PEREBUTAN HAK ATAS TANAH : Studi Konflik antara Petani, TNI AU, dan Perhutani Atas Tanah Mbaon di Desa Senggreng Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang

SAMUJI, - (2005) PEREBUTAN HAK ATAS TANAH : Studi Konflik antara Petani, TNI AU, dan Perhutani Atas Tanah Mbaon di Desa Senggreng Kecamatan Sumberpucung Kabupaten Malang. Disertasi thesis, UNIVERSITAS AIRLANGGA.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK)
143. Abstrak Dis S 04-05 Sam p.pdf

Download (560kB) | Preview
[img]
Preview
Text (FULLTEXT)
gdlhub-gdl-s3-2007-samuji-3505-diss04-%29%281%29.pdf

Download (2MB) | Preview
Official URL: http://lib.unair.ac.id

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami latar historis konflik tanah Mbaon yang melibatkan petani, TNI AU, dan Perhutani, (2) memaknai akar konflik pertanahan tersebut, (3) memahami peran organisasi dalam mobilisasi gerakan petani, dan (4) memaknai ideologi yang digunakan petani dalam melakukan gerakan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif historis. Data digali dengan menggunakan teknik pengamatan, wawancara, life history, dan dokumentasi. Data dianalisis dengan prosedur analisis data yang dikembangkan Miles dan Huberman (1994 ). Kesimpulan penelitian ini: (1) latar historis konflik tanah Mbaon telah terjadi sejak tahun 1927. Pada waktu itu tanah Mbaon oleh Belanda dikategori sebagai hutan jati. Tahun 1950 TNI AU mengklaim tanah Mbaon sebagai asetnya. Tahun 1957-1965 hak garap petani ditarik kepala desa bersama AURI. Tahun 1965 petani diusir dari tanah Mbaon dan dicap sebagai anggota BTI. Tahun 1965-2000 mayoritas petani miskin tidak boleh menggarap tanah Mbaon. Hak garap hanya dikuasai orang kaya dan anthek TNI AU. Latar belakang historis itulah yang menyebabkan terjadinya konflik antara petani, TNI AU, dan Perhutani. (2) Akar konflik terjadi, selain karena adanya perbedaan pemahaman terhadap dasar hukum yang digunakan, juga karena tingginya nilai tanah bagi masing-masing pihak, baik nilai ekonomi, maupun nilai politik. (3) Protes yang dilakukan petani Desa Senggreng tidak terlepas dari peran tokoh-tokoh gerakan dalam mengorganisasi gerakan. Melalui mereka nilai-nilai, ide-ide, dan pengaruh ditularkan, hingga keberanian petani melakukan perlawanan terbentuk. (4) ideologi yang dikembangkan oleh petani dalam gerakan perlawanan lebih condong sebagai ideologi antiektorsi-radikal karena petani mempunyai tekad untuk melawan berbagai pihak luar yang ingin merampas tanah mereka melalui gerakan radikal. Implikasi teori penelitian ini: Pertama, memperkuat teori Paige (1975), bahwa konflik antara kelompok kaum petani bukan penggarap yang sumber penghasilannya dari tanah dengan kelompok petani penggarap yang sumber penghasilannya juga dari tanah melahirkan pemberontakan agraria (agrarian revolt). Kedua, konflik tanah Mbaon bersumber pada tiga aspek (1) aspek struktur sosial, (2) infrastruktur material, (3) aspek superstruktur ideologi. Bukan hanya dua aspek pertama dan kedua sebagaimana Marx, Dahrendorf, Collins, dan Fisher. Ideologi petani Desa Senggreng lebih condong sebagai ideologi antiektorsi-radikal, bukan ideologi antiekstorsi (Suhartono, 1993), atau ideologi radikal (Landsberger dan Alexandrov, 1984). Juga bukan ideologi milleniarisme (Sartono Kartodirdjo, 1984), tetapi merupakan eklektasi dari ketiganya

Item Type: Thesis (Disertasi)
Additional Information: KKB KK-2 Dis S 04/05 Sam p (FILE FULL TEXT TIDAK LENGKAP)
Uncontrolled Keywords: land conflict, peasant. Indonesian Air Force, Indonesian Forestry Enterprise, historical Qualitative Peasant organization, peasant ideology; Konflik pertanahan, petani, TNI AU, Perhutani, kualitatif historis, organisasi petani, ideologi petani
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD101-1395.5 Land use Land tenure
K Law > K Law (General) > K1-7720 Law in general. Comparative and uniform law. Jurisprudence > K(520)-5582 Comparative law. International uniform law > K1700-1973 Social legislation
Divisions: 09. Sekolah Pasca Sarjana > Ilmu Sosial
Creators:
CreatorsEmail
SAMUJI, -UNSPECIFIED
Contributors:
ContributionNameEmail
ContributorHotman M Siahaan, -UNSPECIFIED
ContributorNasikun, -UNSPECIFIED
Depositing User: Nn Dhani Karolyn Putri
Date Deposited: 11 Oct 2016 03:42
Last Modified: 07 Jul 2017 00:34
URI: http://repository.unair.ac.id/id/eprint/32571
Sosial Share:

Actions (login required)

View Item View Item