HUBUNGAN ANTARA EKSPRESI CTR1, ERCC1, HSP70 DENGAN RESPON KEMOTERAPI CISPLATIN PADA KANKER SERVIKS STADIUM IIB

BRAHMANA ASKANDAR TJOKROPRAWIRO, 090970138 (2015) HUBUNGAN ANTARA EKSPRESI CTR1, ERCC1, HSP70 DENGAN RESPON KEMOTERAPI CISPLATIN PADA KANKER SERVIKS STADIUM IIB. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2015-tjokropraw-38605-7.abstr-k.pdf

Download (629kB) | Preview
[img]
Preview
Text (ABSTRAK 2)
gdlhub-gdl-s3-2015-tjokropraw-38605-8.abstr-t.pdf

Download (629kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1tjokropraw.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks di Indonesia sebagian besar terdiagnosis pada stadium lanjut dan membutuhkan radiasi. Fasilitas radiasi di Indonesia masih terbatas, kanker serviks stadium lanjut lokal diberikan kemoterapi neoajuvan. Bila respon kemoterapi baik maka prognosis baik dan bila respon kemoterapi buruk maka prognosis memburuk. Bagaimana mekanisme respon kemoterapi pada kanker serviks masih belum jelas. Tujuan: Membuktikan hubungan ekspresi CTR1, ERCC1 dan HSP70 dengan respon kemoterapi cisplatin pada kanker serviks stadium IIB. Metode: Suatu penelitian analitik observasional pada 41 pasien kanker serviks stadium IIB. Jenis histopatologi, dan ekspresi CTR1, ERCC1 dan HSP70 diperiksa dari bahan spesimen biopsi serviks. Volume tumor diukur melalui pemeriksaan MRI sebelum pemberian kemoterapi. Kemoterapi cisplatin 50mg/m2 diberikan sebanyak 4 seri dengan selang waktu 1 minggu. Setelah menyelesaikan kemoterapi dilakukan pengukuran ulang volume tumor dengan menggunakan MRI. Respon kemoterapi dinilai berdasarkan kriteria RECIST. Hasil: Dari 41 pasien kanker serviks stadium IIB, rerata usia pasien adalah 45,56 tahun + 7,69 tahun. Mayoritas jenis histopatologi adalah karsinoma sel skuamos (58,5%), diikuti dengan adenokarsinoma (31,7%) dan adenoskuamos (9,8%). Ekspresi CTR1, ERCC1 dan HSP70 tidak berbeda bermakna pada ketiga jenis histopatologi tersebut. Rerata volume tumor sebelum kemoterapi adalah 64,99cm3 dan rerata setelah kemoterapi adalah 38,88cm3.Volume tumor tidak berhubungan dengan ekspresi CTR1 (p=0,521), ERCC1 p=0,180) dan HSP70 (p=0,940). Terdapat hubungan negatif yang bermakna antara ekspresi HSP70 dengan respon terapi (p=0,003) semakin tinggi ekspresi HSP70, semakin buruk respon terapi sedangkan ekspresi CTR1 dan ERCC1 tidak mempunyai hubungan yang bermakna dengan respon terapi (p=0,618 dan p=0,245). Kesimpulan: Ekspresi HSP70 mempunyai hubungan negatif yang bermakna dengan respon terapi cisplatin pada kanker serviks stadium IIB.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKA KK. Dis K. 05-15 Tjo h
Uncontrolled Keywords: Cervical cancer, neoadjuvant chemotherapy in cervical cancer, cisplatin
Subjects: R Medicine > RC Internal medicine
R Medicine > RC Internal medicine > RC0254 Neoplasms. Tumors. Oncology (including Cancer)
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Kedokteran
Creators:
CreatorsEmail
BRAHMANA ASKANDAR TJOKROPRAWIRO, 090970138UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorSuhatno, Prof.,dr.,SpOG(K)UNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 30 Sep 2016 00:27
Last Modified: 18 Jun 2017 18:13
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32192
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item