2 B. 123/14 Ira e
Uncontrolled Keywords: CONTRACTING OUT; REVERSE OSMOSIS
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K7000-7720 Private international law. Conflict of laws > K7340-7512 Commercial law > K7350-7444 Commercial contracts
Divisions: 04. Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Manajemen
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
PRAWESTHI EKA NUR IRAWANTI, 041012154UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHermawanto, Drs.,M.Sc.,MBAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Septian Eko Budianto
Date Deposited: 10 Jun 2014 12:00
Last Modified: 11 Jun 2017 17:57
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/3207
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item