PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KEPALA DESA PADA ERA OTONOMI DAERAHDI KABUPATEN SIDOARJO

SITI KOMARIYAH, 090315252D (2006) PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU, MOTIVASI DAN IKLIM ORGANISASI TERHADAP KEPUASAN KERJA DAN KINERJA KEPALA DESA PADA ERA OTONOMI DAERAHDI KABUPATEN SIDOARJO. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
komariyahs.pdf

Download (496kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2008-komariyahs-6938-dise19-8.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Pada era otonomi daerah kegiatan pembangunan dan pelayanan pemerintah harus semakin dekat kepada masyarakat, yang pada gilirannya akan mendorong masyarakat menjadi pelaku pembangunan. Peran aktif masyarakat harus semakin nyata dan turut menentukan arah pembangunan yang dilakukan di daerah sesuai dengan kebutuhan. Untuk dapat memberikan peran yang besar dalam penyelenggaraan pembangunan, mutu sumber daya manusia harus lebih ditingkatkan. Sumber daya manusia merupakan salah satu kunci penentu keberhasilan pelaksanaan otonomi daerah (Hasibuan dan Sutarno, 2002:4); (Mursinto, 2004:257-258); (Kaho, 1997:60). Semenjak diberlakukannya undang-undang otonomi daerah UU No. 22 Tahun 1999 Tentang Pemerintahan Daerah yang selanjutnya disempurnakan dalam UU No. 32 Tahun 2004 Tentang Pemerintahan Daerah yang mengakui adanya otonomi yang dimiliki oleh desa. Berdasarkan undang-undang tersebut terlihat semakin jelas peran dan tanggung jawab Kepala Desa sebagai pimpinan tertinggi di desa yang semakin besar dalam mensukseskan pelaksanaan pembangunan di desa. Keberhasilan pembangunan di Desa akan sangat bergantung pada kemampuan dan kinerja Kepala Desa dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya (Mangkunegara, 2004:67). Studi ini akan membuktikan pengaruh karakteristik individu, motivasi dan iklim organisasi terhadap kepuasan kerja dan kinerja Kepala Desa. Adapun tujuan dalam penelitian adalah: 1) untuk menguji dan menganalisis pengaruh karakteristik individu terhadap kepuasan kerja Kepala Desa; 2)untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi terhadap kepuasan kerja Kepala Desa; 3)untuk menguji dan menganalisis pengaruh iklim organisasi terhadap kepuasan kerja Kepala Desa; 4) untuk menguji dan menganalisis pengaruh karakteristik individu terhadap kinerja Kepala Desa; 5) untuk menguji dan menganalisis pengaruh motivasi terhadap kinerja Kepala Desa; 6) untuk menguji dan menganalisis pengaruh iklim organisasi terhadap Kinerja Kepala Desa; 7) untuk menguji dan menganalisis pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja Kepala Desa. Populasi dalam studi ini adalah seluruh desa di Kabupaten Sidoarjo yang dipimpin oleh Kepala Desa yaitu sebanyak 322 desa. Pengambilan sampel menggunakan teknik Simple Random Sampling yang prosedur penarikannya dilakukan dengan cara diundi. Untuk penelitian ini menggunakan sampel desa sebanyak 172 desa. Analisis data yang digunakan dalam studi ini adalah Structural Equation Modeling (SEM), dibantu perangkat lunak program software AMOS 4.01. Hasil dari studi dan pembahasan terhadap data yang ada, diperoleh temuan teoritis bahwa iklim organisasi yang dibangun dengan dimensi decision making, warmth, risk, openness, reward, dan structure yang diadopsi dari penelitian Downey et al. (1974) adalah tepat digunakan sebagai prediktor variabel kepuasan kerja dan kinerja; variabel motivasi berpengaruh terhadap kinerja dengan melalui variabel perantara yaitu kepuasan kerja adalah tepat, di mana temuan ini mendukung teori yang dikemukakan oleh Luthans (1992:147); dan kepuasan kerja berpengaruh terhadap kinerja adalah sebagai salah satu dukungan terhadap temuan-temuan Nerkar et al. (1996), Shipton et at. (2004), Judge et al. (2001), Djastuti (2006) dan Koesmono (2005) yang secara tidak langsung temuan ini dapat digunakan untuk mengurangi kontroversi hubungan antara kepuasan dan kinerja seperti yang dikemukakan oleh Ivancevich and Matteson (1994:124), sedangkan temuan empiris dalam studi ini bahwa konstruk eksogen variabel karakteristik individu tidak berpengaruh signifikan terhadap variabel kepuasan kerja dan kinerja, yang berarti hipotesis ke-satu dan ke-empat tidak terbukti dan diwlak, dan konstruk eksogen motivasi tidak berpengaruh langsung dan signifikan terhadap variabel kinerja, tetapi pengaruh variabel motivasi terhadap kinerja harus melalui variabel perantara yaitu kepuasan kerja. dari temuan empiris tersebut berarti hipotesis ke-lima tidak terbukti dan ditolak. Ada beberapa keterbatasan dalam studi ini, diantaranya kinerja masih diukur oleh rekanan kerja yaitu BPD yang keberadaannya secara umum masih kurang harmonis dengan Kepala Desa sehingga penilaian masih bersifat subyektif. Wilayah penelitian masih terbatas untuk Kabupaten Sidoarjo. Studi lanjutan disarankan dilakukan dengan data yang lebih akurat, dengan wilayah Kabupaten yang lebih luas dan berbeda secara geografis, budaya maupun ekonomi, sehingga didapat hasil yang mungkin lebih baik dan berbeda.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis E 19/08 Kom p
Uncontrolled Keywords: Individual Characteristics, Motivation, Organizational Climate, Work Satisfaction, Work Performance
Subjects: H Social Sciences > HF Commerce > HF5549-5549.5 Personnel management. Employment
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsEmail
SITI KOMARIYAH, 090315252DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorImam Syakir, Prof.Dr.H.,SEUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 30 Sep 2016 00:24
Last Modified: 19 Jun 2017 21:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32327
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item