ANALISIS PERUBAHAN EKSPRESI PROTEIN ( PPAR-, PG-J2, DAN TNF-) PADA SEL LEMAK SETELAH SEDOT LEMAK DENGAN ANESTESI LOKAL TUMESCENT

MOERBONO MOCHTAR, 090610581D (2012) ANALISIS PERUBAHAN EKSPRESI PROTEIN ( PPAR-, PG-J2, DAN TNF-) PADA SEL LEMAK SETELAH SEDOT LEMAK DENGAN ANESTESI LOKAL TUMESCENT. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
ABSTRAK.pdf

Download (282kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
FULL TEXT-4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang : Kegemukan adalah masalah yang mendunia dan sedot lemak adalah satu alternatif untuk memperbaiki ukuran dan bentuk tubuh. Setelah sedot lemak, Peroxisome Proliferator Activated Receptor Gamma( PPAR- ) akan mengatur penyimpanan sel adiposit. Ikatan PPAR - Prostaglandin-J2( PGJ2 ) akan menaikkan sinyal transduksi intranukleus yang mengakibatkan pre-adiposit berdiferensiasi menjadi adiposit, yang dapat menyimpan trigliserida di dalam sel, sehingga seseorang cenderung mengalami kegemukan. Tumor Necrosis Factor- ( TNF- ) dapat menekan sintesa PPAR- . Obyektif : Untuk mempelajari perubahan tiga parameter di atas pada pasien - pasien setelah sedot lemak dengan anestesi lokal tumescent. Metode penelitian : Menggunakan penelitian praeksperimental post test only design, pada 13 pasien. Sel lemak pasien ini diambil pada saat pertama sedot lemak, pada 3 bulan, dan 12 bulan pasca sedot lemak. Tiga parameter ( ekspresi PPAR- , PG-J2, dan TNF- ) diukur dengan teknik immunohisto-kimia dan ukuran fisik, seperti lingkar perut, pinggang, dan panggul juga diukur. Hasil : Lingkar perut, pinggang, dan panggul menurun signifikan ( p<0.05 ) pada semua pasien setelah sedot lemak, dengan artian mereka tidak gemuk kembali. Ekspresi dari dua lipogenesis ( PPAR- dan PG-J2 ) juga menurun signifikan ( p<0.05 ), sedangkan ekspresi penekan, TNF- meningkat signifikan ( p<0.05 ). Perubahan ini diobservasi 3 bulan, dan 12 bulan setelah sedot lemak. Kesimpulan : Pada pasien yang tidak gemuk kembali, penurunan ekspresi lipogenesis kegemukan ( PPAR- dan PG-J2 ) dan kenaikan ekspresi penekan ( TNF- ) pada sel lemak dapat diobservasi sejak 3 bulan setelah sedot lemak tumescent.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis K13/13 Moc a; KKB KK-2 Dis K13/13 Moc a; KKC KK Dis K13/13 Moc a
Uncontrolled Keywords: Sedot lemak tumescent, sel lemak, PPAR- , PG-J2, TNF-
Subjects: R Medicine > R Medicine (General) > R735-854 Medical education. Medical schools. Research
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
MOERBONO MOCHTAR, 090610581DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorIndropo Agusni, Prof., Dr., dr., SpKK (K)UNSPECIFIED
ContributorYuliati Hood, Prof., Dr., dr., MS., SpPA (K).,FIACUNSPECIFIED
ContributorRetno Handajani, Prof., dr., MS., PhDUNSPECIFIED
Depositing User: mat sjafi'i
Date Deposited: 30 Aug 2016 03:51
Last Modified: 16 Jun 2017 19:25
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32137
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item