PENGARUH MANAJEMEN SKILL TERHADAP ORIENTASI BISNIS DAN TINGKAT PENERIMAAN RISIKO DALAM KEWIRAUSAHAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROSES PENGEMBANGAN TIM, PROSES PENGEMBANGAN KUALITAS, PROSES PENGEMBANGAN PRODUK SERTA KINERJA MANUFAKTUR INDUSTRI KECIL DI JAWA TIMUR

SURACHMAN, 099813137D (2005) PENGARUH MANAJEMEN SKILL TERHADAP ORIENTASI BISNIS DAN TINGKAT PENERIMAAN RISIKO DALAM KEWIRAUSAHAAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PROSES PENGEMBANGAN TIM, PROSES PENGEMBANGAN KUALITAS, PROSES PENGEMBANGAN PRODUK SERTA KINERJA MANUFAKTUR INDUSTRI KECIL DI JAWA TIMUR. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
surachman.pdf

Download (97kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-surachman-3534-dise13-5.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Daya saing industri kecil di Jawa Timur dewasa ini masih rendah yang berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi dan penyediaan lapangan kerja. Daya saing industri berhubungan dengan tingkat kewirausahaan yang dimiliki oleh owner/manajer. Penelitian yang berhubungan dengan kewirausahaan masih relatif terbatas. Penelitian ini menguji hubungan kausalitas antara dimensi kewirausahaan terhadap variabel-variabel inovasi dan dampaknya terhadap Kinerja Manufaktur industri kecil di Jawa Timur. Tujuan penelitian adalah sebagai berikut : 1. menguji pengaruh Manajemen Skill pads Tingkat Penerimaan Resiko, 2. menguji pengaruh Manajemen Skill pada Orientasi Bisnis, 3. menguji pengaruh Manajemen Skill path Proses Pengembangan Tim, 4. menguji pengaruh Manajemen Skill pada Proses Pengembangan Kualitas, 5. menguji pengaruh Manajemen Skill pada Proses Pengembangan Produk, 6. menguji pengaruh Manajemen Skill pads Kinerja Manufaktur, 7. menguji pengaruh tingkat penerimaan risiko pada Proses Pengembangan Kualitas, 8. menguji pengaruh Tingkat Penerimaan Risiko pada Proses Pengembangan Produk, 9. menguji pengaruh Tingkat Penerimaan Risiko pada Kinerja Manufaktur, 10. menguji pengaruh Orientasi Bisnis pads Proses Pengembangan Produk, 11. Menguji pengaruh Orientasi Bisnis pada Kinerja Manufaktur, 12. menguji pengaruh Proses Pengembangan Tim pada Proses Pengembangan Produk, 13. menguji pengaruh Proses Pengembangan Tim pada Proses Pengembangan Kualitas, 14. menguji pengaruh Proses Pengembangan Tim pada Kinerja Manufaktur, 15. menguji pengaruh Proses Pengembangan Kualitas pada Kinerja Manufaktur, 16. menguji pengaruh Proses Pengembangan Produk pada Kinerja Manufaktur. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 581 industri kecil yang terletak pada sentra-sentra industri yang menghasilkan produk yang tergolong produk fashion. Sample penelitian sebanyak 115 industri. Pengambilan sample menggunakan pendekatan area propotional random sampling technique. Model analisis menggunakan model persamaan struktural dengan menggunakan bantuan Software LISREL 8.3. Hasil analisis di dalam studi ini adalah sebagai berikut: 1. Manajemen skill mempunyai pengaruh yang signifikan pada tingkat penerimaan resiko, 2. Manajemen Skill mempunyai pengaruh yang signifikan pada orientasi bisnis, 3. Manajemen Skill mempunyai pengaruh yang signifikan pads Proses Pengembangan Tim, 4. Manajemen Skill tidak mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Kualitas, 5. Manajemen Skill tidak mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Produk, 6. Manajemen Skill tidak mempunyai pengaruh yang signifikan pada Kinerja Manufaktur, 7. Tingkat penerimaan risiko mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Kualitas, 8. Tingkat penerimaan risiko mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Produk, 9. Tingkat Penerimaan Risiko mempunyai pengaruh yang tidak signifikan pada Kinerja Manufaktur, 10. Orientasi Bisnis tidak mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Produk, 11. Orientasi Bisnis tidak mempunyai pengaruh yang signifikan pada Kinerja Manufaktur, 12. Proses Pengembangan Tim mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Kualitas, 13. Proses Pengembangan Tim mempunyai pengaruh yang signifikan pada Proses Pengembangan Produk, 14. Proses Pengembangan Tim tidak mempunyai pengaruh yang tidak signifikan pada Kinerja Manufaktur, 15. Proses Pengembangan Kualitas tidak mempunyai pengaruh yang tidak signifikan pada Kinerja Manufaktur, 16. Proses Pengembangan Produk mempunyai pengaruh yang signifikan pada Kinerja Manufaktur. Dari hasil penelitian ini diperoleh implikasi sebagai berikut: (I) untuk meningkatkan Kinerja Manufaktur terhadap kondisi yang ada sekarang, maka owner/manager harus menerapkan manajemen partisipatif Pekerja yang mempunyai kemampuan berbeda-beda disinergikan melalui partisipasi dalam bentuk tim sehingga terkumpul kemampuan yang besar untuk melakukan inovasi dan (2) pada saat bersamaan perlu adanya peningkatan kemampuan manajemen owner-manager melalui pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan Manajemen Skill sehingga mempunyai kemampuan melihat peluang bisnis dan me-manage resiko serta sekaligus mampu mengelola kegiatan-kegiatan inovasi untuk meningkatkan Kinerja Manufaktur. Disini dukungan tenaga ahli diperlukan untuk memberikan informasi tentang kelemahan dan kekuatan industri.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis E. 13/05 Sur p
Uncontrolled Keywords: Entrepreneurship, management skill, business orientation, risk acceptance level, small industry
Subjects: K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K3820-3836 Economic constitution, policy, planning, and development
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
SURACHMAN, 099813137DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorBudiman Christiananta, Prof.Dr.Ec.,MA.,PhDUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 03 Oct 2016 02:04
Last Modified: 20 Jun 2017 22:00
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32395
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item