PENGARUH KREATIVITAS DAN PERANAN SISTEM INFORMASITERHADAP INOVASI, KINERJA PEMASARAN, DAN KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN PERUSAHAAN FARMASI DI PROVINSI JAWA TIMUR

BAGUS PUTU YUDHIA KURNIAWAN, 090214935D (2006) PENGARUH KREATIVITAS DAN PERANAN SISTEM INFORMASITERHADAP INOVASI, KINERJA PEMASARAN, DAN KEUNGGULAN BERSAING BERKELANJUTAN PERUSAHAAN FARMASI DI PROVINSI JAWA TIMUR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
kurniawanb.pdf

Download (498kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-kurniawanb-3722-dise15-p.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Dasar fundamental sukses jangka panjang suatu perusahaan adalah prestasi dan keberlanjutan keunggulan bersaingnya. Tentu saja, pemahaman terhadap sumber daya dan perilaku perusahaan yang dipastikan mendorong ke arah keunggulan bersaing berkelanjutan dianggap sebagai isu pokok di dalam strategi pemasaran. Keunggulan bersaing adalah berkelanjutan ketika perusahaan lain tidak mampu untuk meniru keunggulan-keunggulan dari strategi ini atau sepanjang strategi yang unik menyediakan nilai tambah bagi pelanggan, dan pesaing tidak dapat menemukan cara untuk menirunya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menguji pengaruh kreativitas terhadap inovasi dan kinerja pemasaran, pengaruh inovasi dan peranan sistem informasi terhadap kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing berkelanjutan, serta pengaruh kinerja pemasaran terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian survai yang digunakan untuk maksud penjelasan atau konfirmatori, atau disebut juga penelitian pengujian hipotesis yang dimaksudkan untuk menjelaskan pengaruh antar variabel atau hubungan kausal antar variabel-variabel melalui pengujian hipotesis. Penelitian ini juga termasuk dalam penelitian persepsional, atau disebut juga penelitian opini. Populasi penelitian ini adalah seluruh perusahaan farmasi yang tergabung di dalam Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) Daerah Jawa Timur dan sekaligus tercantum dalam indeks pabrik farmasi (Informasi Spesialite Obat; ISO Indonesia, 2005:481-487) yang berjumlah 21 perusahaan. Informasi atau data tentang kreativitas, inovasi, peranan sistem informasi, kinerja pemasaran, dan keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi tersebut diperoleh berdasarkan pandangan, tanggapan, persepsi atau penilaian dari pimpinan perusahaan, yang selanjutnya disebut responden penelitian atau sebagai sumber data primer. Penelitian ini menggunakan metode sensus atau complete enumeration, atau dengan kata lain tidak menggunakan sampel sehingga teknik pengambilan sampel di dalam penelitian juga tidak diperlukan. Kreativitas diukur dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Andrews and Smith (1996) dan Menon et al., (1999), yaitu: (1) motivasi; (2) kesediaan menanggung resiko; (3) kebaruan strategi; (4) dan perbedaan strategi yang dipilih dari (strategi yang dipilih) sebelumnya. Peranan sistem informasi diukur dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Wilson, dalam Indrajit (2001:37-40), yaitu: (1) sumber-sumber informasi; (2) frekuensi keputusan; (3) skala waktu; (4) horison waktu; (5) jangkauan; dan (6) alamiah keputusan. Inovasi diukur dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Thompson (1969:66-69) dan Ambrosio (1991), yaitu: (1) orientasi kepemimpinan; (2) inovasi proses; (3) inovasi produk; (4) sumber inovasi eksternal; (5) sumber inovasi internal; dan (6) tingkat investasi dalam inovasi. Kinerja pemasaran diukur dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Voss and Voss (2000), yaitu: volume penjualan, tingkat pertumbuhan penjualan, dan tingkat pertumbuhan pelanggan. Keunggulan bersaing berkelanjutan diukur dengan menggunakan instrumen yang dikembangkan oleh Hall (1993) dan Hall, dalam Ferdinand (2000b:117-118), yaitu: (1) imitabilitas (tingkat kesulitan untuk dapat ditiru); (2) durabilitas (tingkat lamanya dapat menjauhkan pesaing); dan (3) tingkat kemudahan untuk menyamai aset-aset strategik yang dimiliki oleh perusahaan. Variabel kreativitas (XI), peranan sistem informasi (X2), inovasi (Y1), kinerja pemasaran (Y2), dan keunggulan bersaing berkelanjutan (Y3) di dalam penelitian diukur dengan menggunakan skala Likert atau summated ratings method, dan hasil pengukurannya adalah berupa data dengan skala interval. Uji validitas instrumen penelitian menggunakan construct validity, dan disebut valid jika koefisien korelasinya positif dan lebih besar dari 0,30. Uji reliabilitas dilakukan dengan Cronbach Alpha, dan dikatakan reliabel apabila memiliki nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0,60. Teknik analisis yang digunakan untuk menganalisis data penelitian adalah analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap inovasi perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa kreativitas merupakan anteseden fundamental yang berperan penting bagi terciptanya inovasi perusahaan farmasi. Semakin tinggi kreativitas perusahaan farmasi, akan semakin inovatif perusahaan farmasi tersebut. Kreativitas berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja pemasaran perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa kreativitas merupakan anteseden fundamental yang berperan penting bagi terciptanya kinerja pemasaran perusahaan farmasi. Semakin tinggi kreativitas perusahaan farmasi, akan semakin meningkat kinerja pemasarannya. Inovasi berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja pemasaran perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa inovasi merupakan instrumen penting untuk meningkatkan kinerja pemasaran perusahaan farmasi. Semakin tinggi inovasi perusahaan farmasi, akan semakin meningkat kinerja pemasarannya. Peranan sistem informasi berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pemasaran perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa hubungan kausal antara peranan sistem informasi dengan kinerja pemasaran bersifat kompleks, dan masih terbuka peluang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Inovasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi. Namun demikian, melalui kinerja pemasaran, pengaruh tidak langsung inovasi terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi adalah signifikan dan positif, atau dengan kata lain melalui mediasi kinerja pemasaran, pengaruh yang signifikan dan positif antara inovasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan akan muncul. