ANALISIS DAYA TAHAN PERBANKAN SYARIAH DALAM KRISIS KEUANGAN GLOBAL

TAUDLIKHUL AFKAR, 090970304 (2015) ANALISIS DAYA TAHAN PERBANKAN SYARIAH DALAM KRISIS KEUANGAN GLOBAL. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2015-afkartaudl-38700-10.abst-k.pdf

Download (562kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
Binder1afkartaudl.compressed.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Krisis keuangan global pada tahun 2008 merupakan salah satu bentuk rapuhnya sistem keuangan. Krisis keuangan global tersebut berawal dari Amerika Serikat yang disebabkan oleh gagal bayar dari nasabah golongan subprime terhadap kredit dengan suku bunga pinjaman yang perlahan mengalami kenaikan yang pada awalnya menggunakan tingkat suku bunga rendah. Gagal bayar tersebut berdampak pada bank kreditur yang melakukan investasi kredit dengan menggunakan pinjaman pada bank lain dengan menggunakan instrumen surat berharga. Ketika nasabah tidak mampu mengembalikan pinjaman pokok beserta bunga berdampak pada likuiditas bank yang mengakibatkan bank tidak mampu membayar utangnya pada bank lain dan akhirnya bank yang ikut dalam transaksi surat berharga utang mengalami kesulitan likuiditas hingga akhirnya megalami kebangkrutan. Dampak krisis keuangan di Indonesia ditandai dengan adanya penarikan dana investasi asing dalam jumlah yang cukup besar hingga menyebabkan perbankan nasional mengalami kesulitan likuiditas yang akhirnya mendapatkan bantuan dari Bank Indonesia. Dampak selanjutnya adalah nilai surat berharga yang mengalami penurunan dan terjadinya depresiasi nilai tukar rupiah. Bank syariah dapat bertahan selama terjadinya krisis keuangan global karena memiliki tingkat likuiditas yang cukup baik, memiliki kecukupan modal yang masih diatas batas yang ditentukan Bank Indonesia sehingga masih mampu mengatisipasi terjadinya kebangkrutan, profitabilitas bank syariah meskipun menurun namun masih mampu mendapatkan laba dan memiliki risiko kredit bermasalah cukup besar. Daya tahan bank syariah tidak hanya pada aspek kesehatan bank saja melainkan pada komponen sumber dana yang tidak memiliki pinjaman dalam bentuk valuta asing meskipun memiliki sumber dana dari nasabah berupa valuta asing dengan jumlah perbandingan yang masih dapat dijamin dengan kecukupan modal, mengingat dampak krisis keuangan global adalah terjadinya penarikan dana investasi dalam bentuk valuta asing dalam jumlah yang besar dan depresiasi nilai tukar rupiah terhadap valuta asing khususnya Dollar Amerika Serikat. Oleh karena itu bank syariah diharapkan dapat membuat suatu produk syariah yang menarik bagi investor dan nasabah untuk dapat melakukan investasi yang relatif aman jika terjadi gejolak keuangan serta mendapatkan loyalitas nasabah sehingga dapat memperbesar pertumbuhan asset melalui sumber dana serta komponen modal dari profitabilitas yang tinggi.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis E. 02-15 Afk a
Uncontrolled Keywords: Global Financial Crisis, Durability of Islamic Banking, Liquidity, Solvability, Profitability, Credit Risk
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
TAUDLIKHUL AFKAR, 090970304UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorMuslich Ansori, Prof.Dr.,SE.,MSc.,AkUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 03 Oct 2016 03:50
Last Modified: 20 Jun 2017 21:27
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32385
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item