UWA DAN PERUBAHAN SOSIAL Studi Kasus Kepemimpinan Uwa Dalam Proses Adopsi Inovasi Petani Rabbise (Melon) Pada Komunitas TolotangSulawesi Selatan

MUHAMMAD, 090114537 D (2007) UWA DAN PERUBAHAN SOSIAL Studi Kasus Kepemimpinan Uwa Dalam Proses Adopsi Inovasi Petani Rabbise (Melon) Pada Komunitas TolotangSulawesi Selatan. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2008-muhammad-6923-diss01-abs.pdf

Download (218kB) | Preview
[img] Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2008-muhammad-6923-diss01-i.pdf
Restricted to Registered users only

Download (812kB) | Request a copy
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Disertasi ini mengkaji tentang proses adopsi inovasi yang dilakukan oleh Uwa dan petani rabbise (melon) di Amparita Kabupaten Sidrap Propinsi Sulawesi Selatan. Tujuan umum studi ini ingin mengungkapkan keterkaitan antara kepemimpinan Uwa dengan proses adopsi inovasi yang dilakukan oleh petani rabbise di wilayah penelitian. Tujuan khusus studi ini yaitu (1) untuk memahami proses adopsi inovasi yang dilakukan oleh Uwa dan petani serta menjelaskan respon mereka dalam bentuk penerimaan (acceptance) maupun penolakan (rejection); (2) untuk mengetahui peran Uwa vis a vis negara dalam proses adopsi inovasi tersebut serta menelusuri apakah tindakan adopsi inovasi merupakan manisfestasi independensi petani atau merupakan resistensi simbolik terhadap kebijakan struktural (negara); (3) menjelaskan tentang faktor —faktor yang melestarikan kepemimpinan Uwa di tengah proses perubahan sosial pada komunitas Tolotang. Oleh karena itu, pemilihan subjek dan informan dilakukan secara sengaja yang dianggap mewakili polulasi yang ada. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik dokumentasi untuk data sekunder, observasi partisipasi dan wawancara mendalam untuk data primer. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan model interaktif. Hasil penelitian ini menunjukkan sebagai berikut: (1) dalam proses mengadopsi inovasi tanaman rabbise (melon) sebagai tanaman perdagangan yang berorientasi komersial (pasar), maka ditemukan adanya 5 (lima) pola perilaku petani di Amparita yaitu: accioreng (innovators), caredde (early adopters), macca (early majority), maccio (late majority), dan mappigau (laggards). Masing-masing perilaku tersebut dikembangkan oleh petani Amparita dengan berdasar pada pertimbangan dan rasionalitas masingmasing. Selain itu ditemukan sejumlah kasus kepemimpinan Uwa dalam proses adopsi inovasi yang dilakukan; (2) ditemukan besarnya peranan Uwa dalam adopsi inovasi yang dilakukan petani rabbise serta realitas yang menunjukkan bahwa adopsi inovasi tersebut merupakan manifestasi independensi petani dan pada bagian lain merupakan manifestasi resistensi simbolik terhadap kebijakan struktural (negara). (3) ditemukan berbagai kekuatan atau faktor yang melestarikan kepemimpinan Uwa di tengah proses perubahan sosial pada komunitas Tolotang antara lain faktor sosial, faktor ekonomi, faktor politik dan faktor budaya.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S 01/08 Muh u
Uncontrolled Keywords: Adoption of innovation, the innovation decision process, rationality, resistance, leadership of Uwa and farmers
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM831-901 Social change
S Agriculture > SB Plant culture > SB354-402 Fruit and fruit culture
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsNIM/NIDN
MUHAMMAD, 090114537 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameNIDN/NIDK/NUP
ContributorHotman M Siahaan, Prof., DrUNSPECIFIED
ContributorJ Nasikun, Prof., DrUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 21 Oct 2016 18:01
Last Modified: 05 Jul 2017 22:55
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32558
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item