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa hubungan kausal antara inovasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan bersifat kompleks, dan masih terbuka peluang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Peranan sistem informasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa hubungan kausal antara peranan sistem informasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan bersifat kompleks, dan masih terbuka peluang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Kinerja pemasaran berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Secara teoritis temuan ini mengandung makna bahwa kinerja pemasaran merupakan instrumen penting untuk meningkatkan keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi. Semakin tinggi kinerja pemasaran perusahaan farmasi, akan semakin meningkat keberlanjutan keunggulan bersaingnya. Tujuan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur melibatkan penggunaan sistem informasi adalah untuk menghemat pengeluaran atau biaya-biaya perusahaan (reducing the cost by saving money), dalam arti kata bahwa sistem informasi pada perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur masih belum berperan strategis di dalam meningkatkan kinerja pemasarannya. Sistem informasi pada perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur masih berfungsi sebagai penunjang perusahaan (kinerja perusahaan farmasi tidak bergantung pada sistem informasi) dan tidak memiliki potensi yang besar di dalam memberikan keunggulan bersaing berkelanjutan. Secara umum, sistem ini tidak memberikan kontribusi penting bagi terciptanya keunggulan bersaing berkelanjutan, namun keberadaannya dibutuhkan sebagai medium penunjang kegiatan administrasi. Kreativitas berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap inovasi dan kinerja pemasaran perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Inovasi berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap kinerja pemasaran, dan melalui kinerja pemasaran, inovasi juga berpengaruh signifikan dan positif terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Kinerja pemasaran juga berpengaruh langsung, positif, dan signifikan terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur. Semakin tinggi kreativitas perusahaan farmasi, akan semakin inovatif dan meningkat kinerja pemasarannya. Semakin tinggi inovasi perusahaan farmasi, akan semakin meningkat kinerja pemasarannya. Semakin tinggi kinerja pemasaran perusahaan farmasi, akan semakin meningkat keberlanjutan keunggulan bersaingnya. Penelitian ini menemukan bahwa inovasi berpengaruh tidak signifikan terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan, dan peranan sistem informasi juga berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi. Ketika temuan tidak signifikan dari penelitian ini dihadapkan dengan temuan signifikan dari penelitian sebelumnya, hal ini mengandung makna bahwa hubungan kausal antara inovasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan maupun peranan sistem informasi dengan kinerja pemasaran dan keunggulan bersaing berkelanjutan bersifat kompleks, dan masih terbuka peluang untuk dilakukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini menemukan bahwa melalui kinerja pemasaran, pengaruh tidak langsung inovasi terhadap keunggulan bersaing berkelanjutan perusahaan farmasi adalah signifikan dan positif, atau dengan kata lain melalui mediasi kinerja pemasaran, pengaruh yang signifikan dan positif antara inovasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan akan muncul. Berdasarkan temuan penting penelitian ini, maka untuk menciptakan dan meningkatkan prestasi keberlanjutan keunggulan bersaingnya disarankan perusahaan farmasi di Provinsi Jawa Timur untuk lebih memprioritaskan kinerja atau prestasi kerja pemasaran melalui peningkatan volume penjualan, pertumbuhan penjualan, dan pertumbuhan pelanggan. Hipotesis yang lain dapat diajukan pada penelitian lebih lanjut untuk temuan pengaruh tidak signifikan antara inovasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan, yaitu perusahaan dengan keunggulan bersaing yang tinggi lebih melakukan inovasi secara ekstensif dan berkelanjutan daripada perusahaan dengan keunggulan bersaing yang rendah. Hipotesis yang lain dapat diajukan pada penelitian lebih lanjut untuk temuan pengaruh tidak signifikan antara peranan sistem informasi dengan kinerja pemasaran, yaitu perusahaan dengan kinerja pemasaran yang tinggi lebih melibatkan penggunaan sistem informasi secara langsung di dalam proses penciptaan produk atau jasa (enhancing products and services by make money) daripada perusahaan dengan kinerja pemasaran yang rendah. Hipotesis yang lain dapat diajukan pada penelitian lebih lanjut untuk temuan pengaruh tidak signifikan antara peranan sistem informasi dengan keunggulan bersaing berkelanjutan, yaitu perusahaan dengan keunggulan bersaing yang tinggi lebih melibatkan penggunaan sistem informasi secara strategic (strategic information system; SIS) daripada perusahaan dengan keunggulan bersaing yang rendah.</description

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis E 15/07 Kur p
Uncontrolled Keywords: Creativity, Role of Information System, Innovation, Marketing Performance, Sustainable Competitive Advantage.
Subjects: T Technology > T Technology (General) > T58.6-58.62 Management information systems
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsEmail
BAGUS PUTU YUDHIA KURNIAWAN, 090214935DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorEffendie, Prof.Dr.H.,SEUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 05 Oct 2016 04:38
Last Modified: 19 Jun 2017 20:42
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32317
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item