PENGARUH VARIABEL BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN DAN KINERJA PERUSAHAAN KELOMPOK PENERBITAN PERS JAWA POS

IDA AYU BRAHMASARI, 099813145D (2004) PENGARUH VARIABEL BUDAYA PERUSAHAAN TERHADAP KOMITMEN KARYAWAN DAN KINERJA PERUSAHAAN KELOMPOK PENERBITAN PERS JAWA POS. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-brahmasari-3535-dise14-k.pdf

Download (617kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-brahmasari-3535-dise14-a.pdf

Download (1MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Diberlakukannya Undang Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, berarti pemerintah tidak mengatur Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers (SIUPP) lagi. Pemerintah memberikan kebebasan pers dengan memberikan keadilan kepada masyarakat untuk berusaha di bidang pers. Lebih lanjut, adanya perubahan arah pembangunan nasional dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah, serta kemajuan teknologi informasi, memberikan peluang sekaligus tantangan bagi masyarakat untuk dapat survive berusaha di bidang pers di berbagai daerah di Indonesia. Budaya perusahaan sebagai suatu fungsi manajerial dapat membantu menciptakan/ memperkuat komitmen terhadap filosofi, nilai-nilai serta norma-norma inti organisasi. Pengembangan teori untuk memedomani definisi budaya perusahaan telah banyak disampaikan oleh para pakar sangat penting untuk memperbaiki kinerja organisasi, terutama karena berbagai variabel yang membentuk budaya didalilkan berada di bawah kontrol para pimpinan organisasi. Disertasi ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh nilai-nilai organisasi, iklim organisasi, Sistem imbalan, dukungan dan imbalan terhadap belajar dan inovasi, toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar, serta orientasi pada tim terhadap komitmen karyawan dan kinerja perusahaan kelompok penerbitan pers Jawa Pos. Disertasi ini merupakan pengembangan dan integrasi dari berbagai penelitian yang dilakukan secara parsial dan/atau pendapat yang disampaikan oleh Steers (1977), Sarwono (1991), Gibson et al. (1991:206), Kotter dan Heskett (1992:16-20), Marcoulides dan Heck (1993), Nystrom (1993), Daft (1993:490), Gephart, Marsick, Van Buren dan Spiro (1996:35-45), Robbins (1996:292-293), Irani et al. (1997:206-216), Hodgett dan Luthans (1997:156), Geiger (1998), Robbins (1998:293), Nurfarhati (1999), Deal dan Kennedy (2000:21-22), Sin dan Tse (2000:295-309), Ogbonna dan Harris (2000:766-788), Sulaiman dan Iles (2000:407-426), Yousef (2000), Susiati (2001), Kirkman dan Shapiro (2001:557-569), Rashid et al. (2003:709), Scott et al. (2003), Astuti (2003), Kreitner dan Kinicki (2003:83-86). Penelitian ini merupakan suatu penelitian kausalitas. Data penelitian dikumpulkan menggunakan media kuesioner. Unit analisis penelitian ini adalah kelompok penerbitan pers Jawa Pos dengan responden yang terdiri dari para karyawan pada 17 kelompok penerbitan pers Jawa Pos yang berlokasi di Propinsi Bali, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah. Dari sejumlah 440 kuesioner yang dibagikan, 284 kuesioner telah diterima kembali, diolah dan dianalisis. Analisis data dilakukan menggunakan analisis Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan program LISREL 8.20 untuk menguji pengaruh nilai-nilai organisasi, iklim organisasi, Sistem imbalan, dukungan dan imbalan terhadap belajar dan inovasi, toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar, serta orientasi pada tim terhadap komitmen karyawan dan kinerja perusahaan kelompok penerbitan pers Jawa Pos. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Nilai-nilai organisasi berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan. (2) Nilai-nilai organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. (3) Iklim organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap komitmen karyawan. (4) Iklim organisasi berpengaruh signifikan namun negatif terhadap kinerja perusahaan. (5) Sistem imbalan berpengaruh tidak signifikan terhadap komitmen karyawan. (6) Sistem imbalan berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. (7) Dukungan dan imbalan terhadap belajar dan inovasi berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan. (8) Dukungan dan imbalan terhadap belajar dan inovasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan. (9) Toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar berpengaruh tidak signifikan terhadap komitmen karyawan. (10) Toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan. (11) Orientasi pada tim berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan. (12) Orientasi pada tim berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan. (13) Komitmen karyawan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan kelompok penerbitan pers Jawa Pos. Hasil penelitian ini berbeda dengan beberapa penelitian dan pendapat terdahulu dari: Nystrom (1993), bahwa iklim organisasi berpengaruh tidak signifikan terhadap komitmen karyawan; Steers (1977:108-109) bahwa iklim organisasi berpengaruh signifikan namun negatif terhadap kinerja perusahaan; Robbins (1990:48), dan Gibson et al. (1991:207), dan Astuti (2003) bahwa Sistem imbalan tidak berpengaruh signifikan terhadap komitmen karyawan; Robbins (2003:305), Zuboff (dalam Sofo, 2003:373) bahwa toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar berpengaruh tidak signifikan terhadap komitmen karyawan; Gephart et al. (1996:39) bahwa toleransi dalam berbagi kesalahan sebagai peluang untuk belajar berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja perusahaan; . Petersen dan Hillkirk (1991:37), Robbins (1998:286), Nurfarhati (1999) dan Susiati (2001) bahwa orientasi pads tim berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja; Mowday et al. (1982), Meyer et al. (1989), Sarwono (1991), Gregson (1992), Benkhoff (1997) dalam Yousef (1999:9-10), Suliman dan Iles (2000:407-426), dan Yousef (2000) dalam Rashid et al. (2003:709) bahwa komitmen karyawan berpengaruh tidak signifikan terhadap kinerja. Beberapa saran yang diajukan dalam penelitian ini adalah: (1) Dilakukan survei pendahuluan pada kelompok penerbitan pers Jawa Pos yang dijadikan sampel penelitian, untuk mendapatkan akurasi jumlah karyawan yang akan dijadikan responden. (2) Dilakukan survei awal untuk menentukan berbagai faktor budaya perusahaan yang dimiliki oleh masing-masing anak perusahaan, terutama pada perusahaan yang belum dan/atau tidak memformalkan dan mensosialisasikan budayanya. Selain itu, juga untuk mengkaji apakah budaya masing-masing anak perusahaan sama dengan budaya perusahaan induknya. (3) Dilakukan kajian pada beberapa perusahaan sejenis namun posisinya berbeda, sebagai sampel penelitian.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis E. 14/05 Bra p
Uncontrolled Keywords: Corporate culture, values, climates, reward, support, tolerance, orientation, commitment, and performance.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD58.7-58.95 Organizational behavior, change and effectiveness. Corporate culture
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Ekonomi
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
IDA AYU BRAHMASARI, 099813145DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorUmar Nimran, Prof.Dr.H.,MAUNSPECIFIED
Depositing User: Tn Yusuf Jailani
Date Deposited: 03 Oct 2016 06:02
Last Modified: 20 Jun 2017 22:10
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32396
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item