AKTIVITAS EKSTRAK BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM LINN) SEBAGAI MATERIAL PULP CAPPING TERHADAP EKSPRESI IL-6, IL-10, TGF;-1, MMP-1 DAN KOLAGEN TIPE I PADA GIGI PERFORASI MEKANIK

INTAN NIRWANA, 090970111D (2013) AKTIVITAS EKSTRAK BUAH DELIMA (PUNICA GRANATUM LINN) SEBAGAI MATERIAL PULP CAPPING TERHADAP EKSPRESI IL-6, IL-10, TGF;-1, MMP-1 DAN KOLAGEN TIPE I PADA GIGI PERFORASI MEKANIK. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2013-nirwanaint-28976-8.abstr-k.pdf

Download (175kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1nirwanaint.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Calcium hydroxide sebagai material direct pulp capping masih menunjukkan kegagalan dengan adanya tunnel defect dan masih terjadi inflamasi. Penelitian ini menggunakan material yang mengandung anti-inflamasi. Buah delima (punica granatum linn) adalah salah satu tanaman yang mempunyai aktivitas anti-inflamasi. Penelitian tentang ekstrak buah delima banyak dikembangkan karena terbukti mempunyai aktivitas anti-inflamasi, anti oksidan , anti fibrotic, anti kanker, anti mikroba dan lain lain. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis aktivitas ekstrak buah delima pada gigi tikus putih yang mengalami perforasi mekanik. Pemeriksaan dilakukan terhadap ekspresi IL-6, IL-10, TGF -1, MMP-1 dan kolagen tipe I yang merupakan parameter penyembuhan luka pada pulpa. Empat puluh delapan tikus putih jantan (Rattus norvegicus), umur 2,5 bulan dan mempunyai berat badan sekitar 190-230 gram dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan. Kelompok pertama (K) adalah kelompok tikus dengan gigi perforasi mekanik yang diberi larutan carboxy methyl cellulose (CMC) 3 %. Tiga kelompok yang lain adalah kelompok tikus dengan gigi perforasi mekanik yang masing masing diberi calcium hydroxide (P Ca(OH)2) , ekstrak buah delima terstandar (PPGL) dan ellagic acid (PEA) dalam CMC 3 %. Pemberian perlakuan diberikan langsung setelah jejas mekanik dan pemeriksaan dengan teknik imunohistokimia dilakukan setelah 7 dan 14 hari perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak buah delima terstandar pada kelompok PPGL menurunkan ekspresi IL-6 secara signifikan dibandingkan dengan kelompok K dan (P Ca(OH)2) (p < 0,05), namun tidak berbeda dengan kelompok PEA (p > 0,05). Ekspresi IL-10 dan TGF -1 juga mengalami peningkatan yang signifikan pada kelompok PPGL bila dibandingkan dengan kelompok perlakuan lain yaitu K dan P Ca(OH)2 (p < 0,05). Pada kelompok PEA, peningkatan TGF -1 tidak sekuat pada PPGL, dan menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,05). Ekspresi MMP-1 menunjukkan penurunan yang signifikan pada kelompok PPGL dibandingkan dengan kelompok K dan P Ca(OH)2, (p < 0,05). Ekspresi MMP-1 pada kelompok PEA lebih tinggi secara signifikan dibandingkan PPGL (p < 0,05). Ekspresi kolagen tipe I mengalami peningkatan yang signifikan juga pada PPGL dibandingkan K dan PCa(OH)2 (p < 0,05), sedangkan pada PEA lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok PPGL (p < 0,05). Pada 14 hari setelah perlakuan pada kelompok PPGL dibandingkan dengan kelompok PEA menunjukkan perbedaan ekspresi IL-6 , IL-10 dan MMP-1 yang tidak signifikan (p > 0,05). Ekspresi TGF -1 pada kelompok PPGL lebih tinggi secara signifikan bila dibandingkan dengan kelompok PEA, tetapi ekspresi kolagen tipe I pada kelompok PEA lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok PPGL . Simpulan pada penelitian ini adalah pemberian ekstrak buah delima dapat meregulasi inflamasi dengan cara menurunkan ekspresi IL-6 dan meningkatkan IL-10 dan TGF -1, menurunkan MMP-1 serta meningkatkan kolagen tipe I pada gigi tikus putih yang mengalami perforasi mekanik. Pada masa datang dipertimbangkan penggunaan ekstrak buah delima untuk inflamasi yang disebabkan trauma mekanis non infeksi baik lokal maupun sistemik. Ekstrak buah delima mempunyai kemampuan menghambat aktivitas NF-kB melalui structure-activity relationship untuk meregulasi inflamasi.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK Dis. K. 54/13 Nir a
Uncontrolled Keywords: Pomegranate extract, interleukin-6, interleukin-10, TGF -1 , MMP-1, type I collagen
Subjects: Q Science
Q Science > Q Science (General) > Q179.9-180 Research
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
INTAN NIRWANA, 090970111DUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 30 Sep 2016 06:58
Last Modified: 18 Jun 2017 17:43
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32188
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item