Pembaruan Wacana Kaum Nahdliyin: Kajian Sosiologis tentang Perubahan dari Tradisionalisme ke Pos- Tradisionalisme

SHONHADJI SHOLEH, 099712466 D (2004) Pembaruan Wacana Kaum Nahdliyin: Kajian Sosiologis tentang Perubahan dari Tradisionalisme ke Pos- Tradisionalisme. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
gdlhub-gdl-s3-2007-sholehshon-3504-diss02-abs.pdf

Download (632kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 1)
gdlhub-gdl-s3-2007-sholehshon-3504-diss02-5.pdf

Download (1MB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT 2)
gdlhub-gdl-s3-2007-sholehshon-3504-diss02-5 B.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Disertasi ini mengkaji pembaruan wacana tentang berbagai masalah keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, dan global di kalangan kaum Nahdliyin. Pembaruan dilakukan oleh kaum Nahdliyin Baru untuk mengubah wacana kaum Nahdliyin Lama. Serangkaian masalah yang ingin dijawab dalam kajian ini adalah seperti apa wacana kaum Nahdliyin Baru untuk mengungkapkan gagasan dan pemikiran mereka tentang berbagai masalah keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, dan global? Selain itu, bagaimana pola perubahan dari wacana lama ke wacana baru itu terjadi di kalangan warga Nahdliyin? Lalu bagaimana kaum Nahdliyin Baru dengan gagasan dan pemikiran mereka itu merespons wacana kaum Nahdliyin Lama? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dilakukan kajian dengan menggunakan beberapa teori dan konsep. Teori dan konsep yang digunakan adalah agama dan perubahan, pola perubahan, agama dalam perspektif sosiologi pengetahuan, ideologi, bahasa, hegemoni, wacana, dan agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini selain pendekatan analisis wacana, juga digunakan pendekatan paradigma definisi sosial, yang didukung teori konstruksi sosial. Objek penelitian pembaruan wacana kaum Nahdliyin tentang berbagai masalah keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, dan global ini dibatasi pada wacana para tokoh di tiga lembaga yang ada di tiga kota besar, yakni eLSAD di Surabaya, LKIS di Yogyakarta, dan Lakpesdam di Jakarta. Subjek penelitiannya adalah mereka yang merupakan para tokoh penggagas wacana baru, yang terdiri dari 15 orang. Untuk mengumpulkan data, dilakukan wawancara mendalam dengan mereka, namun data utama didapat dari tulisan-tulisan mereka dalam berbagai media. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa kaum Nahdliyin Baru telah memunculkan wacana baru yang berbeda dengan wacana kaum Nahdliyin Lama. Wacana kaum Nahdliyin Baru meliputi berbagai masalah tentang keagamaan, kemasyarakatan, kebangsaan, kenegaraan, dan global. Secara lebih rinci wacana itu merupakan gagasan dan pemikiran baru mengenai Ahlussunnah wal Jama ah, penyegaran pemahaman keagamaan, Islam sebagai agama universal dan lokal, membangun syariat demokratik, kontekstualisasi fiqh sosial, dan liberalisasi pemahaman agama. Kemudian tentang pribumisasi Islam, demiliterisasi, memperjuangkan nasib buruh, pemisahan politik dari ukhrawi, proses demokratisasi, Islam pluralis, dan kultur hibrida. Selain itu mereka juga merespons masalah dan isu fundamentalisme Islam, civil society, dan mengubah masalah agama menjadi masalah univerasal. Dapat disimpulkan bahwa pembaruan wacana yang mereka lakukan adalah merespons wacana lama dengan melakukan rekonstruksi dan reinterpretasi terhadap ajaran agama. Hal ini dimungkinkan karena kaum Nahdliyin Baru telah melakukan pergumulan dan interaksi yang intens dengan pemikiran dan budaya baru. Pembaruan yang mereka lakukan telah membuat perubahan dengan lompatan besar, dari tradisionalisme ke pos-tradisionalisme. Namun demikian, respons yang mereka lakukan bukan witcana alternatif, melainkan kritik dan koreksi terhadap wacana lama, sehingga antara wacana lama dan wacana baru masih ada kontinuitas.

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S 02/05 Sho p
Uncontrolled Keywords: wacana, kaum Nahdliyin Lama, kaum Nahdliyin Baru, tradisionalisme, pos-tradisionalisme, konservatif, liberal.; discourse, the Old Nahdliyin group, the New Nahdliyin group, traditionalism, post-traditionalism, conservative, liberal.
Subjects: H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology
H Social Sciences > HM Sociology > HM(1)-1281 Sociology > HM711-806 Groups and organizations > HM756-781 Community
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare > HV1-9960 Social pathology. Social and public welfare. Criminology > HV697-4959 Protection, assistance and relief > HV3176-3199 Special classes. By race or ethnic group
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsEmail
SHONHADJI SHOLEH, 099712466 DUNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorA. RAMLAN SURBAKTI, Prof., Drs., MA., Ph.DUNSPECIFIED
ContributorDaniel T Sparringa, MA., Ph.DUNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 21 Oct 2016 17:53
Last Modified: 05 Jul 2017 23:49
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32563
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item