PERLAWANAN MASYARAKAT TERHADAP KEKUASAAN KEPALA DESA DI KABUPATEN PURWOREJO DALAM ERA TRANSISI: STUDI PERLAWANAN DARI PERSPEKTIF FENOMENOLOGI

BASROWI, 099913672 D (2003) PERLAWANAN MASYARAKAT TERHADAP KEKUASAAN KEPALA DESA DI KABUPATEN PURWOREJO DALAM ERA TRANSISI: STUDI PERLAWANAN DARI PERSPEKTIF FENOMENOLOGI. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-basrowi-3562-diss02-abs.pdf

Download (167kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 1)
gdlhub-gdl-s3-2007-basrowi-3562-diss02-i.pdf

Download (2MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 2)
gdlhub-gdl-s3-2007-basrowi-3562-diss02-i B.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh pengetahuan pemahaman tentang fenomena sosial yang menyebabkan terjadinya perlawanan dan tujuan perlawanan yang dilakukan masyarakat terhadap kekuasaan kepala desa. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan perspektif fenomenologi yang dikembangkan Berger. Data dikumpulkan dengan menggunakan observasi dan wawancara mendalam (depth interview), serta melalui dokumentasi terhadap arsip-arsip yang berkaitan dengan proses perlawanan masyarakat. Informasi yang diperoleh dari informan (first order understanding) dibaca ulang untuk memperoleh makna baru (second order understanding). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan, perlawanan masyarakat yang terjadi pada era reformasi berhubungan erat dengan persoalan sosial-politik yang terjadi pada masa Orde Baru. Pada saat itu, masyarakat desa memahami penuh dengan penekanan, pengekangan, dan pemaksaan. Pada saat yang sama, kepala desa dipahami masyarakat sering melakukan korupsi, suka berjudi, minum-minuman keras, dan suka berbuat asusila. Kedua hal tersebut dapat dikategorikan sebagai faktor yang melatarbelakangi (underlying factors), sedangkan era reformasi merupakan faktor yang memicu terjadinya perlawanan (precipitating factors ). Tujuan perlawanan masyarakat terhadap kekuasaan kepala desa sedikitnya dapat diklasifikasikan menjadi dua, yaitu tujuan yang dimiliki tokoh reformis dan tujuan masyarakat secara umum. Tujuan yang dimiliki para tokoh reformis adalah balas dendam dengan cara menumbangkan kepala desa dan menggantinya dengan orang yang berasal dari kelompok atau pendukungnya. Tujuan perlawanan masyarakat secara umum adalah menurunkan kepala desa dan menggantinya dengan sosok kepala desa yang ‘baik. Bentuk-bentuk perlawanan masyarakat yang terjadi dapat dibedakan menjadi tiga, yaitu: perlawanan secara brutal, perlawanan secara kelembagaan, dan perlawanan secara brutal dilanjutkan dengan kelembagaan. Bentuk perlawanan itu tidak terlepas dari isu-isu yang digotong tokoh reformis. Pandangan Scott tentang faktor penyebab lahirnya perlawanan, ternyata kurang sesuai dengan fenomena perlawanan masyarakat desa pada era reformasi. Faktor yang membedakan adalah adanya underlying factors dan precipitating factors. Begitu juga tujuan perlawanan yang dijelaskan Scott apabila digunakan untuk melihat perlawanan yang terjadi di Kabupaten Purworejo ternyata kurang sesuai, karena bukan hanya mendahulukan selamat, tetapi lebih bertujuan untuk memperbaiki kondisi pemerintahan desa. Kajian perlawanan ini, menghasilkan tipologi tambahan, yaitu perlawanan secara brutal, perlawanan secara kelembagaan, dan perlawanan di antara brutal dan kelembagaan, meskipun sesungguhnya masih berada dalam kategori perlawanan terbuka sebagaimana pandangan Scott. Hasil penelitian ini juga menguatkan pandangan Berger tentang the self dan the other. Perlawanan masyarakat yang terjadi disebabkan oleh adanya pelanggaran yang dilakukan the other, yaitu tindakan kepala desa yang korup,dan tindakan negatif lainnya. Oleh karena itu, tidak ada pilihan lain bagi the self, kecuali melakukan perlawanan terhadap tindakan the other tersebut

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S 02/04 Bas p
Uncontrolled Keywords: society resistance, countryside leader, phenomenology
Subjects: H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races > HT51-1595 Communities. Classes. Races > HT401-485 Rural groups. Rural sociology
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV6001-7220.5 Criminology
J Political Science > JS Local government Municipal government
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsEmail
BASROWI, 099913672 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. RAMLAN SURBAKTI, Prof., Drs., MA., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorNasikun, DrUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 21 Oct 2016 17:51
Last Modified: 05 Jul 2017 23:58
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32562
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item